Ada 4 Jenis Transmisi Otomatis, Nomor 3 Tidak Banyak Tahu

30/11/2018 Mahmudi Restyanto Pengemudian mobil

Transmisi otomatis saat ini menjadi favorit para konsumen.Seiring perkembangan teknologi, transmisi otomatis semakin canggih dan terbagi dalam 4 jenis transmisi otomatis.

Meski baru populer 5 tahun terakhir di Indonesia, transmisi otomatis yang saat ini banyak digunakan pabrikan otomotif ternyata sudah dipakai sejak tahun 1940. Adalah pabrikan asal Amerika Serikat yakni Oldsmobile yang menggunakan transmisi otomatis. Sejak saat itu seluruh pabrikan berlomba-lomba mengembangkan berbagai macam transmisi otomatis karena permintaan yang semakin tinggi dari konsumen. Sejauh ini ada 4 macam transmisi otomatis yang umum digunakan pada mobil.

1. Continuous Variable Transmision (CVT)

Transmisi CVT cukup banyak digunakan di Indoensia

Selain transmisi otomatis hidrolis, CVT juga cukup banyak digunakan di Indonesia karena lebih halus saat melaju

Mobil-mobil modern sudah banyak yang menggunakan jenis transmisi ini. Cara kerjanya ialah mengganti gigi konvensional yang selama ini digunakan dengan drum dimana rasionya selalu berubah. Drum tersebut disambungkan dengan sabuk (belt) untuk membuat roda berputar.  Keunggulan dari CVT ini adalah transmisi bisa menyesuaikan setiap putaran mesin sehingga lebih halus dan sigap dalam kondisi apapun. Melalui cara ini konsumsi BBM menjadi lebih efisien karena perpindahan rasio yang berjalan secara halus tanpa ada hentakan. Beberapa mobil yang sudah menggunakan transmisi CVT adalah Nissan Grand Livina, Toyota Sienta, Honda Brio dan lainnya.

>>> Baca: Mengetahui Kegunaan Fitur Shift Lock Pada Mobil Matic

2. Hydraulic Automatic Transmission

Transmisi otomatis hidrolis umum digunakan

Transmisi otomatis hidrolis sudah lama digunakan oleh pabrikan otomotif sejak 1940

Transmisi ini paling banyak digunakan di Indonesia saat ini. Boleh dikatakan ini adalah basic dari transmisi otomatis mengingat pertama kali diperkenalkan oleh Oldsmobile dengan nama Hydra-Matic Transmission. Mengandalkan komponen torque converter untuk mengubah tenaga mekanis dari mesin menjadi energi kinetis. Kemudian energi tersebut disalurkan ke driveshaft sehingga memutar roda.

>>> Tips merawat mobil lainnya bisa Anda dapatkan di sini

3. Dual-Clutch Transmisison (DCT)

Transmisi otomatis canggih yang umumnya digunakan merek Eropa

Transmisi canggih DCT yang perpindahan giginya sepenuhnya dikendalikan oleh komputer

Mengandalkan sepenuhnya pada komputer, transmisi DCT ini termasuk canggih dan pintar. Komputer mengontrol kopling ganda yang bertanggung jawab pada gigi yang berbeda, yani genjal dan genap. Jenis transmisi ini membuat perpindahan gigi menjadi lebih sigap dan halus. Namun memang jenis transmisi ini tidak umum di Indonesia mengingat biaya produksinya yang mahal. Anda bisa menjumpai transmisi DCT ini pada mobil-mobil merek Eropa.

>>> Tidak Banyak Yang Tahu, Transmisi Manual Ada Banyak Jenisnya Lho

4. Automated Manual Transmission (AMT)

Transmisi AMT adalah pengembangan dari manual

Bila Anda ingin tetap merasakan sensasi manual, pilihan jenis transmisi AMT bisa cocok

Bila Anda masih menikmati perpindahan gigi pada transmisi manual, jenis transmisi ini bisa jadi cocok. Jenis transmisi AMT merupakan penggabungan antara transmisi manual biasa dengan otomatis. Komponen aktuator menjadi pengendali transmisi manual menjadi otomatis sehingga pengemudi masih bisa  mengganti gigi secara manual. Namun pedal kopling dihilangkan karena sudah diganti oleh komputer yang bisa menyesuaikan kebutuhan konsumen.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Mungkin anda ingin baca