Perlahan Tapi Pasti, Taksi Listrik Mulai Gantikan Black Cabs di Kota London

13/09/2018 Fatchur Sag Pasar Mobil

Tak ada maksud lain dari pergeseran angkutan umum kota London, Black Cabs ke taksi listrik selain kepedulian warga Inggris dalam meningkatkan kualitas udara yang lebih baik. Kendaraan listrik tidak memiliki emisi gas buang dan tidak ada kebisingan sehingga kenyamanan warga Inggris bisa lebih meningkat dan terjamin.

Nama Black Cabs bagi orang kebanyakan orang Indonesia masih sangat asing. Jangankan mengenal lebih jauh, mendengar namanya saja terkadang belum pernah. Tapi di Inggris beda, Black Cabs bukan barang asing. Black Cabs adalah sebutan untuk taksi di kota London yang memiliki legalitas dari pemerintah. Di sebut Black Cabs karena desain taksi ini didominasi warna hitam dari ujung depan hingga belakang sampai sampai pada bagian interiornya.

Foto Taksi Black Cabs berjajar menunggu penumpang

Taksi Black Cabs sudah menjadi ikon Kota London sejak puluhan tahun (foto: Autoevolution)

Taksi Black Cabs tidak melulu pada satu merek kendaraan, tapi terdiri dari banyak merek legendaris dan cukup ternama mulai dari Austin, Morris, Mercedes Benz, Citroën hingga merek China Geely. Saking lama dan banyaknya populasi taksi hitam ini di kota London, Black Cabs dicap sebagai ikon kota London yang paling mudah dikenal selain Big Ben dan Tower Bridge.

Satu yang disayangkan, Black Cabs tidak cukup ramah lingkungan. Selama puluhan tahun beroperasi, Black Cabs menjadi salah satu jenis kendaraan yang banyak menyumbang polusi gas buang dan mengotori udara. Maklum, Black Cabs rata-rata dibekali mesin diesel yang terkenal dengan asap pekatnya. Hanya karena status cult atau pengkultusan, generasi masa lalu tidak punya keberanian untuk meniadakan keberadaan taksi hitam ini dari kota London.

>>> Jaga Kualitas Armada, Blue Bird Jual Lebih Dari 5.000 Unit Bekas Taksi Dalam 2 Tahun

Masuk di era milenial dalam beberapa tahun terakhir dimana tren dunia mulai mengarah kepada kendaraan ramah lingkungan, warga London secara perlahan mulai sadar pentingnya kualitas udara yang baik. Baik warga, pengemudi serta pemerintah, mereka secara perlahan mulai mengurangi keberadaan Black Cabs dan beralih ke taksi listrik yang memang sudah mulai beredar di pasaran London.

Satu sisi diakui ada keengganan pemilik taksi buat mengganti mobil dieselnya ke taksi listrik. Hal ini dikarenakan mereka harus mengeluarkan uang dalam jumlah tidak sedikit untuk ukuran sopir taksi sebab taksi listrik harganya 25 persen lebih mahal dari taksi diesel. Tapi di sisi lain mereka mengakui bahwa taksi listrik memiliki banyak keunggulan.

"Pintu membuka ke arah yang berlawanan. Penumpang bisa masuk dengan mudah saat lalulintas padat," tutur salah satu sopir taksi listrik bernama Paul Chrisostomou.

"Di sini ada USB port juga Wifi. Semua terkoneksi, dan dikendalikan oleh sopir," lanjutnya.

>>> Dapatkan review mobil terbaru hanya ada di Mobilmo

Gambar Taksi listrik sedang isi tenaga

Generasi terbaru taksi Black Cabs dibekali mesin listrik ramah lingkungan, menggantikan Black Cabs legendaris bermesin diesel (foto: ABCNews)

Sopir taksi Black Cabs lain bernama Steve Kenton mengungkap, untuk memiliki taksi listrik yang baru minimal harus punya uang sebesar 62.000 Pounds. Harga ini dianggap cukup mahal karena dengan harga segitu bisa digunakan buat membeli mobil baru merek Porsche atau Maserati kelas menengah.

"Sebagai gambaran, harganya ada pada kisaran yang sama dengan sebuah Maserati atau Porsche kelas menengah." kata Kenton.

>>> Masuk Era Green Car, Toyota Siapkan Varian Rendah Emisi Semua Modelnya

Pemerintah London memahami apa yang dikeluhkan para sopir Black Cabs saat mereka harus mengganti taksi mereka dengan taksi listrik. Tapi, mau tidak mau mereka harus melakukan itu sebab di tahun 2050, London ditargetkan menjadi kota dengan tingkat emisi 0 persen. Sebagai keringanan, para sopir taksi diberikan subsidi sebesar 8,500 Euro untuk mengganti Black Cabs dengan taksi listrik yang baru.

Langkah pemerintah London mendapat sambutan dari Yayasan Mum for Lungs yang peduli dengan kesehatan anak-anak.

"Terutama di pusat kota London, taksi hitam ini kontributor terbesar nitrogen oksida dan partikel halus. Bagus sekarang perlahan ditarik dari jalanan," tutur Jemima Hartshorn, founder dari Mums For Lungs.

So, jika ini benar-benar terealisasi, London bakal menjadi kota dengan udara paling bersih di dunia. Sementara Black Cabs diesel bakal jadi sejarah yang namanya melegenda di industri transportasi kota London.

>>> Intip informasi terkini dunia otomotif hanya ada di Mobilmo

Foto Kampanye kesehatan udara di London

Kampanye membebaskan udara London dari polusi yang digagas Mums for Lungs (foto:OccupyLondon)

>>> Ingin membeli mobil, cek daftar harga mobil terbaru dan terlengkap hanya ada di sini

Mungkin anda ingin baca