Blueprint Engine, Cara Memaksimalkan Tenaga Mesin Tanpa Ganti Part

26/01/2019 Arfian Alamsyah TOP mobil

Jika Anda berpikir cara untuk menaikkan tenaga mesin adalah dengan proses penggantian part internal mesin, maka Anda salah. Karena ada salah satu cara yang dapat ditempuh untuk memaksimalkan tenaga mesin tanpa ganti part, yaitu blueprint engine.

Blueprint Engine sejatinya adalah sebuah proses untuk membangun ulang mesin. Demi memenuhi kebutuhan khusus, seperti untuk balap, maupun dengan tujuan agar mesin lebih presisi. Blueprint engine dalam prosesnya memerlukan waktu kerja yang tidak sedikit dan biaya yang dikeluarkan nggak murah. Karena tujuan utama dari blueprint ulang mesin adalah menciptakan mesin yang lebih balance (seimbang, red), rendah vibrasi, meminimalkan kebocoran blow by gas, lebih tahan lama dan tentunya menaikkan tenaga.

>>> Tenaga mobil Anda ngempos? Mungkin ring piston yang sudah rusak menyebabkan blow by gas tinggi

Tampak sebuah Noken As mobil Honda Jazz mesin L15 yang sudah di Blueprint

Setiap bagian atawa parts diukur ulang, ditimbang dan melalui proses balancing ulang yang begitu teliti dan hati-hati. Part yang di blueprint engine ulang biasanya piston, connecting-rod, crankshaft. Ketiga part tersebut dilakukan pengecekan secara visual dan dengan bantuan alat berbasis inframerah guna mengetahui apakah ada keretakan (cracks) atau bentuk yang tidak sesuai (deformed). Semua part diukur apakah sudah tepat beratnya, kemudian ditimbang dan dibandingkan satu dengan lainnya supaya perbedaan berat menjadi sedekat mungkin dalam tolerasi.

>>> Ini dia cara mudah agar akselerasi mobil Anda bisa menjadi lebih cepat tanpa ganti jeroan mesin

Tampak sebuah Piston dan Setang Piston yang siap di blueprint

Mesin dengan spesifikasi pabrikan biasanya menyediakan toleransi gap

Mesin dengan spesifikasi pabrikan biasanya menyediakan toleransi gap atau celah kerenggangan (clearance) yang biasa digunakan sebagai standar pedoman untuk merakit ulang mesin produksi masal. Seperti jarak kerenggangan antara piston dengan dinding silinder (piston to wall), gap ujung ring piston, gap metal duduk dengan crankshaft journal, jarak kerenggangan metal jalan dengan con-rod journal, crankshaft end-play, pin dengan piston, serta kerenggangan camshaft journal dengan cap dan masih banyak lagi. Sayangnya proses blueprint engine ini tidak bisa dilakukan oleh pabrikan, karena akan memperlambat proses produksi dan juga membuat biaya produksi semakin mahal.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Mungkin anda ingin baca

  • Mengapa BMW 323i M/T E36 Sangat Cocok Untuk Mobil Drifting?
    TOP mobil Arfian Alamsyah

    Mengapa BMW 323i M/T E36 Sangat Cocok Untuk Mobil Drifting?

    30/01/2019

    Ini alasan mengapa BMW 323i M/T E36 adalah mobil yang harus Anda pilih pertama kali untuk latihan Drifting, Lalu mengapa BMW 323i M/T E36 sangat cocok untuk dijadikan mobil drifting?

  • Piggyback vs ECU Stand Alone, Mending Mana?
    TOP mobil Arfian Alamsyah

    Piggyback vs ECU Stand Alone, Mending Mana?

    25/01/2019

    Salah satu pembaca rubrik tips dan trik teknis di Mobilmo.com sempat bertanya ke redaksi, lebih baik pasang piggyback atau pasang ECU Stand Alone guna meng-upgrade performa mobilnya. Nah, mending mana ya? Piggyback atau ECU Stand Alone.

  • Pergi Berlibur Berdua, Ini Mobil Paling Cocok dan Layak Dipilih
    TOP mobil Fatchur Sag

    Pergi Berlibur Berdua, Ini Mobil Paling Cocok dan Layak Dipilih

    31/12/2018

    Ketika Anda merencanakan liburan, tentunya ada berbagai hal yang wajib dipertimbangkan masak-masak, termasuk pilihan moda transportasinya. Anda bisa pilih gunakan sarana transportasi umum seperti pesawat, kereta api, maupun bus, atau pilih naik kendaraan pribadi. Tapi jika hanya pergi berlibur berdua, apa kira-kira mobil paling cocok dan layak dipilih?