Panjang 189 Km, Ruas Tol TERPEKA Masuk MURI

21/11/2019| Fatchur Sag

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) pada Jum'at, (15/11/2019) lalu. Peresmian dilakukan di Gerbang Tol Simpang Pematang, kilometer 240, Mesuji, Lampung. Hadir juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, dan Direktur Utama Hutama Karya, Bintang Perbowo.

Foto presiden Jokowi meresmikan ruas tol Terpeka pada 15 November 2019

Presiden Jokowi meresmikan Ruas Tol Terpeka

Dalam sambutannya Presiden menyampaikan kalau ruas Tol Terpeka merupakan ruas tol terpanjang yang pernah diresmikan sejak menjabat presiden. "Tol sepanjang 189 km adalah jalan tol terpanjang yang pernah saya resmikan. Dan kita harapkan akan disambung lagi dari Kayu Agung ke Palembang, dan nantinya akan lanjut sampai Betung, Banyuasin."

Selain pencapaian luar biasa bagi pemerintah, ruas Tol Terpekaa juga dinobatkan sebagai ruas tol terpanjang di Indonesia oleh Museum Rekor Indonesia (MURI). PT Hutama Karya (Persero) sukses menyelesaikan mega proyek sepanjang 189 kilometer ini dengan waktu pengerjaan selama 841 hari atau kurang lebih 2 tahun 3 bulan saja. Adapun biaya investasi yang digunakan mencapai Rp 21,9 triliun.

>>> Menarik, Gajah Boleh Menyeberang di Jalan Tol Trans Sumatera

Gambaran Project Ruas Tol Terpeka

Ruas Tol Terpeka selesai dibangun oleh PT Hutama Karya

Ruas tol Terpeka memiliki lebar 3,6 meter tiap lajur dan mampu menampung lebih dari 6,400 kendaraan setiap hari. Untuk akses keluar masuk dan pembayaran tol terdapat 6 simpang susun dan 6 Gerbang Tol (GT) yaitu GT Gunung Batin di KM 26, GT Menggala yang ada di KM 43, GT Lambu Kibang di KM 61, GT Way Kenanga di KM 77, GT Simpang Pematang di KM 99, dan GT Kayu Agung di KM 188.

Sebagai penunjang kenyamanan pengendara, ruas Tol Terpeka dilengkapi dengan 9 tempat istirahat yang saat ini sedang dalam tahap penyelesaian pembangunan, 5 tempat istirahat di jalur yang mengarah ke Kayu Agung, dan 4 sisanya untuk arah ke Bakauheni. Sebagai bentuk fasilitas keamanan bagi para pengguna tol, terdapat pula 13 unit mobil patroli, 23 unit mobil derek, 4 unit rescue car, 10 unit patroli jalan raya dari kepolisian, serta 8 unit ambulans.

Presiden berharap kehadiran ruas Tol Terpeka yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera bisa berdampak besar bagi perekonomian dan peningkatan sumber daya manusia. “Adanya tol ini artinya juga membangun peradaban baru di Sumatera dan meningkatkan mobilitas barang, jasa dan orang,” pungkasnya.

>>> Ini 3 Pelanggaran Lalu Lintas Paling Banyak Dilakukan Pengguna Jalan Tol

Foto dari udara Jalan Tol Trans Sumatera

Tol Trans Sumatera mempersingkat jarak antar kota di Sumatera

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Berita sama topik

International