Mitsubishi Berencana Menjual Mobil Listrik Outlander PHEV Di Indonesia

17/04/2019| Fatchur Sag

Mitsubishi Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) pertama kali dikenalkan oleh MMC (Mitsubishi Motors Corporation) ke publik pada tahun 2013 silam. Kehadiran mobil listrik sekaligus ramah lingkungan ini ternyata mampu memikat hati konsumen, terbukti lima tahun berjalan sejak 2013 hingga Maret 2018 penjualan Outlander PHEV laku dipasaran sebanyak 153.000 unit yang tersebar di 55 negara.

Bahkan hingga sampai saat ini populasi SUV besutan MMC ini semakin luas dan diklaim menjadi salah satu kendaraan hibrida plug-in paling laris di dunia.

Foto Mitsubishi Outlander PHEV sedang isi ulang listrik, penampilannya begitu tenang

Mitsubishi Outlander PHEV sukses menjadi salah satu mobil listrik terlaris di dunia

Berangkat dari situlah Ogi Ikematsu selaku Director of Coordination & Development Division Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyatakan bahwa pihaknya tidak lama lagi juga akan memperkenalkan Outlander PHEV untuk masyarakat Indonesia.

Hanya saja hingga sampai saat ini waktunya belum juga ditentukan dikarenakan masih ada kendala, yakni menunggu peraturan pemerintah berkaitan dengan kendaraan listrik yang konon bakal memberikan insentif bagi produsen. Untuk sementara waktu mobil ini Mitsubishi Outlander PHEV terus diperkenalkan kepada calon konsumen di Indonesia.

Selain itu Mitsubishi juga memberikan keterangan secara resmi, Jumat (12/4/2019) bahwa hingga sampai saat ini secara menyeluruh penjualan Outlander PHEV sudah mencapai 200.000 unit yang tersebar di lebih dari 50 negara di dunia sejak pertama kali diluncurkan.

>>> Bersaing Dengan Merek Top di Eropa, Penjualan Mitsubishi Outlander PHEV Paling Tinggi

Gambar sistem PLUG-IN HYBRID pada Outlander PHEV

Canggihnya pada Mitsubishi Outlander PHEV

Menurut Ikematsu, untuk mobil listrik sebenarnya di Indonesia sudah memiliki potensi yang terbilang cukup baik. Akan tetapi perubahan pola pikir menjadi salah satu langkah awal yang sangat penting. Ia mencontohkan, masyarakat tidaklah perlu takut meskipun dalam kondisi banjir penumpang akan tetap aman saat berkendara menggunakan mobil listrik.

Jika nantinya memang benar mobil ini akan dipasarkan di Indonesia, opsi pertama bakal didatangkan secara utuh (CBU) dari Jepang. Hal tersebut dilakukan mengingat di Indonesia sendiri masih membutuhkan waktu untuk merakit Outlander PHEV.

>>> Target Realistis Mitsubishi Motors, Jual 150.000 Unit Mobil di 2019

>>> Beragam berita informatif dunia otomotif hanya di Mobilmo

Berita sama topik

  • Suzuki New Carry Minibus Dibanderol Dengan Harga Lebih Tinggi Dari APV

    15/10/2020| Abdul

    Suzuki New Carry Minibus Dibanderol Dengan Harga Lebih Tinggi Dari APV

    Akhirnya pihak Suzuki menghadirkan Suzuki New Carry Minibus. Yang mana mobil ini mempunyai harga lebih mahal dibandingkan versi pick up nya. Seperti yang kita tahu, bahwa mobil Suzuki Carry identik dengan pebisnis yang membutuhkan alat transportasi untuk angkut barangnya.

  • Mengapa Mobil Listrik i-MiEV All Electric Akan Berhenti Produksi?

    08/10/2020| Abdul

    Mengapa Mobil Listrik i-MiEV All Electric Akan Berhenti Produksi?

    Mobil listrik i-MiEV all electric dikabarkan akan berhenti diproduksi pada akhir tahun. Rencananya model baru akan dikembangkan Mitsubishi bersama dengan Nissan. Hal tersebut karena ada alasan dari pihak pabrikan terkait pemberhentian produksi.

  • Mobil Ferrari Legendaris Kondisinya Berantakan Tapi Laku Rp. 400 jutaan

    06/10/2020| Abdul

    Mobil Ferrari Legendaris Kondisinya Berantakan Tapi Laku Rp. 400 jutaan

    Tidak semua orang dapat merawat mobil mewah dengan baik. Untuk alasannya tentu beragam, mengingat mobil tersebut adalah kendaraan mewah jadi biaya perawatan juga lebih mahal. Bahkan ada pula mobil mewah yang dibiarkan begitu saja dalam kondisi terbengkalai. Kali ini kami akan membahas tentang mobil Ferrari Legendaris.

International