Ingin Berkendara Saat Hujan Deras? Jangan Nekat, Perhatikan Dulu Tipsnya Supaya Aman

22/09/2018| Abdul Kosim

Di beberapa daerah di Indonesia sudah mulai diguyur hujan, diharapkan para pengendara untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya saat musim penghujan kecelakaan sering terjadi karena kurangnya fokus pengemudi dan kinerja beberapa komponen pendukung yang kurang maksimal.

Jalanan yang basah karena diguyur hujan akan licin dan bisa menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Selain itu, air hujan yang terlalu lebat dapat mengurangi pandangan pengemudi terhadap jalan. Oleh sebab itu diharapkan untuk mengurangi kecepatan Mobil dan lebih meningkatkan fokus. Dengan begitu berkendara saat hujan deras menjadi lebih aman.

Jika dilihat, memang Mobil telah didesain oleh pihak pabrikan untuk menghadapi segala situasi dan kondisi seperti hujan deras. Akan tetapi keselamatan merupakan hal yang perlu diutamakan, permukaan jalan yang licin dan pandangan terhadap jalan berkurang membuat pengemudi harus fokus dan sigap supaya tidak tergelincir atau keluar dari jalur.

Berikut ini beberapa tips berkendara saat hujan deras supaya aman dan terhindar dari bahaya.

1. Menurunkan kecepatan

Gambar ini menunjukkan embun pada kaca mobil dan terlihat wiper sedang mengusapnya

Turunkan kecepatan saat hujan lebat karena beresiko mobil tergelincir (Foto: dweberins)

Jalanan yang diguyur hujan tentunya menjadi basah dan juga licin. Pengemudi diharapkan waspada karena bisa dengan mudah terjadi selip dan terpeleset. Oleh sebab itu untuk menghindari masalah tersebut diharapkan untuk mengurangi kecepatan selama perjalanan.

>>> Baca juga, Benarkan Melakukan Engine Brake dapat menyebabkan Mobil Rusak

2. Memberi jarak aman

gambar ini menunjukkan kaca mobil berembun dan terlihat samar mobil di depannya

Jaga jarak aman saat berkendara menerjang hujan lebat supaya tidak kaget saat mobil di depan melakukan pengereman mendadak (Foto: centralialaw)

Berkendara saat hujan deras memiliki resiko bahaya lebih tinggi. Bisa saja terjadi tabrakan antar Mobil akibat jalanan yang licin. Melihat hal tersebut, pengendara harus memberikan jarak aman dengan pengendara lain. Setidaknya jarak yang dianjurkan adalah 2 kali panjang dari ukuran Mobil yang dikendarai.

3. Cek rem, ban, lampu, wiper dan klakson sebelum berkendara

Gambar ini menunjukkan Mobil warna putih yang terlihat sebagian dengan lampu kabut menyala

Memeriksa lampu, sistem pengereman dan komponen pendukung saat hujan sangat disarankan (Foto: beelinecars)

Melakukan persiapan sebelum menempuh perjalanan sangat diperlukan. Hal ini dilakukan tidak hanya saat hujan lebat saja, akan tetapi baik cuaca cerah sekalipun pengecekan sangat dianjurkan. Beberapa bagian yang perlu diperhatikan adalah sistem pengereman yang harus mempunyai daya cengkram yang kuat. Selain itu, kondisi ban Mobil juga harus dipastikan masih mempunyai kembangan yang baik dan tekanan angin ideal.

Bagian lampu dan klakson serta wiper juga jangan sampai luput dari pemeriksaan. Pastikan semua lampu bekerja dengan baik dan klakson juga berbunyi maksimal. Dengan  begitu Mobil siap menghadapi situasi apapun selama perjalanan.

>>> Baca juga: Test Drive Honda New HR-V 1.5L E Special Edition 2018​

4. Menyalakan lampu

Gambar ini menunjukkan beberapa Mobil sedang berjalan melintasi genangan dengan lampu menyala

Nyalakan lampu Mobil saat hujan deras untuk memberikan tanda bahwa terdapat Mobil lain yang melintas (Foto: news.trust)

Saat hujan turun sebaiknya segera menyalakan lampu Mobil. Apalagi hujan yang turun cukup deras ditambah kabut yang menghalangi pandangan. Nyalakan lampu kabut dan kurangi kecepatan sehingga tidak kaget ketika ada Mobil lain yang muncul secara tiba-tiba.

5. Awas genangan

Gambar ini menunjukkan 2 orang anak sedang melihat mobil berjalan pada genangan air

Hati-hati saat melintasi genangan air dapat beresiko terjebak di lubang yang cukup dalam (Foto: dynamicmedia.zuza)

Berkendara saat hujan deras biasanya kondisi pengemudi tidak terlalu baik. Ingin rasanya segera sampai ke tempat tujuan dan beristirahat serta menikmati minuman hangat. Meskipun begitu jangan sampai menerjang genangan air yang belum tahu kedalamannya dengan kecepatan cukup tinggi. Sebaiknya hindari kalau bisa, jika tidak maka turunkan kecepatan untuk langkah waspada. Karena genangan air di jalan juga kadang berada di lubang yang cukup dalam.

>>> Ingin membeli mobil baru, jangan abaikan daftar harga yang ditawarkan di sini

6. Lebih waspada saat ada orang menyeberang jalan

Gambar ini menunjukkan beberapa orang sedang berlarian di bawah hujan dan terlihat beberapa Mobil di belakangnya

Saat hujan deras kadang orang menyeberang menjadi kurang terlihat jelas (Foto: pixabay)

Di saat hujan deras jalanan menjadi tampak kabur, meskipun kaca Mobil sudah dilakukan pengelapan dan dibersihkan oleh wiper. Melihat hal tersebut pengemudi perlu meningkatkan kewaspadaan, karena bisa saja terdapat orang yang menyebrang jalan.

>>> Baca juga, Apakah Aman Bahan Bakar Solar B20 Dikonsumsi Mesin Diesel Toyota? Ini Penjelasannya

7. Hilangkan embun yang menghalangi pandangan

Gambar ini menunjukkan kaca spion Mobil dalam keadaan berembun saat hujan

Embun pada kaca Mobil dapat membuat pandangan terhadap jalan dan kaca spion menjadi kurang jelas (Foto: citymetric)

Berkendara saat hujan deras membutuhkan pandangan yang baik terhadap jalan. Oleh sebab itu jika terdapat embun pada kaca depan dan juga spion segera hilangkan. Manfaatkan fitur defroster supaya embun bisa hilang. Selain itu, bisa juga dengan menghidupkan AC Mobil untuk mengurangi datangnya embun pada kaca. Saat dirasa embun pada kaca yang menghalangi tidak bisa hilang dan pandangan menjadi kurang jelas, lebih baik menepi agar hujan lebih reda. Jangan nekat karena bisa beresiko bahaya.

Demikianlah tips mengenai berkendara saat hujan lebat yang aman. Mungkin dari sobat pembaca mempunyai tips tersendiri untuk menghadapinya. Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Berita sama topik

  • Beberapa Penyebab Kemudi Mobil Berat Butuh Perhatian

    07/10/2020| Abdul

    Beberapa Penyebab Kemudi Mobil Berat Butuh Perhatian

    Terdapat penyebab kemudi mobil berat yang perlu diperhatikan oleh pengendara. Jadi mobil dengan Power Steering bisa saja tiba-tiba berat pada bagian kemudinya saat digerakkan. Hal tersebut bisa terjadi kapan saja dan tentu ada penyebabnya.

  • Amankah Menempatkan Tuas Persneling Di Posisi D Saat Lampu Merah?

    18/09/2020| Abdul

    Amankah Menempatkan Tuas Persneling Di Posisi D Saat Lampu Merah?

    Saat berada di jalan raya didapati lampu lalu lintas saat berada di perempatan atau tempat penyeberangan. Dalam hal ini pengguna mobil matik disarankan untuk menempatkan posisi tuas persneling di posisi netral. Lantas bagaimana jika menempatkan tuas persneling di posisi D saat lampu merah?

  • Jangan Mengemudi Sambil Makan, Berbahaya!

    17/08/2020| Fatchur Sag

    Jangan Mengemudi Sambil Makan, Berbahaya!

    Mengemudi sambil makan bisa mengurangi konsentrasi dan fokus pengemudi, sama bahayanya dengan mengemudi sambil menggunakan hp.

International