Suzuki Recall 2 Juta Mobil, Ternyata Berkaitan Dengan Bahan Bakar & Pengereman

22/04/2019 Abdul Pasar Mobil

Kabar terbaru dari Jepang, yang mana pihak Suzuki Motors Corporation menarik kembali unit mobil atau yang sering disebut dengan recall. Jadi Suzuki recall 2 juta mobil setelah dari pihak Kementerian Transportasi Jepang memberikan pernyataan bahwa sistem pengereman dan juga konsumsi bahan bakar ternyata tidak sesuai dengan laporan.

Berkaitan masalah Suzuki recall 2 juta mobil dikutip dari Japan Times pada hari Senin tanggal 22 April 2019. Untuk penarikan yang dilakukan oleh pihak Suzuki merupakan yang paling tinggi dengan jumlah 2,02 juta. Dalam hal ini dari pihak Suzuki mengakui akan adanya kelalaian dari petugas dalam melakukan pengecekan terakhirnya.

Gambar ini menunjukkan logo Suzuki pada kendaraan dengan warna krom

Suzuki merupakan salah satu produsen mobil ternama di Indonesia

>>> Baca Juga, Sudah Punya Sedan Premium, Hyundai Siapkan Model Lain Berdimensi Mungil

Pada awalnya dari pihak Suzuki melakukan perilisan laporan mengenai hasil investigasi internal, setelah itu dilanjutkan untuk verifikasi dari kementrian. Ternyata pada laporan tersebut terdapat adanya inspeksi yang salah dan terus berlanjut.

Dari pihak Suzuki sendiri mengakui akan adanya kesalahan seperti tidak akuratnya info berkaitan dengan masalah efisiensi bahan bakar dan juga tingkat emisi yang sebelumnya pada tahun 2018 pernah diinformasikan. Untuk jumlah model mobil yang dilakukan penarikan terdapat 29 model.

Beberapa model tersebut meliputi  Mini Car Spacia dan juga model yang telah dibuat oleh pihak Suzuki Motors yang pemasarannya dilakukan oleh Mitsubishi Motors Corp, Mazda Motor Corp dan juga Nissan.

"Kami harus berurusan dengan masalah ini. Sebab, kami perlu mengambil tindakan," kata Keiichi Ishii  selaku Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata.

Untuk menanggapi masalah permintaan recall, dari pihak Suzuki memberikan pernyataan, bahwasanya akan menerima dan juga melakukan kerja sama secara penuh dengan pihak kementerian.

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

Gambar ini menunjukkan 3 orang dengan jas hitam sedang menunduk

Suzuki recall 2 juta mobil masalah pengereman dan bahan bakar

“Kami akan dengan tulus menanggapi dan bekerja sama sepenuhnya dengan  kementerian transportasi,” bunyi pernyataan dari pihak pabrikan.

Dengan adanya masalah Suzuki Recall 2 Juta Mobil, tentunya harapan selanjutnya adalah supaya dapat lebih professional. Sehingga dapat lebih meningkatkan kualitas dari pabrikan dan juga produk yang dimiliki.

>>> Beragam berita informatif dunia otomotif hanya di Mobilmo

Mungkin anda ingin baca

  • Layanan Konsumen Suzuki Pasca Mudik Lebaran 2019 Telah Dipersiapkan
    Pasar Mobil Abdul

    Layanan Konsumen Suzuki Pasca Mudik Lebaran 2019 Telah Dipersiapkan

    24/05/2019

    Berhubungan dengan lebaran 2019, dari pihak PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memiliki program yang diberi nama “Ketupat Mudik Ramadhan 2019”. Adanya program tersebut bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan juga keamanan bagi para pemudik selama musim mudik tahun ini. Tentunya dengan adanya layanan konsumen Suzuki saat mudik lebaran akan memberikan nilai plus.

  • Jangan Lupa Mampir Di Rest Area Tol Boyolali, Ini Fasilitas yang Ada!
    Pasar Mobil Abdul

    Jangan Lupa Mampir Di Rest Area Tol Boyolali, Ini Fasilitas yang Ada!

    23/05/2019

    Jalan tol menjadi salah satu rute yang menjadi favorit para pemudik yang menggunakan mobil. Pada umumnya kemacetan hanya terjadi saat berada di gerbang tol saja. Pada rute tersebut terdapat rest area yang berfungsi sebagai tempat istirahat para pemudik. Seperti rest area tol Boyolali yang memiliki banyak fasilitas.

  • Nissan Teana Muncul Kembali Tidak Jadi Disuntik Mati
    Pasar Mobil Abdul

    Nissan Teana Muncul Kembali Tidak Jadi Disuntik Mati

    21/05/2019

    Nissan Teana beberapa bulan lalu telah hilang dari situs resmi Nissan. Hal tersebut membuat banyak anggapan yang kurang baik terhadap mobil sedan besutan Nissan tersebut. Bahkan banyak yang mengatakan bahwa Teana telah disuntik mati sehingga dihilangkan dari situs resmi PT Nissan Motor Indonesia (NMI).