Orang Kaya Tak Terpengaruh Ganjil Genap, Ini Sebabnya!

04/10/2018 Fatchur Sag Pasar Mobil

Kebijakan ganjil genap yang ditetapkan pemerintah DKI memang cukup efektif mengurangi kepadatan lalu lintas ibu kota. Kepadatan menjadi berkurang, rata-rata kecepatan kendaraan bertambah, jumlah pengguna angkutan umum juga meningkat. Meski demikian, kebijakan ganjil genap ini tak terlalu berpengaruh buat orang-orang kaya.

Foto kepadatan lalu lintas kota Jakarta

Kepadatan lalu lintas Jakarta terjadi hampir tiap waktu

Salah satu alasan pemerintah DKI mengeluarkan kebijakan ganjil genap dalam mengurangi kemacetan lalu lintas adalah mengurangi volume kendaraan yang melintas di jalanan. Dan memang cukup efektif karena kendaraan yang tidak jatahnya tidak berani melintas. Banyak pemilik kendaraan beralih ke moda transportasi umum seperti TransJakarta atau taksi dari pada kena tilang petugas harus repot mengurusi, belum lagi denda yang harus dibayarkan lebih besar dari pada ongkos angkutan umum.

Bagi banyak orang kebijakan ganjil genap telah mengubah perilaku mobilitas sehari-hari karena tidak bisa menggunakan mobil pribadinya dengan bebas seperti dulu. Namun, bagi orang-orang kaya warga ibu kota kebijakan ini tak terlalu berdampak besar. Mereka punya solusi yang sangat mudah diwujudkan yaitu beli mobil lagi dengan pelat nomor yang berbeda, tidak harus baru yang penting istimewa. Ini yang diungkap salah satu pemilik dealer mobil bekas di ibu kota yang kecipratan untung atas kebijakan ganjil genap pemerintah DKI karena jualannya meningkat. Banyak orang kaya membeli mobil mewah bekas agar tetap bisa jalan menggunakan mobil pribadi di jalur ganjil genap tiap hari.

>>> Kelar Asian games, Intip Kebijakan Ganjil Genap Saat Asian Para Games 2018

Foto dealer mobil mewah bekas di Jakarta

Banyak orang kaya pilih beli mobil lagi yang beda pelat nomor biar bisa mengemudi tiap hari

"Banyak juga yang cari mobil premium bekas untuk menyiasati mobil ganjil-genap karena pilih nomor kendaraan lebih mahal, jadi beli mobil bekas premium sesuai dengan nomor kendaraan yang diinginkan saja," kata Marketing Geraldi Auto, Ivan.

Mobil bekas premium macam Toyota Alphard, Toyota Vellfire, Mercedes-Benz makin banyak terjual. Menurut Ivan mobil-mobil itu bukan lagi mobil mewah bagi kalangan orang berduit, ibarat Toyota Avanza yang hanya dipakai buat antar jemput anak sekolah sehari-hari. "Kalau sport premium Porsche menurut orang kaya itu cukup atau standar, kalau orang kaya banget harus Lamborghini atau Ferrari. Porsche banyak yang punya, kalau Mercy atau Vellfire buat orang kaya itu sama kaya Avanza dipakai untuk antar jemput anak sekolah," sambungnya.

>>> Ingin membeli mobil baru, jangan abaikan daftar harga mobil yang ditawarkan di sini

Foto deretan mobil mewah

Mobil mewah juga banyak disewakan di berbagai daerah

>>> Dapatkan berita terlengkap dunia otomotif hanya ada di Mobilmo

Mungkin anda ingin baca