Sedang Pembenahan, KIA Dipastikan Tak Hadir di Pameran GIIAS 2019

08/07/2019 | Fatchur Sag

Pameran GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) tahun ini diikuti puluhan merek otomotif roda dua dan roda empat dari berbagai negara. Namun tak ada nama KIA di dalamnya meski telah resmi diambil alih pengelolaan oleh PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (Indomobil Group).

Foto logo KIA pada salah satu produk andalannya

KIA resmi dikelola Indomobil Group

Menurut Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi, KIA memang belum lagi terdaftar di asosiasi GAIKINDO sejak keputusannya keluar dari keanggotaan pertengahan 2018 lalu. Nangoi memaklumi kondisi KIA yang hal-hal kurang menyenangkan dan kini sedang dalam pembenahan pasca resmi diambil alih APM baru.

"Sudah dari tahun sebelumnya tidak ikut. Bahkan dengan ini juga kami sampaikan, saat ini posisinya Kia telah berhenti dari anggota Gaikindo. Mungkin dalam operasinya mereka sedang mengalami sedikit turbulensi yang tentunya mereka memerlukan strategi baru untuk bisa beroperasi lebih baik lagi di Indonesia," tutur Nangoi di bilangan SCBD beberapa waktu lalu.

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

Terkait dengan akuisisi terhadap KIA, di kesempatan yang sama Direktur Utama PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, Bambang Subijanto membenarkan hal tersebut dan memberikan sedikit informasi. Indomobil memang tertarik dengan KIA karena potensinya masih sangat besar. Akuisisi dilakukan bersama antara PT Indomobil Sukses Internasional Tbk dan PT Sarimitra Kusuma Ekajaya dengan modal dasar senilai Rp100 miliar dan disetor senilai Rp 25 miliar. Indomobil menggelontorkan dana Rp 15 miliar atau 60% dari total modal yang disetor, sementara PT Sarimitra Kusuma Ekajaya menyetor Rp Rp 10 miliar atau sebesar 40%.

"Memang Indomobil tertarik dengan bisnis KIA dan kami sudah membuat satu perusahaan baru joint venture. Namanya Kreta Indo Arta," kata Bambang. "Mobil Korea Selatan ini kan punya potensi di Indonesia, sudah cukup lama dan sudah punya nama di Indonesia. Jadi ketika kami ditawarkan ya tertarik dan pertimbangkan bikin organisasi khusus," tambahnya.

>>> Melirik Strategi Indomobil Di Pasar Otomotif Indonesia, KIA Telah Diakuisisi

Penampilan All New KIA Rio saat dipamerkan di GIIAS 2017

Perjalanan KIA di Indonesia penuh lika liku

Kapan operasional perusahaan baru ini dimulai belum bisa dipastikan detail waktunya karena masih dalam proses perizinan dan berbagai dokumen perjanjian. "Nanti pada saatnya kami pasti undang. Pokoknya setelah semua beres kami undang." tutur Bambang kepada media.

Seperti diketahui perjalanan KIA di Indonesia diwarnai berbagai macam kondisi. Terakhir kali KIA tampil di pameran GIIAS pada tahun 2017 dengan membawa model hatchback All New Rio. Kehadirannya pun disambut positif oleh masyarakat. Dari total 203 unit penjualan KIA selama pameran berlangsung, 83 unit diantaranya disumbang oleh Rio.

Pada pameran GIIAS 2018 di BSD City Tangerang, Banten KIA tidak lagi terlihat di lantai pameran. GAIKINDO terpaksa 'mengeluarkan' KIA dari keanggotaan setelah selama tiga bulan berturut-turut tidak memenuhi kewajibannya menyetorkan data penjualan. Dengan hadirnya Indomobil sebagai APM baru, Nangoi meyakini KIA bakal segera kembali ke GAIKINDO sebagaimana merek lain yang berada di bawah pengelolaan Indomobil seperti Audi, VolksWagen, Nissan, Datsun, dan Suzuki. Dengan begitu KIA bisa mengikuti berbagai pameran yang diselenggarakan.

"Mungkin nanti setelah beroperasi lagi, Kia bisa kembali (ke Gaikindo dan GIIAS)," kata Nangoi singkat.

>>> Review New KIA Picanto 2017

>>> Beragam berita informatif dunia otomotif hanya di Mobilmo

Berita sama topik

  • 18/10/2019 | Fatchur Sag

    Jadi Mobil Bank, Toyota Fortuner Ini Dibikin Tahan Peluru

    Toyota Fortuner ekspor dibuat untuk kebutuhan-kebutuhan khusus sesuai permintaan negara tujuan. Di Vietnam, mobil ini disulap menjadi tahan peluru untuk digunakan sebagai mobil bank pengantar uang. Seperti apa rupanya?

  • 16/10/2019 | Fatchur Sag

    BMW Seri 3 Kuasai Pasar BMW di Indonesia

    BMW Seri 3 melegenda di berbagai negara. Bahkan di Indonesia, penjualan BMW Seri 3 menjadi salah satu yang terbesar dibanding seri BMW yang lain.

  • 15/10/2019 | Fatchur Sag

    Mobil Hybrid Digencarkan, Bagaimana Nasibnya Saat Jadi Mobil Bekas?

    Menyambut era elektrifikasi kendaraan bermotor di ranah global maupun lokal, perlahan tapi pasti mobil konvensional bakal tergantikan dengan mobil listrik maupun mobil hybrid. Artinya cepat atau lambat bakal ada mobil listrik dan mobil hybrid yang jadi mobil bekas. Bagaimana nasibnya nanti?