Toyota dan Suzuki Sama-sama Diam Soal Kerjasama

14/05/2018 Fat Pasar Mobil

Kabar dua raksasa otomotif asal Jepang, Toyota dan Suzuki saling berbagi model di India memang sudah beredar di media sejak April 2018 lalu. Toyota menggunakan logo Suzuki untuk model Toyota Corolla (premium) dan Toyota Corolla Hybrid, sedangkan Suzuki menggunakan logo Toyota untuk model Vitara Brezza dan Baleno.

Bagaimana efeknya dengan Indonesia, apakah kerjasama tersebut bakal diikuti?

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku distributor dan agen pemegang merek (APM) resmi Suzuki di Indonesia memberikan tanggapan, kalau ternyata kerjasama Toyota dan Suzuki di India belum menyentuh pasar Indonesia alias belum ada rencana dari Suzuki Motor Corporation (SMC) untuk melakukan hal yang sama di Indonesia.

Rendering Toyota Vitara Brezza

Gambar rekayasa Suzuki Vitara Brezza berlogo Toyota

>>> Bukan Maksud Tinggi Hati, Suzuki Buka Bukaan Soal Target All New Ertiga

“Artinya kerja sama ini masih bersifat prinsipal, belum ada langkah-langkah kongkret yang sudah disebarkan oleh SMC kepada kami, sebagai perwakilan yang ada di Indonesia, untuk bagaimana ke depannya,” tutur Head of Brand Development and Marketing Research Suzuki Indomobil Sales (SIS), Harold Donnel kepada media, Sabtu (28/4/2018) lalu.

Karena itu, Suzuki tidak akan berkomentar lebih soal kerjasama tukar menukar logo ini.

“Kami belum bisa berkomentar lebih banyak soal caplok mencaplok dari masing-masing merek,” tambah Harold. 

Rendering Suzuki Corolla Altis

Gambar rekayasa Toyota Corolla Altis berlogo Suzuki

>>> Toyota Dapat Kehormatan Sebagai Prestige Partner Asian Games 2018

Sependapat dengan apa yang disampaikan oleh perwakilan PT SIS, PT Toyota Astra Motor (TAM) juga belum bisa memberikan informasi lebih banyak terkait kerjasama Toyota dan Suzuki di India, apakah bakal merambah Indonesia atau cukup di India saja sebab belum mendapatkan informasi resmi dari prinsipal di Jepang terkait hal ini. 

“Kami tidak ada komentar dulu, karena masih dipelajari lebih lanjut. Tapi kalau secara konsep kami dalam pemenuhan produk di Indonesia, kami melihatnya, satu dari konsumen, kedua ketersediaan produk seperti apa. Jadi kita memastikan apa yang kami bawa cocok untuk Indonesia,” tutur Wakil Presiden Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto, Kamis (3/5/2018). 

Jadi, belum ada efek apapun dari kerjasama Toyota dan Suzuki di India terhadap pasar keduanya di Indonesia untuk saat ini.

Toyota RAV4 2019 dipameran New York Auto Show 2018

Toyota RAV4 2019 yang dipamerkan di New York Auto Show 2018, desain mirip dengan Suzuki Vitara Brezza

>>>  Terus ikuti perkembangan berita mobil terupdate di Mobilmo.com

>>>  Beli mobil? Cari saja di situs jual beli mobil dengan harga bagus di cintamobil.com

Mungkin anda ingin baca

  • Transportasi Mudik Pakai Mobil Sewaan, Booking Lebih Awal

    Transportasi Mudik Pakai Mobil Sewaan, Booking Lebih Awal

    17/05/2018

    Tradisi mudik atau pulang kampung saat puasa jelang hari raya idul fitri bukan hal baru di Indonesia. Penggunaan transportasi mudik melalui darat, laut dan udara selalu mengalami peningkatan pada saat - saat itu. Yang paling favorit tetaplah transportasi darat menggunakan mobil penumpang.

  • Klaim Unggul Soal Konsumsi Bahan Bakar, Isuzu Yakin Traga Bisa Rebut 11 Persen Pasar

    Klaim Unggul Soal Konsumsi Bahan Bakar, Isuzu Yakin Traga Bisa Rebut 11 Persen Pasar

    15/05/2018

    Jagoan baru Isuzu di segmen kendaraan pick up medium, Traga siap bersaing dengan Mitsubishi L300. Tidak main-main, Isuzu sudah mematok target 11 persen pangsa pasar di segmen tersebut. Bukan tanpa bekal Isuzu berani pasang target ini. Distributor resmi Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengklaim, target ini tidak terlalu muluk-muluk mengingat Traga hadir dengan berbagai keunggulan. Salah satunya adalah konsumsi bahan bakar yang diklaim lebih baik dibanding model milik kompetitor.

  • Wuling Kerja Keras Putuskan Pandangan Negatif Merek China

    Wuling Kerja Keras Putuskan Pandangan Negatif Merek China

    14/05/2018

    Diakui atau tidak, sebagian masyarakat Indonesia masih punya pandangan negatif terhadap merek China. Apapun barangnya, bagaimanapun modelnya kalau itu merek China, mereka langsung mengerenyitkan dahi sambil membatin "ah merek China". Stigma yang demikian ini yang coba diputus oleh Wuling Motors.