Tips Mudik Bagi Ibu Hamil dengan Mobil Yang Perlu Diperhatikan

23/05/2018 | Abdul Kosim

Alat transportasi untuk mudik sangat beragam, mulai dari kereta api, pesawat, bus dan lainnya. namun jika menggunakan Mobil pribadi terlihat lebih fleksibel. Apalagi perjalanan mudik bagi ibu hamil yang membutuhkan segala persiapan dengan matang serta memperhatikan kondisinya sepanjang jalan.

Jadi alasan bumil menggunakan Mobil pribadi untuk melakukan perjalanan mudik adalah dapat beristirahat sewaktu-waktu sesuai keinginan. Selain itu perjalanan juga tidak terburu-buru dan dapat mengubah rute perjalanan ataupun sering berhenti untuk menghirup udara segar. Bagi ibu hamil harus memperhatikan kondisinya, apalagi perjalanan yang ditempuh jaraknya cukup jauh. Oleh sebab itu, perjalanan mudik bagi ibu hamil dengan Mobil perlu memperhatikan beberapa hal supaya tetap aman dan nyaman.

Gambar ini menunjukkan seorang ibu hamil sedang memegang kemudi mobil di dalam kendaraan

Ibu hamil harus melakukan persiapan dengan matang saat berkendara

Berikut ini tips mudik bagi ibu hamil dengan menggunakan Mobil agar tetap nyaman dan aman saat perjalanan.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menggunakan pakaian yang nyaman. Penggunaan pakaian yang kurang tepat dapat membuat perjalanan mudik terasa tersiksa. Selain itu memakai sepatu yang nyaman juga tidak kalah penting.

>>> Klik di sini untuk mengupdate informasi tentang berita Mobil terbaru

Selanjutnya adalah jangan mengemudi sendiri, selain itu mintalah pengemudi untuk berhati-hati dan menurunkan kecepatan ketika melintasi jalanan yang bergelombang atau rusak. Hindari juga jalanan yang tergenang air atau daerah rawan banjir.

Apabila melintasi jalanan yang terlalu banyak belokan atau berbukit sebaiknya kerap beristirahat. Karena melintasi rute tersebut dapat membuat ibu hamil mudah merasa mual.

>>> Klik di sini untuk mengetahui informasi seputar review Mobil terbaru yang di tawarkan oleh cintamobil.com

Alangkah baiknya perjalanan mudik bagi ibu hamil tidak terlalu lama. Jadi sangat disarankan untuk melakukan perjalanan tidak lebih dari 5 atau 6 jam dalam sehari. Jika jaraknya memakan waktu seharian, bisa beristirahat lebih lama supaya kondisi bumil tetap terjaga. Namun apabila perjalanan ditempuh berhari-hari, maka sebaiknya mencari tempat istirahat seperti rest area atau hotel dan penginapan.

Gambar ini menunjukkan seorang ibu hamil sedang menghirup udara segar di sebuah taman

Berhenti sejenak saat mudik untuk mencari udara segar perlu dilakukan oleh ibu hamil

Ketika dalam perjalanan sebaiknya kerap melakukan pemberhentian, tujuannya adalah merenggangkan kaki dan juga menggerakkannya agar terhindar dari pembengkakan kaki akibat terlalu lama duduk di dalam kendaraan.

Seperti yang dijelaskan di atas, jangan sampai menyetir Mobil sendiri. Apabila terpaksa melakukannya, sebaiknya tidak lebih dari 90 menit. Jadi setiap 1 sampai 1 setengah jam melakukan istirahat.

>>> Klik di sini untuk mengupdate informasi seputar mudik lainnya

Pada saat melakukan pemberhentian sebaiknya mencari tempat yang dapat digunakan berjalan-jalan ringan. Mengingat di dalam Mobil tidak dapat bergerak sesuka hati sehingga bisa mudah terkena keram. Untuk mengatasinya bisa dengan berjalan-jalan dan juga melakukan peregangan.  Cara melakukannya adalah dengan menjijitkan salah satu tumit kaki sambil duduk ataupun berdiri.setelah itu putar pergelangan kaki secara perlahan dan goyangkan jari kaki supaya keram hilang atau tidak mudah keram.

Apabila punggung terasa pegal dan sakit, bisa dilakukan pengganjalan menggunakan bantal pada punggung. Jika tidak, gunakan busa atau sweter yang digulung sehingga memberikan rasa nyaman pada ibu hamil saat duduk dalam Mobil.

Gambar ini menunjukkan seorang ibu hamil sedang dipegang tangannya oleh seorang pria di dalam Mobil

Mengajak suami dan keluarga untuk menemani perjalanan mudik sangat diperlukan

>>> Mungkin tertarik, Ingat, Pakaian Pengaruhi Gaya Mengemudi, Perhatikan 4 Tips Berikut

Adapun yang terakhir masalah tips mudik bagi ibu hamil adalah memakai seat belt. Walaupun saat memakainya terasa tidak nyaman, namun disarankan untuk tetap menggunakannya. Pakailah pada bagian bawah tepat di antara paha dan pinggul dan di bawah perut buka di atas. Apabila posisi pemasangan seat belt keliru beresiko membuat cidera sang cabang bayi. Selanjutnya sabuk pengaman juga diletakkan pada bagian bahu diagonal dari sabuk yang dipasangkan di atas tulang selangka dan juga diantara payudara.

Selain hal di atas, meminta saran pada Dokter perlu dilakukan. Apakah kandungan siap diajak mudik atau tidak, apabila diperbolehkan oleh Dokter maka anda bisa mempersiapkan segala sesuatunya.

Utamakan keselamatan Anda, keluarga dan cabang bayi yang masih dalam kandungan. Jadi sebaiknya selalu berhati-hati dan tidak usah terburu-buru saat dalam perjalanan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

>>> Berniat Membeli atau Menjual Mobil, Kunjungi situs jual beli terpercaya cintamobil.com !

Berita sama topik

  • 23/04/2020 | Abdul

    Hampir Masuk Ramadhan, Liburan Atau Tetap Di Rumah?

    Bulan Ramadhan hampir tiba, ditambah lagi sekarang sedang liburan. Tapi ingat, untuk liburan kali ini karena mencegah penyebaran virus corona. Jadi masyarakat perlu benar-benar memperhatikannya. Kalau ada pertanyaan ingin liburan atau berada di rumah, sebaiknya tetap berada di rumah mengikuti arahan pemerintah.

  • 13/03/2020 | Fatchur Sag

    Persiapan Penuh Polres Cirebon Kota Sambut Mudik Lebaran 2020

    Beragam skenario pengaturan lalu lintas, perlengkapan, dan peralatan dipersiapkan jajaran Polres Cirebon Kota dalam rangka menyambut musim mudik Lebaran 2020.

  • 03/06/2019 | Fatchur Sag

    Hindari Aji Mumpung Saat Mudik Lebaran Biar Bisa Balik Ke Kota

    Mudik lebaran sering jadi kesempatan sebagian pemudik untuk melampiaskan kebahagiaan secara berlebihan. Ini kurang baik dan sebaiknya anda hindari, sebab aji mumpung bisa berdampak buruk pada kenyamanan dan keselamatan. Kok bisa?