Gandeng OTO Group, Gojek Bantu Mitra Driver Ringankan Kredit Motor dan Mobil

28/04/2020| Fatchur Sag

Pandemi virus Corona (COVID-19) berdampak pada roda perekonomian masyarakat. Salah satunya driver ojek online (OJOL) yang pendapatannya makin menurun karena sepi orderan. Terlebih dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dimana OJOL hanya boleh mengangkut orderan barang dan dilarang mengangkut penumpang. Sementara penghasilan driver 80 persen-nya dari angkutan penumpang.

Foto menunjukkan helm identitas Gojek

Gojek dapat keringanan dari leasing OTO group

Gojek turut menaruh perhatian untuk hal yang satu ini. Banyak mitra kerjanya mengalami penurunan penghasilan sehingga kesulitan membayar angsuran kendaraan bermotor yang dipakai untuk kerja. Gojek membantu agar beban yang ditanggung mitranya semakin ringan. Bersama dengan OTO Group melalui PT OTO Multiartha dan PT Summit OTO Finance Gojek memberi bantuan berupa penundaan pembayaran selama 6 bulan atau perpanjangan masa pinjaman hingga satu tahun.

Dalam keterangan resminya Chief of Operations Gojek, Hans Patuwo, mengatakan, “Pandemi COVID-19 ini telah berdampak pada semua pihak, baik pada perusahaan maupun mitra driver kami. Dalam hal ini, kami akan terus mencari solusi untuk dapat meringankan beban yang dihadapi mitra driver Gojek dan keluarganya, termasuk membantu meringankan biaya pengeluaran yang dipakai membayar angsuran kendaraan bermotor yang mereka pakai untuk mencari nafkah sehari-hari. Oleh karena itu, kami berterima kasih kepada OTO Group yang telah sepakat membantu kami untuk mewujudkan hal tersebut dengan memberikan mekanisme keringanan angsuran yang terbaik bagi para mitra driver GoRide dan GoCar”.

>>> 10.000 Driver Ojek Online Dapat Cashback Rp15 Ribu Dari Pertamina Per Hari Tiap Isi BBM

Foto menunjukkan driver mitra GoCar mitra Gojek

Dengan keringanan angsuran mitra bisa lebih tenang bekerja

Sementara itu Deputy CEO, OTO Group Victoria Rusna, menyampaikan dukungannya atas langkah yang diambil Gojek dalam membantu para mitranya. “Kami sangat mendukung upaya Gojek membantu para mitranya dalam meringankan biaya pengeluaran yang saat ini menjadi persoalan besar bagi sektor informal, termasuk driver ojol. Kami juga merasa gembira bahwa secara konkret OTO Group dapat merealisasikan arahan pemerintah dengan memberikan mekanisme keringanan pembayaran angsuran yang terbaik yang dapat kami tawarkan kepada para mitra driver Gojek yang memenuhi syarat dan merupakan debitur di perusahaan kami.”

Cara mendapatkan keringanan juga cukup mudah. Driver mitra Gojek cukup mendaftarkan diri di website resmi OTO untuk kemudian menunggu data diverifikasi. Jika memenuhi syarat bisa langsung mendapatkan bantuan kredit sesuai yang dibutuhkan.

“Bagi ribuan mitra driver Gojek yang telah mengajukan permohonan di website resmi kami dan memenuhi syarat, akan kami verifikasi datanya terlebih dahulu. Jika semua proses tersebut telah dilakukan, kami berharap agar para mitra driver Gojek yang juga merupakan debitur kami ini segera mendapatkan fasilitas keringanan angsuran tersebut." kata Victoria.

>>> Meski Ada Kelonggaran, Driver OJOL Tetap Dilarang Mengangkut Penumpang Selama PSBB

Foto menunjukkan transaksi finansial di OTO Finance

Kerjasama Gojek dan OTO Finance ringkan mitra

Upaya yang dilakukan OTO Group ini juga merupakan realisasi dari arahan pemerintah kepada perusahaan pembiayaan untuk melakukan restrukturisasi kredit kendaraan bermotor, yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No.14/POJK.05/2020 Tentang Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 Bagi Lembaga Jasa Keuangan NonBank. Di mana, para pekerja sektor informal, termasuk mitra driver online, dapat mengajukan keringanan angsuran kredit kepada bank dan perusahaan pembiayaan (multifinance).

>>> Beragam berita informatif dunia otomotif hanya di Mobilmo

Berita sama topik

  • Sudah Masuk Maret, Ini Penurunan Harga Mobil Toyota Yang Terkena Relaksasi PPn BM

    02/03/2021| Abdul

    Sudah Masuk Maret, Ini Penurunan Harga Mobil Toyota Yang Terkena Relaksasi PPn BM

    Penurunan harga mobil Toyota terjadi karena sudah mulai dilakukan kebijakan relaksasi PPn BM mulai 1 Maret 2021. Banyak produsen kendaraan yang terkena kebijakan ini, khususnya bagi yang mempunyai kendaraan di bawah 1.500 cc. Kali ini kami informasikan mengenai penurunan harga mobil Toyota, sehingga bagi Sobat yang ingin membeli mobil bisa jadi inilah saatnya.

  • Masyarakat Menunda Beli Mobil Daihatsu & Toyota Untuk Tunggu Relaksasi PPn BM 0%

    25/02/2021| Abdul

    Masyarakat Menunda Beli Mobil Daihatsu & Toyota Untuk Tunggu Relaksasi PPn BM 0%

    Masyarakat menunda beli mobil saat ada kabar bulan Maret akan ada relaksasi pajak 0%. Hal tersebut bisa membuat bulan Februari mengalami penurunan dalam penjualan mobil. Meskipun begitu dari pihak Daihatsu dan Toyota yakin akan kenaikan terjadi di bulan Maret 2021.

  • Relaksasi Pajak PPn BM Dimulai Bulan Maret 2021, Ini Mobil Toyota Yang Mendapatkan Dan Tidak

    23/02/2021| Abdul

    Relaksasi Pajak PPn BM Dimulai Bulan Maret 2021, Ini Mobil Toyota Yang Mendapatkan Dan Tidak

    Terdapat kebijakan dari pihak pemerintah untuk relaksasi Pajak PPn BM. Tentunya mobil yang mendapatkan insentif pajak tersebut akan mempunyai harga yang lebih terjangkau. Namun terdapat 3 tahapan dalam pemberian insentif, jadi sebaiknya mengetahuinya agar tidak terjadi kekeliruan saat ingin melakukan pembelian mobil. Nah kali ini kami akan memberikan beberapa daftar mobil Toyota yang mendapatkan insentif dan yang tidak.

International