Rahasia Mengatur AC Mobil Sejuk Saat Cuaca Panas

29/11/2018 Fatchur Sag Perawatan mobil

AC mobil memberikan kenyamanan maksimal manakala pengaturannya pas. Yang sering jadi pertanyaan, bagaimana pengaturan AC yang pas saat cuaca sedang panas-panasnya. Beberapa orang memilih mengatur suhu ke tingkat paling dingin, tapi sebagian yang lain memilih menaikkan putaran kipas agar angin yang dihembuskan lebih kuat. Mana yang pas, simak ulasan berikut!

Gambar ilustrasi hembusan angin AC mobil

AC mobil memberikan kenyamanan saat berkendara

Hal ini barangkali sering jadi perdebatan di antara para pengguna mobil: seperti apa pengaturan AC ketika cuaca sedang panas-panasnya? Apakah lebih efektif jika suhu diubah ke pengaturan terdingin, atau justru sebaiknya tambah putaran kipasnya agar hembusan angin di dalam mobil makin kencang?

Jawabannya sebenarnya sederhana: lihat kondisinya lebih dulu. Maksudnya, ada berapa orang yang ada di dalam mobil, misalnya. Jika hanya ada 1 atau 2 orang saja, maka Anda bisa atur suhu jadi yang terdingin, tapi putaran kipasnya cukup yang rendah saja. Sebab, dengan pengaturan suhu AC di dalam mobil, maka seberapa dinginnya AC pun ikut disesuaikan. Jadi, jika suhunya diatur jadi lebih rendah, maka artinya AC pun jadi lebih dingin. Pun sebaliknya; jika suhu ditambah, maka AC jadi lebih hangat, atau bahkan jadi panas.

>>> AC Tidak Bekerja, begini cara mengenali!

Foto tombol pengaturan AC mobil

Pengaturan yang pas bisa memberikan kenyamanan maksimal

Pengaturan suhu pada AC mobil sebenarnya adalah pengaturan kinerja kompresor. Karena itulah, jika Anda mengendarai mobil dengan pengaturan suhu yang dilakukan secara digital, maka hal tersebut sebenarnya justru lebih mempermudah dan menguntungkan Anda. Jadi, Anda cukup setel AC pada pengaturan LO maupun pengaturan 1 tingkat di atasnya, kabin pun tetap terasa sejuk sehingga Anda dapat berkendara dengan nyaman.

Tapi, bagaimana jika kondisi kabin cukup penuh dengan ada lebih dari 2 orang di dalamnya? Satu trik yang dapat Anda lakukan adalah cukup dengan mengatur hembusan angin dari kipas saja. Jika pengaturan kipas ada di angka 1 dan AC diatur pada suhu yang rendah, maka kabin mobil pun akan cepat terasa dingin. Akan tetapi, jika Anda menambah putaran kipas, misalnya diubah jadi angka 2 atau lebih, maka putaran kipas pun akan jadi makin kencang.

Ketika kipas berputar semakin kencang, maka angin yang dihasilkan pun dapat berhembus lebih kuat. Dengan begitu, angin pun dapat menyebar lebih luas, bahkan sampai ke penjuru kabin mobil. Jadi, jika ada lebih banyak penumpang di dalam mobil, Anda pun bisa menjamin kabin tetap terasa sejuk dan semua orang di dalam tidak mengalami masalah soal suhu. Anda pun juga bisa tetap atur suhu AC agar jadi lebih dingin, mengingat kondisi kabin yang lebih penuh. Hanya saja, biasanya Anda akan terganggu oleh suara berisik dari kipas dan suara gemuruh yang dapat mengganggu kondisi di dalam kabin, termasuk mengganggu obrolan di dalam.

>>> Tips Mengecek AC Mobil Saat Muncul Bunyi Yang Mengganggu

Foto kisi-kisi AC Nissan NV 2018

Tidak hanya buat pengemudi, AC juga harus memberikan kenyamanan kepada semua penumpang

Kemudian, apakah mengatur suhu AC ke tingkat pengaturan paling dingin benar-benar dapat menimbulkan frosting?

Sebenarnya jawabannya adalah tidak, jadi Anda sudah tidak perlu mencemaskan hal itu lagi. Hal ini dikarenakan suhu di luar mobil yang panas, yang idealnya akan mencegah timbulnya frosting pada AC. Akan tetapi, jika suhu di luar mobil panas tapi frosting timbul ketika suhu AC diturunkan ke pengaturan paling rendah, hal tersebut kemungkinan besar menunjukkan adanya masalah. Jika hal tersebut terjadi pada Anda, sebaiknya Anda periksa automatic kipas mobil Anda, dan ganti komponen tersebut jika diperlukan.

Bagaimana dengan pengaturan AC ketika cuaca sedang dingin? Anda cukup mengatur suhu AC agar jadi lebih hangat, namun jaga agar pengaturan hembusan kipas tetap berada di angka yang rendah, misalnya 1. Hal ini bertujuan agar suhu di dalam kabin tetap sejuk selama berkendara. Tapi, jaga juga agar pengaturan suhu tidak terlalu besar; idealnya adalah lebih dari 50%. Hal ini bertujuan agar komponen automatic kipas tidak berubah pengaturannya dari ON ke OFF terlalu cepat, yang dapat menyebabkan rusaknya magnet clutch yang mahal.

>>> Musim Hujan, Perhatian Khusus Harus Diberikan Pada Bagian-bagian Ini

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Mungkin anda ingin baca

  • Mudik Lebaran: Yuk Servis Kendaraan Dulu
    Perawatan mobil Fatchur Sag

    Mudik Lebaran: Yuk Servis Kendaraan Dulu

    15/05/2019

    Mau mudik pakai mobil atau sepeda motor, Anda bebas memilih. Namun satu yang tak boleh diabaikan Anda harus memastikan kendaraan yang Anda gunakan dalam kondisi prima. So servis kendaraan sebelum mudik adalah kebutuhan.

  • Jenis-Jenis Kerusakan Turbo
    Perawatan mobil Arfian Alamsyah

    Jenis-Jenis Kerusakan Turbo

    30/04/2019

    Memasang sistem induksi udara paksa kedalam mesin memang menjadi salah satu cara oleh pabrikan mobil untuk dapat menggapai tenaga dengan instan. Namun, tak ada gading yang tak retak, semua buatan manusia tidak akan sempurna. Berikut ini kami beberkan beberapa jenis-jenis kerusakan turbo.

  • Mobil Dengan Sistem Power Steering Elektrik Lebih Lemah Dari Hidrolik? Ini Penjelasan Teknisnya
    Perawatan mobil Arfian Alamsyah

    Mobil Dengan Sistem Power Steering Elektrik Lebih Lemah Dari Hidrolik? Ini Penjelasan Teknisnya

    25/04/2019

    Power Steering Elektrik atau yang akrab disebut EPS memang meringankan kerja mesin, namun sudah menjadi rahasia umum juga jika mobil dengan sistem power steering elektrik itu lebih lemah dari power steering hidrolik. Mengapa demikian? Ini penjelasan teknisnya