Denda Mobil Diderek Bisa Bikin Tekor, Berapa?

05/12/2019 | Fatchur Sag

Sesuai aturan yang ada, mobil yang berhenti atau diparkir melanggar aturan bisa kena sanksi beragam, mulai dari penggembosan, gembok roda hingga diderek petugas. Jika ingin bebas dan urusan selesai, pengemudi atau pemilik harus membayar sejumlah denda sesuai aturan yang berlaku, yaitu maksimal Rp 500 ribu.

Foto Rambu-rambu larangan parkir

Patuhi rambu-rambu larangan parkir agar tak kena derek

Di sini tidak enaknya, meski hanya Rp 500 ribu denda ini bisa bikin tekor berlipat-lipat. Perda No. 3 Tahun 2012 tentang Restribusi Daerah DKI mengatur denda Rp 500 ribu berlaku hanya satu hari. Jika sampai hari berikutnya tidak diurusi dan mobil tetap menginap di tempat penyimpanan, maka berlaku kelipatan dengan nominal yang sama. Misalnya, mobil diderek hari ini tapi baru diambil besok, maka denda yang diharus dibayar Rp 1 juta. Jika besoknya lagi denda jadi Rp 1,5 juta dan begitu seterusnya sampai mobil diambil.

Bayangkan jika mobil menginap 20 hari atau lebih, berarti dendanya paling kecil Rp 10 juta. Belum lagi jika ada kerusakan yang harus ditanggung seperti aki tekor karena mesin jarang dipanasi, atau bodi kusam bulukan akibat kena panas dan hujan berhari-hari tanpa dibersihkan. Biaya yang harus dikeluarkan bisa lebih besar lagi.

>>> Jangan Sembarangan, Ini Tips Menderek Mobil Yang Aman

 Jadi, jangan melanggar aturan parkir atau berhenti sembarangan jika tidak ingin mobil diderek. Atau segera diurusi jika mobil diderek petugas biar denda yang harus dibayar tidak naik berlipat-lipat.

Foto petugas sedang menderek mobil yang melanggar aturan parkir

Parkir tidak pada tempatnya, mobil diderek petugas

Untuk mengurusi mobil diderek langkahnya cukup mudah karena datanya tersimpan dalam sistem. Pemilik tinggal mencari informasinya melalui SMS ke nomor 085799200900 dengan format 'Parkir (spasi) (nomor polisi)'. Nanti akan ada balasan SMS otomatis yang berisi informasi mobil yang bersangkutan, lokasi penyimpanan, denda yang harus dibayarkan hingga nomor rekening Virtual Account (VA) sebagai sarana pelunasan. Pembayaran bisa dilakukan melalui ATM atau internet banking ke nomor VA tersebut.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Berita sama topik