Antisipasi Kecelakaan, Jangan Asal Nyelonong Saat Melintas Di Persimpangan

16/01/2019 Fatchur Sag Pengemudian mobil

Terlepas dari siapa yang benar dan yang salah pada kasus truk tabrak mobil patroli dan pengawalan (patwal) di Mojokerto - Jawa Timur ada pelajaran penting yang harus selalu diingat oleh para pengemudi. Jangan asal nyelonong saat melewati melintas di persimpangan.

Sebuah truk menabrak mobil patroli milik Polresta Mojokerto yang sedang melakukan pengawalan terhadap mobil tahanan di persimpangan jl. Kartini - jl. Mojopahit. Sebuah CCTV yang berada di sekitar persimpangan merekam detik-detik tabrakan. Dimulai dari truk yang melaju cepat saat masuk persimpangan karena lampu lalu lintas menyala hijau. Sementara dari arah lain mobil patroli dari arah lain melintas di persimpangan. Tabrakan pun terjadi, mobil patroli yang lebih dulu masuk persimpangan ditabrak dari arah samping.

Rekaman foto Truk tabrak mobil polisi di Mojokerto

Persimpangan, salah satu ruas jalan cukup berbahaya

Meski dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa, namun kejadian itu membawa banyak kerugian. Selain kerugian materi berupa kerusakan dua buah kendaraan, kasus ini membuat si sopir truk dan polisi berurusan dengan hukum. Sopir truk dituduh lalai tidak memprioritaskan mobil pengawalan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang, sementara petugas juga dianggap mengikuti SOP dalam pengawalan sebab tak ada patroli motor di urutan depan untuk menyetop laju kendaraan lain di persimpangan.

Terlepas dari siapa yang benar dan yang salah, ada pelajaran penting yang harus selalu diingat para pengendara bahwa persimpangan merupakan lokasi yang cukup berbahaya dan harus diwaspadai. Meski dalam posisi yang benar, bukan berarti tidak ada potensi kecelakaan terlebih bila kendaraan yang lewat dari arah lain tidak bisa terlihat karena tertutup bangungan. Mengatisipasi agar hal-hal buruk tidak terjadi, pengendara sebaiknya jangan asal nyelonong saat melintas di persimpangan.

1. Kurangi kecepatan saat masuk di persimpangan

Wajib hukumnya pengendara mengurangi kecepatan kendaraan saat hendak melintas di persimpangan sebab itu adalah titik bertemunya banyak kendaraan dari berbagai arah. Ini berlaku juga saat pengemudi dari kejauhan melihat lampu lalu lintas sedang menyala hijau guna mengantisipasi kalau tiba-tiba lampu menyala merah, mobil bisa berhenti. Yang masih sering dilakukan pengendara, saat melihat lampu hijau dari kejauhan justru menambah kecepatan agar tidak terjebak di lampu merah.

>>> Smart Intersection dari Honda Siap Kurangi Kecelakaan di Persimpangan

2. Waspadai kendaraan dari arah lain

Foto kendaraan melintas di persimpangan

Kurangi kecepatan saat melintas di persimpangan dan waspadai kendaraan dari arah lain

Meski dalam posisi benar melintas saat lampu lalu lintas hijau, pengemudi tetap harus mewaspadai kendaraan dari arah lain, mengantisipasi jika ada pengendara lain lalai menerobos atau ada kendaraan darurat dan prioritas yang mau melintas seperti ambulan, pemadam dan yang lain. Kendaraan-kendaraan prioritas tersebut biasanya selalu membunyikan sirine sebagai tanda pengingat dan minta diprioritaskan.

"Mobil yang dikawal seperti konvoi mobil tahanan ini mereka dapat hak prioritas. Tapi yang sering salah kaprah di Indonesia, mereka yang dapat hak prioritas itu merasa aman, mereka merasa jalanan itu sudah steril, apalagi ada sirine dan lain-lain. Mereka tidak menyikapi kesalahan atau kelalaian pengguna jalan lain. Dalam konteks ini, kesalahan-kesalahan pengguna jalan lain itu kan bisa kita mapping, seperti di tikungan. Artinya ada spot-spot yang sudah secara logika itu adalah spot bahaya ada ancaman kelalaian orang lain. Salah kaprahnya adalah orang-orang yang dikawal merasa aman, padahal faktanya banyak sekali dalam pengawalan pun banyak kecelakaan terjadi," tutur Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu seperti dikutip dari detikOto, Jumat (11/1/2019).

>>> Tahu tidak, menerobos lampu merah sama saja Lebih Rela hilang nyawa dari pada hilang waktu 1 menit

3. Jangan merasa pasti aman

Foto mobil pemadam kebakaran terguling

Segala kemungkinan bisa terjadi meski sudah berhati-hati

Sekali lagi meski dalam posisi yang benar kewaspadaan tetap diperlukan. Merasa pasti aman karena sudah dikawal bukan sesuatu yang benar. Faktanya sering kali kecelakaan melibatkan kendaraan-kendaraan yang dalam pengawalan atau sedang dikawal. Begitu juga, kecelakaan juga kerap terjadi pada kendaraan-kendaraan prioritas.

"Kalau mau di-breakdown lagi, paradigma konvoi yang sering salah. Bahwa walaupun mereka (konvoi yang dikawal) punya hak prioritas, jangan pernah berpikir mereka aman. Karena intervensi dari pihak-pihak luar itu besar sekali peluangnya. Dan bagi pengguna jalan lain, perhatikan ancaman-ancaman tersebut. Walaupun sudah lampu hijau bukan berarti aman," tegas Jusri.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Mungkin anda ingin baca

  • Ini Kendaraan Yang Tidak Terpengaruh Aturan Ganjil Genap
    Pengemudian mobil Fatchur Sag

    Ini Kendaraan Yang Tidak Terpengaruh Aturan Ganjil Genap

    09/08/2019

    Selain membatasi usia mobil yang boleh beredar di Jakarta, Instruksi Gubernur (InGub) DKI, Anies Baswedan soal pengendalian kualitas udara juga mengatur volume kendaraan yang melintas dengan sistem ganjil genap. Hanya saja tidak semua kendaraan terkena aturan ini, ada beberapa kendaraan yang tidak terpengaruh aturan ganjil genap sehingga bebas melintas di kawasan manapun.

  • Jangan Hanya Bisa Pakai, Pahami Arti Kode Huruf dan Angka Pada Mobil Transmisi Otomatis
    Pengemudian mobil Fatchur Sag

    Jangan Hanya Bisa Pakai, Pahami Arti Kode Huruf dan Angka Pada Mobil Transmisi Otomatis

    07/08/2019

    Mobil transmisi otomatis memiliki sejumlah kode huruf dan angka pada tuas transmisinya. Pengemudi wajib memahami arti serta fungsi huruf dan angka tersebut agar bisa menggunakannya secara benar.

  • Ingin Touring Dengan Mobil, Perhatikan Beberapa Hal Ini Agar Aman & Nyaman

    Ingin Touring Dengan Mobil, Perhatikan Beberapa Hal Ini Agar Aman & Nyaman

    06/08/2019

    Bagi yang mengikuti komunitas biasanya akan ada turing yang dilakukan. Tujuannya adalah untuk menjalin silaturahmi dan komunitas dapat awet dan selalu eksis dengan segala aktivitas yang dilakukan.. Pada umumnya saat melakukannya akan pergi ke suatu tempat dan bergembira bersama, bermain game dan masih banyak lagi yang menyenangkan. Namun dalam hal ini, yang perlu diperhatikan adalah untuk mengetahui tips aman touring dengan mobil.