Yang Penting Gelinding, Mobil Murah Jadi Booming

23/07/2018| Fat

Gambar ilustrasi mempersiapkan dana buat beli mobil

Harga menjadi pertimbangan utama saat membeli mobil

Geliat mobil murah hampir tak pernah surut dari tahun ke tahun. Sejak pertama meluncur tahun 2013 dan terkelompok dalam segmen Low Cost Green Car (LCGC), penjualan mobil murah dengan harga Rp 100 jutaan makin meningkat.

Kondisi ini membawa dampak bagi produsen seukuran mobil murah LCGC tapi dengan harga jauh lebih mahal, seperti KIA. Diakui atau tidak, keberadaan mobil murah menggerus penjualan mobil KIA.

Produsen otomotif asal Korea Selatan itu memiliki produk seukuran dengan mobil murah LCGC, yaitu Picanto, Morning, dan Rio. Tapi, soal harga keduanya lebih mahal.

Pihak KIA Indonesia sendiri menganggap, orang Indonesia lebih mementingkan soal harga ketimbang fitur lain yang sebenarnya sangat penting, yaitu keselamatan. Kalau bisa dapat mobil baru dengan harga murah, mengapa harus memaksakan diri membayar lebih mahal. Soal safety itu nomor sekian, yang penting mobil bisa gelinding (jalan, red) dulu.

>>> Baca Review dan Spesifikasi lengkap Kia Rio 2017 di Mobilmo.com

Gambar KIA Picanto warna merah tampak dari depan

KIA Picanto, punya ukuran setara dengan mobil murah tapi harganya lebih mahal

"Marketnya sedang lari ke mobil murah, kenapa kalau kita katakan ekonomi naik 5 persen, sejalan dengan GDP (pertumbuhan ekonomi) 5 persen, tapi kalau kita tanya personal susah, bisnis makin susah persaingan ketat segala macam lah," tutur Harry Yanto, General Manager Business Development PT Kia Mobil Indonesia di sela-sela peluncuran Grand Sedona Diesel di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Akhirnya apa, orang cenderung lari ke mobil murah. Anda bisa lihat data Gaikindo yang namanya LCGC dari tahun 2013 growthnya makin lama makin tinggi. LCGC saja lho ya karena apa orang mikir, mobil sama, bisa gelinding, harga murah, orang Indonesia kan begitu saving-nya entar dulu deh yang penting gelinding," sambung Harry.

>>> Berkah LCGC, Penjualan Mobil Dalam Negeri Capai 1 Juta Unit Tiap Tahun

Masih berkaitan soal harga, KIA tidak hanya harus bersaing dengan mobil murah LCGC saja. Ada lagi yang harus dihadapi yaitu Wuling Confero S.

Mobil asal China ini bukan termasuk LCGC, tapi banderol harganya tumpang tindih dengan mereka. Sudah begitu, Wuling Confero S punya kelebihan yang disukai orang Indonesia, yaitu kapasitasnya yang besar buat menampung penumpang dan barang.

Gambar seater Wuling Confero S tampak dari samping

Fitur oke, kapasitas penumpang besar, harga sangat murah, Wuling Confero sukses bikin geregetan merek lain

>>> Klik disini untuk mengetahui informasi harga mobil lengkap dengan spesifikasinya!

Berita sama topik

  • Untuk Tingkatkan Pelayanan, 2 Dealer Baru Dihadirkan Distributor Jeep Indonesia

    25/01/2021| Abdul

    Untuk Tingkatkan Pelayanan, 2 Dealer Baru Dihadirkan Distributor Jeep Indonesia

    Distributor Jeep Indonesia menghadirkan 2 diler baru untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumennya. Untuk diler barunya tersebut meliputi Nusantara Jeep Bintaro dan JHL Auto. Bagi para pemilik yang masih mempunyai warranty aktif bisa datang langsung.

  • Mobil Baru Wajib Ada APAR, Berapa Sih Harga Apar Di Pasaran Jika Ingin Beli?

    22/01/2021| Abdul

    Mobil Baru Wajib Ada APAR, Berapa Sih Harga Apar Di Pasaran Jika Ingin Beli?

    Harga APAR mahalnya pada pertama saja karena perlu membeli tabungnya. Namun setelah memilikinya tinggal melakukan pengisian saja. Untuk 1 kg APAR dihargai Rp. 350 ribuan dan Rp. 2 jutaan untuk ukuran 9 kg. Bagi mobil yang belum ada bisa melakukan pembelian. Dengan adanya APAR maka saat ada kebakaran pada mobil yang masih kecil baik pada mobil yang ditunggangi atau mobil lain dapat dipadamkan sehingga tidak membesar.

  • Punya Strategi Khusus, BMW Astra Membuka Diler Di Kota Malang

    21/01/2021| Abdul

    Punya Strategi Khusus, BMW Astra Membuka Diler Di Kota Malang

    Kota Malang menjadi tempat BMW Astra membuka diler. Di mana sebelumnya hanya berada di Kota Surabaya, kini targetnya telah merambah ke Jawa Timur. Pihaknya mempunyai strategi khusus dalam meningkatkan penjualan di sana. Bahkan selama pandemi melanda penurunannya hanya 10% saja.

International