Mengapa Tuning Mesin Turbo Itu Lebih Sulit Dari Mesin N/A? Ini Alasannya...

18/03/2019 Arfian Alamsyah TOP mobil

Turbocharger atau perannti induksi udara paksa kedalam mesin seringkali menjadi alternatif instan penambah tenaga mesin yang kerap kali dilakukan oleh tuner sayang hal ini lebih sulit dilakukan. Lantas, mengapa tuning mesin turbo lebih sulit dari mesin N/A? Ini alasannya...

Turbocharger, atau dikenal dengan turbo adalah suatu peranti induksi udara paksa kedalam mesin yang berfungsi untuk meningkatkan performa serta efisiensi pada mesin. Cara ini banyak dilakukan oleh pabrikan mobil terhadap produknya. Tidak hanya pabrikan saja, namun, cara ini juga disukai para tuner. Namun, ada ganjalan bagi para tuner ini mengaplikasikan turbo, karena setupnya lebih sulit dari mobil N/A alias Naturally Aspirated. Lantas mengapa tuning mesin turbo itu lebih sulit dari mesin N/A? Ini dia alasan teknisnya...

>>> Save mode di transmisi otomatis itu apa dan bagaimana sih? Ini penjelasan teknisnya...

Tampakk Mesin Daihatsu Ayla Turbo ADM

Menyetting mesin berturbo harus hati-hati terhadap pasokan bahan bakar dan udara ke mesin

Secara alami, mesin non turbo diberi turbocharger tentunya membutuhkan banyak sekali penyesuaian. Antara lain, fuel system, fuel management system, hingga penyesuaian part internal seperti clearance piston, juga alat penggebuk kompresi itu harus pakai yang low compression agar tahan saat mendapat tekanan udara dari turbo. "Mesin dengan turbo itu lebih sensitif terhadap jumlah bahan bakar yang di-inject ke mesin, semuanya harus pas agar optimal," tambah Yongki Prioutomo selaku mekanik dari bengkel Motomobi.

>>> Ingin membeli mobil baru? Dapatkan daftar terlengkap hanya di sini

Tampak Piston high comp di F10A Karimun

Piston high comp seperti ini haram hukumnya di mesin berturbo jika ingin boost-nya besar

Pria yang sering menjadi narasumber di acara VLOG Bengkel Motomobi ini juga menambahkan kalau tuning mesin berturbo itu takaran bensinnya harus pas sekali. "Kalau kebanyakan bensin daripada udara efeknya tenaga turun, kalau bensinnya terlalu sedikit dari udara akan berbahaya. Karena dapat menyebabkan suhu diruang bakar menjadi tinggi diatas normal. Mesin bisa ngelitik (knocking) dan katup exhaust (klep ex) bisa kebakar bahkan hancur," tutup pria yang pernah jadi pembalap drag race di tahun 1990-an ini. So, itulah alasannya mengapa tuning mesin turbo itu lebih sulit dari mesin N/A.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Mungkin anda ingin baca