Susul Geneva, Beijing Motor Show 2020 Batal Karena Corona

03/03/2020| Fatchur Sag

Lagi, pameran otomotif terpaksa urung dilaksanakan gara-gara virus Corona. Setelah Geneva Motor Show 2020 batal dilaksanakan, pameran otomotif terbesar lain yaitu Beijing Motor Show atau Auto China Show 2020 juga terancam tidak diselenggarakan.

Melalui laman autochinashow.org, penyelenggara mengumumkan pameran yang sejatinya dilaksanakan tanggal 21 April 2020 mendatang hingga selesai bakal ditunda. Konon, penundaan bakal dilakukan hingga vaksin untuk COVID-19 resmi tersedia. Dan itu tidak bisa ditentukan. Ada kemungkinan acara bisa benar-benar dibatalkan.

Gambar menunjukkan banner Beijing Motors Show 2020

Pameran Beijing Motor Show 2020 terancam batal digelar

Satu alasan disampaikan, panitia tidak mau mengambil risiko terhadap virus Corona (COVID-19) yang dikhawatirkan makin tersebar karena interaksi besar-besaran para pengunjung.

>>> Virus Corona Lumpuhkan Industri Otomotif China dan Dunia

Sebelumnya, Geneva Motor Show 2020 dibatalkan saat acara semakin dekat. Pemerintah Swiss khawatir pameran otomotif terbesar ini jadi ajang penyebaran virus Corona. Keputusan diambil secara cepat setelah melihat kasus Corona di Italia yang berkembang cukup masif.

Diberitakan CNBC, sejak virus Corona mewabah di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China dan menyebar ke berbagai negara, Italia menjadi salah satu negara di Eropa yang paling banyak kena dampak. Sebanyak 220 kasus telah terjadi.

Hal ini pula membuat pemerintah melakukan tindakan pencegahan luar biasa seperti mencegah warganya mengunjungi negara-negara lain yang terdampak Corona hingga membatasi kedatangan tamu dari negara terdampak Corona.

>>> Sumbangkan 2 Unit Mobil, DFSK Ikut Memerangi Virus Corona

Foto menunjukkan suasana pameran Beijing Auto Show 2020

Penyelenggara tidak mau ambil risiko Corona yang lebih parah

Pemerintah Italia juga menutup lokasi wisata otomotif terbesar yaitu Museo Ferrari Maranello dan Museo Enzo Ferrari Modena. Dua museum Ferrari itu punya tingkat kunjungan yang tinggi hingga 600 ribu orang dalam setahun dengan tamu yang datang dari berbagai negara. Dikhawatirkan jika tetap dibuka museum bakal jadi lokasi baru penyebaran virus Corona.

>>> Beragam berita informatif dunia otomotif hanya di Mobilmo

Berita sama topik

International