Ada 5 Kebiasaan Buruk Membuat Kopling Cepat Rusak

07/10/2019 | Mahmudi Restyanto

 

1. Menginjak Kopling Kasar

Pengemudi Menginjak kopling

Menginjak pedal kopling terlalu kasar bisa berakibat buruk 

Hal pertama yang menyebabkan kopling cepat rusak adalah kebiasaan dalam menginjak dan melepas pedal dengan kasar. Kebiasaan ini dapat menyebabkan kopling mobil cepat rusak. Mengapa? Karena saat melepaskan pedal kopling, transmisi mobil belum berpindah dan terdengar bunyi kasar pada kopling. Untuk itu, pemilik atau pengendara harus memperhatikan keselarasan pedal kopling dengan perpindahan transmisi mobil.

>>> Baca juga: Pelajari Tips Berkendara dan Perawatan Tepat Transmisi CVT Yuk!

2. Setengah Kopling

Menginjak setengah kopling

Pengemudi menginjak setengah kopling saat mobil berjalan

Kebiasaan menginjak setengah kopling saat macet atau saat berada di tanjakan, juga menyebabkan berbau menyengat. Ketika kopling diinjak setengah, membuat kopling cepat rusak. Jadi, coba hilangkan atau minimal kurangi sedikit demi sedikit kebiasaan menginjak setengah kopling, supaya mobil tidak mudah rusak.

3. Terlalu Sering Menginjak

Kopling sering diinjak oleh pengemudi

Terlalu sering menginjak pedal kopling bisa membuatnya cepat rusak

Menginjak pedal kopling terlalu sering sepanjang perjalanan juga dapat mempercepat kerusakan. Pasalnya, kebiasaan tersebut menyebabkan bantalan rilis dan pelat kopling lebih mudah aus. Pengendara atau pemilik mobil harus lebih memastikan untuk tidak selalu menginjak kopling pada saat berkendara. Terutama pada saat di tanjakan dan kemacetan untuk menghindari kopling cepat rusak.

>>> Wajib Dipakai di Tanjakan, Begini Cara Menggunakan Gigi 1 Mobil Transmisi Manual

4. Menggantung Kopling

pengemudi wanita menginjak kopling

Menggantung kopling saat mengemudi bisa membuatnya cepat rusak

Ketika jalan menanjak dan macet, biasanya pengendara sering menggantung pedal kopling. Hal ini akan menyebab gesekan pada kampas, serta mengakibatkan kopling cepat aus. Pengemudi harus memperhatikan untuk tidak selalu menggantung pedal kopling agar tidak membuat kopling cepat rusak.

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

5. Posisi Gigi Tidak Sesuai Kecepatan Mobil

Pengemudi mengganti gigi

Sesuaikan perpindahan gigi dengan kecepatan mobil

Kebiasaan menggunakan gigi transmisi yang tidak sesuai dengan percepatan mobil juga dapat mempercepat masalah kerusakan kopling. Misalnya, posisi transmisi berada di gigi satu, akan tetapi kecepatan mobil berada di 30 km/jam. Untuk itu, pengemudi juga harus lebih menyesuaikan posisi gigi transmisi dengan kecepatan mobil. Demikian tips menghindari kebiasaan yang membuat kopling cepat rusak, semoga berguna.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Berita sama topik

  • 10/10/2019 | Abdul

    Beresiko Putus, Begini Cara Merawat Fan Belt Agar Lebih Awet

    Mobil terdiri dari beberapa komponen yang sangat penting pada kendaraan. Salah satunya adalah fan belt yang mempunyai fungsi untuk menyalurkan putaran mesin menuju ke komponen pendukung lain seperti misalnya adalah kompresor AC mobil. Agar dapat bekerja dengan baik maka perlu dilakukan perawatan. Lantas bagaimana cara merawat fan belt pada mobil.

  • 08/10/2019 | Mahmudi Restyanto

    Masih Banyak Beredar, Begini Cara Mengenali Pelek Palsu Atau Asli

    Mengganti pelek merupakan cara termudah untuk mempercantik tampilan mobil. Para penjual pelek pun bisa ditemui dengan mudah, lengkap dengan berbagai model serta jenis peleknya. Namun hati-hati, masih ada pelek palsu beredar di pasaran. Berikut cara mengenali pelek palsu atau asli.

  • 07/10/2019 | Mahmudi Restyanto

    Jangan Diremehkan, Kenali Ciri Tie Rod Rusak

    Sektor kaki-kaki merupakan salah satu bagian penting dalam menunjang kenyamanan dan keselamatan berkendara. Bagian ini memiliki banyak komponen, salah satunya adalah tie rod. Ternyata ada ciri tie rod rusak yang bisa Anda rasakan agar tidak celaka di jalan.