Kenapa Engine Mounting Mobil Modern Mudah Rusak? Ini Alasannya...

27/03/2019| Arfian Alamsyah

Saat ini, keselamatan berkendara adalah hal mutlak yang tidak dapat ditolerir oleh apapun. Karena sejatinya, kerusakan pada kendaraan separah apapun kecuali terbakar masih dapat diperbaiki, berbeda dengan tubuh manusia yang jika rusak akan cenderung cacat. Oleh karena itu pabrikan mobil saat ini berlomba-lomba untuk merancang mobil mereka untuk seaman mungkin. Meski harus diakui, semakin aman mobil akan makin mudah ringsek. Ternyata rancangan mobil yang aman berpengaruh juga terhadap 'kekuatan' engine mounting-nya.

>>> Ini alasannya kenapa setup mesin ber-turbo lebih sulit dari mesin NA?

Mitsubishi Xpander tabrakan

Saat tabrakan secara otomatis engine mounting melepaskan diri dan membuat mesin jatuh

Jika Anda rajin main kebengkel Anda akan menemukan beberapa komplain seperti mobil baru dipakai belum sepuluh tahun engine mounting-nya mudah sekali untuk rusak. Kenapa engine mounting mobil modern mudah untuk rusak? Ternyata ada alasannya. Alasan utama adalah keamanan, karena saat tabrakan frontal yang parah, mesin biasanya jatuh kebawah untuk mengurangi efek dapur pacu terdorong kekabin dan membuat pengemudi dan penumpang mengalami cidera. Saat terjadi tabrakan frontal, secara otomatis engine mounting 'melepaskan diri'.

>>> Ingin membeli mobil baru? Dapatkan daftar terlengkap hanya di sini

Tampak Engine mounting All New Honda Brio

Engine mounting harganya tidak menguras kantong, namun memasangnya perlu tenaga ahli

Jadi itulah alasan mengapa engine mounting mobil kekinian lebih mudah rusak karena alasan safety. Namun, jangan khawatir, meski engine mounting mobil kekinian tidak sekuat dulu, namun harga jual dari engine mounting rata-rata tidak mahal.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Berita sama topik

International