Jasa Marga Pastikan Seluruh Tol Jawa Timur Siap Sambut Lebaran 2020

16/05/2020 | Fatchur Sag

Musim puasa dan lebaran tahun ini diwarnai pandemi virus Corona (COVID-19) yang membuat berbagai aktivitas serba terbatas. Meski demikian, hal itu tak menyurutkan Jasa Marga untuk tetap memberi pelayanan yang terbaik, termasuk Jasa Marga Group di Wilayah Jawa Timur yang merupakan Representative Office 3 JTT, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri, PT Jasamarga Surabaya Mojokerto, PT Jasamarga Pandaan Tol, PT Jasamarga Gempol Pasuruan dan PT Jasamarga Pandaan Malang serta PT Jasamarga Related Business Wilayah V Jawa Timur.

Mereka menyatakan siap menyambut Lebaran 202o. Sejumlah layanan terbaik disiapkan meliputi Kesiapan Layanan Utama, yaitu Layanan Transaksi, Layanan Lalu Lintas, Layanan Pemeliharaan serta Kesiapan Layanan Pendukung dan Pelayanan.

Foto menunjukkan Gerbang Tol Pasuruan

Jasa Marga siap sambut Lebaran 2020 dengan pelayanan terbaik

Dalam pernyataan resminya, General Manager Representative Office 3 JTT Ruas Surabaya-Gempol, Hendri Taufik memperkirakan bakal ada peningkatan arus lalu lintas pada 21 Mei 2019, khususnya pengendara yang meninggalkan Surabaya.

“Kami akan memantau lalu lintas pada Gerbang Tol (GT) utama seperti GT Kejapanan Utama, GT Sidoarjo 2, dan GT Waru Utama. Ada total 113 gardu dari keseluruhan GT pada ruas Surabaya-Gempol yang akan dioperasikan pada saat Lebaran tahun 2020 ini,” jelas Hendri Taufik, (15/5/2020).

Hendri Taufik juga menjelaskan, terdapat 4 titik yang berpotensi terjadi antrian di ruas Jalan Tol Surabaya-Gempol, yaitu di GT Kejapanan Utama, GT Sidoarjo, sekitar Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) 754 A dan TIP 753 B serta di GT Waru Utama.

>>> Persiapan Penuh Polres Cirebon Kota Sambut Mudik Lebaran 2020

Foto menunjukkan salah satu rest area jalan tol di Jawa Timur

Sejumlah rest area disiagakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan

Untuk memastikan layanan operasional tetap berjalan baik, JTT juga telah menyiapkan langkah antisipatif jika terjadi antrian kendaraan atau kepadatan lalu lintas seperti:

  1. Percepatan penanganan gangguan
  2. Distribusi beban lalu lintas (pengalihan rute di tol atau ke arteri)
  3. Optimalisasi kapasitas jalur (Contraflow)
  4. Percepatan distribusi informasi (VMS dan kerjasama dengan Media)
  5. Informasi Terpadu antara Ruas dengan Kantor Pusat
  6. Ketersediaan Nomor Telepon Penting di Senkom: Pelayanan Derek, Rumah Sakit, Pos Keamanan, PMI, Bengkel, SPBU, Pemadam Kebakaran, dll.
  7. Persamaan Persepsi dengan Instansi Terkait
  8. Pemenuhan Petugas Siaga Lebaran Untuk Pelayanan Lalu Lintas

Sementara itu, Hendri Taufik menjelaskan untuk kesiapan pelaksanaan konstruksi sampai saat ini JTT ruas Surabaya-Gempol masih melakukan pekerjaan konstruksi di lapangan untuk memastikan jalan tol selalu terpelihara dan memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Namun untuk memastikan operasional jalan tol berjalan lancar, kami juga akan melakukan pemberhentian kegiatan proyek di jalan tol mulai H-3 (21 Mei 2020 pukul 00.00) s.d HH (25 Mei 2020 pukul 24.00),” tambahnya.

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

Foto menunjukkan petugas jalan tol

Petugas siap membantu pengendara yang membutuhkan

Dalam rangka pencegahan Covid-19, JTT melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19 di Jalan Tol Surabaya-Gempol, seperti melakukan sosialisasi, edukasi, dan penyampaian metode pencegahan, pemeriksaan petugas, melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin, penyediaan hand sanitizer pada sarana publik, dan pengukuran suhu tubuh sebelum petugas bekerja.

“Meski demikian, kami mengimbau masyarakat agar menaati peraturan yang ditetapkan Pemerintah untuk tetap di rumah guna menekan penyebaran Covid-19,” jelasnya.

>>> Hanya 8 Jenis Kendaraan Yang Bebas Melintas Saat Larangan Mudik

Untuk di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP)/Rest Area, PT Jasamarga Related Business (JMRB) selaku pengelola TIP sudah melakukan prosedur pelaksanaan pencegahan penyebaran Covid-19 di TIP seperti pemasangan himbauan, screening suhu pengunjung, pemberlakuan parking distancing, physical distancing di area toilet, musholla, pujasera, minimarket, dan atm.

“Mendekati H-3 sampai dengan H+2, kita lebih meningkatkan pada pemeriksaan suhu badan pengguna jalan yang memasuki Rest Area dengan kegiatan screening”, jelas Kepala Wilayah V Jawa Timur PT JMRB, Agung Purwanto.

“Apabila ditemukan pengunjung rest area yang suhunya melebihi 38° C, akan diarahkan untuk transit di ruang isolasi pada Rest Area kemudian akan dijemput oleh petugas dari Rumah Sakit rujukan terdekat,” tutupnya.

>>> Jasa Marga Gelar Simulasi Penanganan COVID-19 di Jalan Tol

Foto menunjukkan jalan Tol Surabaya-Gempol tampak dari udara

Dihimbau untuk selalu berhati-hati saat melintas di jalan tol

>>> Beragam berita informatif dunia otomotif hanya di Mobilmo

Berita sama topik