Trainer: Fitur Cruise Control Belum Cocok di Jalanan Indonesia

13/03/2020 | Fatchur Sag

Banyak fitur ditawarkan pada mobil keluaran terbaru. Mayoritas demi memberi kenyamanan kepada pengendara maupun rasa aman. Salah satu yang kini ngetren yaitu Cruise Control, fitur untuk mengstabilkan kecepatan kendaraan secara konstan tanpa harus menekan pedal gas terus menerus. Dengan fitur ini pengemudi bisa lebih nyaman karena kaki bisa istirahat.

Foto menunjukkan tombol Fitur Cruise Control pada setir mobil

Cruise Control mengstabilkan laju kendaraan tanpa menginjak pedal gas

>>> Jangan Asal Ngebut Lewat Jalan Tol, Perhatikan Batas Kecepatan

Dari sisi fungsi fitur Cruise Control sangat berguna. Hanya saja menurut Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, Cruise Control tidak cocok dipakai di Indonesia. Alasannya karena perilaku berkendara orang Indonesia kurang mendukung.

“Kebiasaan pengemudi yang sering berpindah jalur, otomatis membuat kecepatan yang sudah diatur menggunakan fitur tersebut akan kembali lagi seperti biasa, belum lagi kalau sering berpindah lajur, bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” tutur Jusri, seperti dikutip dari Kompas.

Sedikit berbeda dengan Jusri, Training Director The Real Driving Center, Marcell Kurniawan, menuturkan kalau fitur Cruise Control bisa dipakai di Indonesia asalkan serius memperhatikan berbagai hal penting, seperti kondisi jalan, kondisi lalu lintas, kecepatan kendaraan lain dan juga jarak aman.

"Pastikan kondisi jalan baik, lalu lintas lancar, kecepatan kendaraan lain stabil dan jarak aman terpenuhi,” tutur Marcell dari sumber yang sama di atas.

>>> Jangan Salah Kaprah, Cruise Control Tidak Membuat Mobil Jadi Lebih Irit BBM

Foto salah salah satu ruas jalan di Jalur Ambarawa-Magelang

Jalanan pegunungan naik turun berbelok tajam, tidak cocok buat fitur cruise control

Ditambahkan, pengemudi harus selalu waspada sebab laju kendaraan yang stabil bisa saja mengundang kantuk dan menyebabkan hilang konsentrasi. "Sehingga harus tetap waspada dan jangan sampai kehilangan konsentrasi,” ujar Marcell.

Berikutnya dan yang cukup menjadi alasan mengapa fitur Cruise Control kurang begitu cocok dipakai di Indonesia adalah kurang tersedianya jalanan lapang panjang bebas hambatan. Di Jawa hanya ada Tol Trans Jawa. Di Sumatra ada ada Tol Trans Sumatra yang hingga kini belum tersambung 100 persen.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Berita sama topik

  • 10/01/2022 | Abdul

    Ingin Menyalip Kendaraan, Perhatikan Etika Dan Aturannya

    Di jalanan saling menyalip menjadi salah satu hal yang lumrah, apalagi saat seseorang terburu-buru maka akan melaju lebih cepat agar sampai tujuan. Namun menyalip kendaraan juga ada aturan dan etikanya jadi tidak boleh dilakukan sembarangan karena bisa menimbulkan bahaya.

  • 13/09/2021 | Abdul

    Mengetahui Jarak Antar Rest Area Jalan Tol Sebagai Tambahan Informasi

    Pembangunan rest area di jalan tol terdapat aturannya. Jadi dalam pemilihan lokasi untuk pembangunan tidak sembarangan. Jarak antar rest area jalan tol diatur dalam PUPR Nomor 10 Tahun 2008. Dengan mengetahui jaraknya maka saat perjalanan dengan mobil bisa memperhitungkan akan istirahat di rest area yang pas.

  • 03/05/2021 | Fatchur Sag

    Pantas Dilarang, Ini Risiko Besar Putar Balik di Jalan Tol

    Ada aturan yang harus dipahami dan dipatuhi pengendara, bahwa putar balik di jalan tol sangat dilarang mempertimbangkan risiko buruk yang mengancam di depan.