Bebaskan Dari Polusi, Kendaraan Bensin dan Diesel Dilarang Beroperasi Di Kota Ini

10/05/2019 Fatchur Sag Pasar Mobil

Menyusul pembatasan akses kendaraan bensin dan diesel di kota Madrid Spanyol demi mendapatkan kualitas udara yang lebih baik, pemerintah kota Amsterdam berencana melarang kendaran jenis tersebut beroperasi di jalanan kota.

Revolusi otomotif tengah berlangsung di Eropa. Demi terbebas dari pencemaran serta mendapatkan kualitas udara yang lebih baik beberapa negara secara perlahan menerapkan larangan beroperasinya kendaraan bensin dan diesel. Yang terbaru pemerintah kota Amsterdam tengah mematangkan rencana larangan beroperasinya kendaraan-kendaraan tersebut baik mobil maupun sepeda motor beroperasi di wilayah perkotaan secara total pada tahun 2030.

Pemandangan lalu lintas di Kota Amsterdam

Pemerintah Kota Amsterdam Belanda bakal melarang mobil bensin dan diesel beroperasi

Rencana ini bakal diterapkan secara bertahap dan diharapkan bisa dimulai tahun depan. Dalam paparan yang diterbitkan The Guardian, (3/5/2019), anggota dewan yang bertanggung jawab atas lalu lintas kota, Sharon Dijksma, menuturkan alasan larangan beroperasinya kendaraan bensin dan diesel ini. "Polusi sering kali merupakan pembunuh diam-diam dan merupakan salah satu bahaya kesehatan terbesar di Amsterdam," kata Sharon Dijksma dalam pengumuman resminya.

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

Sebagai langkah awal tahun depan (2020) pembatasan diberlakukan pada mobil diesel yang telah berusia 15 tahun ke atas. Berikutnya semua kendaraan yang mengeluarkan asap knalpot dilarang masuk kota pada tahun 2022. Pelarangan bakal diperluas ke wilayah lain pada tahun 2025 hingga seluruh wilayah kota Amsterdam benar-benar bersih dari polusi asap kendaraan bermotor.

Atas rencana ambisius ini, pemerintah Amsterdam secara masif bakal mendorong warganya untuk beralih menggunakan kendaraan hidrogen dan listrik. Begitu pula dengan pabrikan kendaraan listrik yang memasarkan produknya di kota ini diharapkan menyertakan paket stasiun pengisian daya untuk setiap pembelian kendaraan baru.

Sementara untuk layanan publik pemerintah dipastikan menambah jumlah stasiun pengisian daya dari yang telah ada saat ini sebanyak 3.000 stasiun menjadi 23.000 stasiun di tahun 2025. Apa rencana ini berjalan mulus? Tidak. Sebuah kelompok lobi industri otomotif, RAI Association terang-terangan menolak rencana pemerintah kota Amsterdam membatasi akses kendaraan bensin dan diesel ini.

>>> Waduh, Audi Kena Denda Rp 14 Triliun Gara-Gara Asap Mobil Diesel

Foto Audi A3 melintas di jalanan mengeluarkan asap hitam

Di Eropa polusi dianggap sebagai pembunuh diam-diam

Salah seorang juru bicara RAI Association beranggapan akan ada puluhan ribu orang menderita jika pembatasan diberlakukan sebab tidak semua orang memiliki uang untuk membeli kendaraan litrik. "Banyak puluhan ribu keluarga yang tidak memiliki uang untuk mobil listrik akan segera ditinggalkan. Pada 2030, sekitar sepertiga dari mobil akan menjadi listrik, kami harapkan. Tetapi akan ada banyak orang yang tidak akan mampu membelinya saat itu, dan membuat Amsterdam menjadi kota orang kaya," tuturnya.

Untuk diketahui pembatasan akses kendaraan bensin dan diesel juga diberlakukan di kota-kota besar lain di Eropa. Madrid melarang kendaran bensin yang diproduksi sebelum tahun 2000 dan kendaraan diesel yang dibuat sebelum tahun 2006 masuk kota. Roma juga berjanji bakal melarang kendaraan diesel dari pusat kota pada tahun 2024. Sementara pemerintah Denmark mengatakan ingin melarang penjualan mobil bensin dan diesel baru dari tahun 2030 dan kendaraan hybrid mulai tahun 2035.

Indonesia kapan?

>>> Teknologi Baru Tesla, Charging Mobil Cepat Hanya 5 Menit!

Gambar mobil listrik sedang melakukan pengisian daya di stasiun pengisian

Sebagai konsekuensi pemerintah kota Amsterdam bakal menambah jumlah stasiun pengisian daya di berbagai tempat

>>> Beragam berita informatif dunia otomotif hanya di Mobilmo

Mungkin anda ingin baca