Kejutan, Inilah Konsep Mercedes-Benz EQC 4x4² Bergaya Offroad

16/10/2020 | Fatchur Sag

Tak menunggu sampai lama bagi Daimler untuk bereksperimen dengan Mercedes-Benz EQC. SUV listrik ini baru dipasarkan mulai 2019 setelah diluncurkan lewat seremoni mewah di Stockholm Swedia, 4 September 2018. Kini Daimler menghadirkan konsep terbaru Mercedes-Benz EQC 4x4² dengan gaya offroad.

Mercedes-Benz EQC 4x4²

Daimler menyebutnya sebagai mobil listrik ekstrem. Modifikasi sasis dan kaki-kaki dilakukan untuk mendapatkan tampilan yang gagah, emosional, namun tidak meninggalkan unsur kemewahan yang menjadi ciri khas Mercedes-Benz. Meski demikian mobil ini kemungkinan tidak akan diproduksi secara seri.

Foto Mercedes-Benz EQC 4x4 tampak dari samping depan

Mercedes-Benz EQC 4x4 bergaya off road

Mercedes-Benz EQC 4x4² dimaksudkan untuk "menguji batas dengan kendaraan ini, dan menunjukkan bahwa e-mobilitas tidak hanya di perkotaan, tetapi juga di luar jalan raya". Kendaraan unik ini dikembangkan oleh tim lintas departemen yang dipimpin oleh insinyur pengembangan Jürgen Eberle menggunakan basis EQC 400 4MATIC.

"Tujuan kami adalah menggabungkan kemewahan modern dan keberlanjutan dengan daya tarik emosional. EQC 4x4² menunjukkan betapa menyenangkannya mobilitas berkelanjutan." tutur Kepala penelitian dan pengembangan Mercedes-Benz, Markus Schafer dalam keterangan resminya, (13/10/2020).

“Di sinilah elektromobilitas berteknologi tinggi dan pengalaman pelanggan yang menarik ditransfer ke pegunungan, berkat MBUX dan over-the -pembaruan udara. Sederhananya, kemewahan elektrik dan progresif berubah drastis,” lanjut Markus.

>>> Ikuti Tren, Mercedes Benz G-Class Bakal Jadi Mobil Listrik

Foto interior Mercedes-Benz EQC 4x4

Mercedes-Benz EQC 4x4² tampil gagah namun tetap mewah

Modifikasi

Tampilan Mercedes-Benz EQC 4x4² menjadi ekstrem berkat modifikasi di beberapa sektor, terutama di bagian kaki-kaki. Untuk roda dipasangkan ban yang sama dengan mobil offroad Mercedes-Benz E400 All-Terrain 4×4² berukuran 285/50 R 20..

Lalu ground clearance dibuat setinggi 293 milimeter dan lengkungan roda yang melebar terlihat mencolok. Ground clearance ini dua kali lipat lebih tinggi dari seri EQC (140 milimeter). Bahkan juga lebih tinggi 58 milimeter dari Mercede-Benz G-Class saat ini.

Sasis, meskipun sasis Mercedes-Benz EQC 4x4² terhubung ke titik pemasangan yang sama di bodi dengan sasis standar, gandar portal (atau lebih tepatnya transmisi portal di kepala gandar) memastikan bahwa seluruh kendaraan dinaikkan. Begitu pula sudut kemiringan juga naik menjadi 31,8 derajat di depan dan 33 derajat di belakang. Lebih baik daripada di G-Class yang sudut kemiringan belakangnya hanya 28 derajat.

Suar fender hitam dicetak dari printer 3D. Sedangkan bodi mobil dicat dengan warna "Gunmetal Metallic matt".

>>> Pengembangan Masih Terus Dilakukan, Teknologi Mobil Mercedes-Benz Bisa Diupgrade

Foto Mercedes-Benz EQC 4x4 tampak dari samping depan

Kemungkinan besar, mobil tidak diproduksi secara seri

Daimler tidak menyebutkan perubahan apapun pada sistem penggerak listrik EQC dengan dua motor listrik 150 kW - jadi kemungkinan sebagian besar perubahannya akan menjadi standar. Hanya program mengemudi offroad yang telah diprogram ulang.

Fitur baru lainnya yang dipasangkan adalah Acoustic Vehicle Alert System (AVAS), yang dibuat khusus untuk kendaraan unik ini. "AVAS yang lebih bertenaga" ini dihasilkan oleh speaker luar yang dipasang di lampu depan.

>>> Beragam berita informatif dunia otomotif hanya di Mobilmo

Berita sama topik

  • 22/06/2021 | Fatchur Sag

    General Motors Luncurkan Baojun Valli di China

    General Motors mengumumkan telah meluncurkan Baojun Valli di China, mobil baru bergenre station wagon dengan mesin turbocharged 1.500 cc.

  • 01/04/2021 | Abdul

    Teknologi Media Control Di Mobil, Memungkinkan Sistem Infotainment Menggunakan Smartphone

    Sistem infotainment menggunakan smartphone menjadi salah satu hal unik yang diberikan pada kendaraan. Kesan canggih dan modern juga terlihat karena kepraktisannya. Nah Adapun salah satu perusahaan yang mengenmbangkan hal tersebut adalah Dacia yang merupakan perusahaan otomotif berasal dari Jerman dan dimiliki oleh Renault.

  • 25/03/2021 | Abdul

    Pengembangan Toyota GR Yaris Tidak Sembarangan, 126 Unit Jatah Indonesia

    Toyota GR Yaris diproduksi hanya 25 ribu unit saja, itupun untuk seluruh negara di dunia. Untuk Indonesia mendapatkan jatah hanya 126 unit saja, hal tersebut berkat keaktifan Indonesia dalam ikut ambil bagian dalam kompetisi balap dalam skala nasional maupun internasional. Bagi yang berniat ingin memilikinya sebaiknya bersiap, pemesanan dilakukan tanggal 25 Maret 2021.