Jangan Hanya Bisa Pakai, Pahami Arti Kode Huruf dan Angka Pada Mobil Transmisi Otomatis

07/08/2019 | Fatchur Sag

Tren mobil transmisi otomatis makin meningkat dalam beberapa tahun terakhir, selain harga mobilnya tak berselisih jauh dari mobil transmisi manual pengoperasiannya juga lebih mudah. Dan saking mudahnya banyak pengemudi justru tidak mengetahui secara mendetail Arti Kode Huruf dan Angka Pada Mobil Transmisi Otomatis.

Gambar menunjukkan Tuas Transmisi CVT Wuling Almaz

Tuas transmisi memiliki mobil otomatis punya kode khusus untuk memudahkan pengoperasian

>>> Pelajari Tips Berkendara dan Perawatan Tepat Transmisi CVT

Bagi Anda yang tengah berencana membeli atau pemilik pemula mobil transmisi otomatis, ada baiknya Anda memahami arti huruf dan angka tersebut serta mengerti fungsinya biar tidak keliru. Dikutip dari laman Hyundai Mobil Indonesia berikut Arti Kode Huruf dan Angka Pada Mobil Transmisi Otomatis:

  • Huruf P artinya Park atau parkir Dan sesuai namanya tuas P dipakai saat mobil berhenti untuk parkir. Di posisi ini mobil tidak bakal bergerak maupun didorong. Meski demikian, pada saat parkir di tanjakan atau turunan sangat disarankan pengemudi mengaktifkan parking brake untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Huruf N artinya Netral Seperti halnya mobil manual, pada saat di posisi N gigi transmisi dalam kondisi tidak aktif. Tuas N dipakai saat mobil berhenti tapi bukan untuk parkir seperti berhenti saat lampu merah.
  • Huruf R artinya Reserve atau mundur Sama persis dengan mobil transmisi manual, tuas R pada mobil transmisi otomatis dipakai saat pengemudi ingin memundurkan mobil.

Foto menunjukkan visual kamera parkir Audi TT

Beberapa mobil terkini, saat transmisi dipindah ke posisi R kamera parkir langsung aktif

>>>  Ada 4 Jenis Transmisi Otomatis, Nomor 3 Tidak Banyak Tahu

  • Huruf D artinye Drive atau mengemudi. Posisi D paling sering dipakai pengemudi saat mengemudi di jalan raya karena di posisi ini mobil berjalan. Adapun perpindahan gear gigi yang sesuai dengan kecepatan mobil semua dilakukan secara otomatis. Beberapa model mobil transmisi otomatis memiliki kode angka 3,2,1 disamping huruf D. Ini untuk merepresentasikan gigi pada posisi maksimal. Misal transmisi otomatis 4-speed dan posisi tuas di angka 3. Berarti gigi bakal mentok di 3 sebagai tertingginya. Sedang kalau mau pindah ke-4 harus memindahkan tuas ke D.
  • Huruf L artinya Low atau rendah. Posisi L sama artinya dengan angka 1 untuk pemilihan gigi rendah. Posisi ini dipakai saat kendaraan melewati jalan tanjakan tajam, atau melalui jalan turunan tajam untuk mendapatkan manfaat engine brake.
  • Huruf S artinya Sport atau sporty. mobil transmisi otomatis yang memiliki kode S tidak banyak, namun Anda juga perlu mengetahui fungsinya. Posisi ini dipakai pengemudi yang ingin mendapatkan respon sporty pada saat perpindahan transmisi.
  • Huruf M artinya manual. Sama dengan tuas transmisi S yang tidak semua mobil transmisi otomatis memiliki, huruf M juga hanya dimiliki beberapa model saja. Huruf M maksudnya pengemudi bisa memindahkan sendiri gigi meski pada transmisi otomatis, untuk mengoptimalkan performa maupun efisiensi.

Foto menunjukkan Shifter BMW X5 yang futuristik

Beberapa model tuas transmisi otomatis tidak menyertakan kode angka, tapi diganti - dan +

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Berita sama topik

  • 09/09/2019 | Abdul

    Tingkatkan Kewaspadaan, Ini Tanda Rem Mobil Blong Yang Perlu Diketahui

    Rem blong menjadi salah satu masalah yang ditakuti oleh pengemudi mobil. Hal tersebut dikarenakan saat mengalaminya taruhannya adalah nyawa. Sehingga pengemudi akan mencoba melakukan beberapa akselerasi untuk menghindari banyak korban dan berharap semuanya selamat saat rem pada mobil tidak berfungsi. Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, terdapat beberapa tanda rem mobil blong yang perlu diketahui.

  • 04/09/2019 | Fatchur Sag

    Lintas Marga Ungkap 3 Penyebab Terbesar Kecelakaan di Jalan Tol Cipali

    Ribuan kasus kecelakaan di Jalan Tol Cipali (Cikopo-Palimanan) terjadi setiap tahun menimbulkan kerugian hingga korban sangat besar. Menurut Lintas Marga Sedaya (LSM) selaku operator ada banyak sekali faktor yang menyebabkan terjadinya ribuan kasus kecelakaan, namun tiga penyebab berikut dianggap paling besar dan mendominasi.

  • 02/09/2019 | Arfian Alamsyah

    Lelah Mengemudi? Jangan Asal Berhenti Di Bahu Jalan, Ini Resikonya

    Bahu jalan adalah lajur darurat, bukan untuk digunakan untuk hal tidak perlu apalagi melakukan proses istirahat di bahu jalan. Ini resiko yang akan terjadi apabila pengemudi nekat berhenti di bahu jalan untuk istirahat.