Wah, Toyota Innova Diesel Ternyata Bakal Disuntik Mati

14/08/2019 | Fatchur Sag

Salah satu line up Toyota yang sangat digemari yaitu Toyota Innova Diesel. Konsumsi bahan bakar yang irit dan tenaga yang handal membuatnya sangat menarik dan favorit. Terbukti dibanding dengan varian mesin bensin penjualan Innova Diesel tidak kalah. Jumlahnya masih mencapai ribuan unit baik tipe G, tipe V maupun seri Venturer.

Foto Toyota Innova Venturer tampak dari samping depan

Toyota Innova merajai pasar medium MPV di Indonesia

Secara kuantitas Toyota Innova Diesel memberi kontribusi besar terhadap penjualan Toyota secara keseluruhan. Tapi ada kabar kurang menyenangkan, mobil ini tidak lama lagi bakal dihapus dari pasar India dalam dua tiga tahun ke depan. Mengutip pemberitaan Livemint.com, Toyota Motor Corp. bakal mengganti Innova Diesel dengan model baru bermesin hybrid.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari rencana besar Toyota India untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan mulai 2022 mendatang serta mendorong teknologi hybrid lebih berkembang di pasar lokal. “Pilihan mesin diesel untuk penggantian Innova berikutnya sepertinya tidak cocok sekarang. Toyota akan mengembangkan generasi berikutnya dari Innova dengan sistem hybrid dan memberikan emisi yang lebih ketat dan norma efisiensi bahan bakar strategi ini masuk akal," tutur sumber yang namanya dirahasiakan sebagaimana dikutip dari Livermint, (7/8/2019).

>>> Penjualan Meningkat, Toyota Innova Diesel Kalahkan Varian Bensin

Foto menunjukkan Toyota Innova Touring Sport tampak dari samping depan

Toyota Innova Diesel bakal dihentikan peredarannya di India

Diharapkan Toyota Innova Hybrid ini bisa diperkenalkan pada tahun 2021 atau 2022 untuk kemudian dipasarkan secara global. Soal bagaimana respon pasar terhadap generasi terbaru Innova ini, Toyota Kirloskar Motors selaku APM Toyota di India tidak bisa berkomentar lebih jauh.

Fakta yang ada model Toyota Innova Diesel baik Innova Crysta maupun Touring Sport memberi kontribusi paling besar terhadap penjualan Innova di India dibanding varian bensin. Sementara model hybrid seperti Prius Hybrid dan Camry Hybrid juga belum begitu menarik.

"Sebagai kebijakan, Toyota tidak mengomentari rencana produk masa depan, dan karenanya, kami ingin menahan diri untuk tidak mengomentari hal yang sama," kata juru bicara Toyota Kirloskar Motors.

Terkait rencana besar ini bakal berjalan sesuai rencana, dan kemungkinannya merambah ke Indonesia, layak untuk dinanti.

>>> Aturan Mobil Listrik Ditandatangani, Toyota Siap Melaju Kencang

>>> Intip informasi terkini dunia otomotif hanya ada di Mobilmo

Berita sama topik

  • 18/10/2019 | Fatchur Sag

    Jadi Mobil Bank, Toyota Fortuner Ini Dibikin Tahan Peluru

    Toyota Fortuner ekspor dibuat untuk kebutuhan-kebutuhan khusus sesuai permintaan negara tujuan. Di Vietnam, mobil ini disulap menjadi tahan peluru untuk digunakan sebagai mobil bank pengantar uang. Seperti apa rupanya?

  • 16/10/2019 | Fatchur Sag

    BMW Seri 3 Kuasai Pasar BMW di Indonesia

    BMW Seri 3 melegenda di berbagai negara. Bahkan di Indonesia, penjualan BMW Seri 3 menjadi salah satu yang terbesar dibanding seri BMW yang lain.

  • 15/10/2019 | Fatchur Sag

    Mobil Hybrid Digencarkan, Bagaimana Nasibnya Saat Jadi Mobil Bekas?

    Menyambut era elektrifikasi kendaraan bermotor di ranah global maupun lokal, perlahan tapi pasti mobil konvensional bakal tergantikan dengan mobil listrik maupun mobil hybrid. Artinya cepat atau lambat bakal ada mobil listrik dan mobil hybrid yang jadi mobil bekas. Bagaimana nasibnya nanti?