Posisi Duduk Yang Aman Di Mobil Bagi Pengendara dan Penumpang

01/05/2018| Mobilmo.com

Salah satu hal yang tidak ingin dialami pengendara adalah kecelakaan. Hal tersebut bahkan menjadi momok yang menakutkan bagi pengemudi Mobil ataupun motor. Sebab untuk masalah tersebut bisa saja membuat nyawa melayang. Meskipun berbagai fitur canggih telah disematkan, bukan berarti tidak khawatir masalah hal tersebut. Posisi duduk yang aman saat di Mobil bisa saja menjadi salah satu faktor yang bisa menjadi juru selamat ketika terjadi kecelakaan.

Seperti yang dikatakan oleh Jusri Pulubuhu yang merupakan pemilik dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC). Bahwasanya dalam posisi duduk supaya mengusahakan tidak terlalu berdekatan dengan kemudi Mobil. akan tetapi jangan sampai terlalu jauh jika handling sedang tidak maksimal.

Posisi duduk yang aman bisa menghindarai cedera parah ketika terjadi benturan

 “Setir yang dekat dengan badan kita tidak baik. Karena ketika airbag akan meledak tidak optimal ketika tubuh pengemudi dekat dengan kolom setir, jadi harusnya ada kerenggangan," kata Jusri saat berbincang dengan salah satu media.

"Pun dengan kaki, kalau terlalu dekat akan mencederai tempurung atau lutut,” tambahnya.

Posisi duduk yang terlalu dekat dengan kemudi Mobil dapat menimbulkan dampak tersendiri. Hal tersebut dikarenakan sudut lutut yang terlalu menekuk sehingga mengganggu perjalanan karena sirkulasi darah terhambat. Alhasil keamanan dan juga kenyamanan ketika dalam perjalanan menjadi berkurang.

Selanjutnya pada posisi duduk yang aman saat di Mobil adalah untuk penumpang bagian depan atau di samping pengemudi. Usahakan jangan terlalu dekat dengan dashboard Mobil. selain itu yang perlu dijadikan perhatian adalah, jangan menempatkan anak yang tingginya masih di bawah 150 cm untuk duduk di samping pengemudi. Hal tersebut dikarenakan kakinya tidak dapat menyentuh lantai atau masih menggantung.

Mengemudi dengan posisi yang nyaman mengurangi resiko pegal-pegal

>>> Mungkin tertarik, Tips Berkendara Pengemudi Berpostur Pendek Dengan Mobil Supaya Tetap Nyaman

“Artinya dia (anak di bawah 150cm) tidak punya resistensi dari momentum saat kecelakaan, karena kaki tidak mencapai lantai. Sehingga saat terjadi kecelakaan hanya seat belt saja titik tumpunya,” tuturnya.

Selain hal di atas, terdapat faktor lain yang perlu menjadi perhatian. Ketika mengenakan seat belt harus dilakukan dengan benar. Posisi headrest juga perlu diperhatikan, jangan sampai melebihi kuping. Apabila penempatan headrest salah atau tidak tepat maka beresiko tulang leher patah ketika terjadi tabrakan dari arah belakang.

Kalau untuk baris kedua aturannya sama seperti penumpang bagian depan.  “Penumpang yang duduk di jok tengah baris kedua dengan seat belt dua titik lebih baik jangan. Ketika kecelakaan berat terjadi, bisa mengalami cedera punggung karena badannya menekuk sampai ke lutut,” ujarnya.

>>> Klik di sini untuk mengetahui informasi tentang review Mobil terlengkap

Posisi duduk yang aman saat di Mobil perlu diperhatikan. Selain itu buatlah diri Anda nyaman dan memperhatikan kondisi sekitar. Apabila mengetahui apa yang terjadi seperti saat akan menabrak, maka bisa berwaspada dan mengambil langkah yang tepat.

Kadang kita menemui penumpang bagian depan yang menggunakan posisi salah. Seperti kaki diletakkan di atas dashboard dan sambil tiduran di kursi. Padahal posisi tersebut membuat badan lebih menekuk, jika akan terjadi kecelakaan dan panik maka akan sulit untuk membenarkan posisi duduknya. Sehingga cidera yang dialami bisa lebih parah.

Seat belt salah satu fitur keamanan yang harus ada pada kendaraan

>>> Klik di sini untuk mengetahui informasi harga Mobil terbaru

Perhatian untuk penumpang baris depan yang dekat dengan pengemudi. Saat dalam perjalanan diharapkan jangan mengganggu pengemudi Mobil. kalau sekedar ngobrol boleh saja, namun jangan yang dapat memancing emosi ataupun bercanda terlalu serius. Hal tersebut bisa menjadi salah satu faktor kecelakaan karena fokus terhadap jalan yang hilang.

Demikianlah informasi mengenai posisi duduk yang aman di Mobil bisa menjadi penyelamat saat terjadi benturan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

Berita sama topik

  • Mengetahui Jarak Antar Rest Area Jalan Tol Sebagai Tambahan Informasi

    13/09/2021| Abdul

    Mengetahui Jarak Antar Rest Area Jalan Tol Sebagai Tambahan Informasi

    Pembangunan rest area di jalan tol terdapat aturannya. Jadi dalam pemilihan lokasi untuk pembangunan tidak sembarangan. Jarak antar rest area jalan tol diatur dalam PUPR Nomor 10 Tahun 2008. Dengan mengetahui jaraknya maka saat perjalanan dengan mobil bisa memperhitungkan akan istirahat di rest area yang pas.

  • Pantas Dilarang, Ini Risiko Besar Putar Balik di Jalan Tol

    03/05/2021| Fatchur Sag

    Pantas Dilarang, Ini Risiko Besar Putar Balik di Jalan Tol

    Ada aturan yang harus dipahami dan dipatuhi pengendara, bahwa putar balik di jalan tol sangat dilarang mempertimbangkan risiko buruk yang mengancam di depan.

  • Sering Lewat Jalan Tol, Tahukan Tentang Perbedaan Sistem Transaksi Terbuka Dan Tertutup

    15/03/2021| Abdul

    Sering Lewat Jalan Tol, Tahukan Tentang Perbedaan Sistem Transaksi Terbuka Dan Tertutup

    Jalan tol menjadi favorit pengendara mobil saat bepergian, terutama ketika menempuh jarak jauh. Dari kondisi jalan terbilang terawat dan bisa lebih cepat sampai tujuan. Disamping hal tersebut, pengendara perlu membayarnya mengandalkan uang elektronik memakai kartu e-Toll. Bagi Sobat pengguna jalan tol diharapkan untuk mengetahui perbedaan sistem transaksi terbuka dan tertutup di jalan tol.