Tekan MPV, Harmonisasi Pajak Kendaraan Bermotor Arahkan Produksi Sedan dan SUV

12/08/2018| Padli Nurdin

Harmonisasi pajak kendaraan bermotor yang terangkum dalam Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) tidak lagi melihat dari desain kendaraan. Kendaraan akan dikenai pajak berdasarkan hasil emisi buang serta efisiensi bahan bakar yang ditawarkan. Hal ini membuat segmen MPV terlebih Low MPV tidak lagi mendapatkan keistimewaan.

Gambar yang menunjukan mobil baru Mitsubishi Xpander di GIIAS 2018

Segmen LMPV bisa mendapatkan pajak yang berbeda tiap model (foto: Franky Pratama)

Pajak baru ini tidak akan melihat kategori dalam segmen kendaraan, seperti pada peraturan sebelumnya. Segmen MPV yang sebelumnya mendapatkan pajak yang lebih murah karena menyasar konsumen kelas menengah kebawah akan mendapatkan pajak yang berbeda, tergantung emisi buang masing-masing kendaraan.

>>> BMW recall 323.000 kendaraan diesel akibat kesalahan mesin

“Dahulu PPnBM cuma mengkhususkan MPV relatif lebih kecil PPnBM-nya, sehingga orang produksi MPV karena keluarga besar, tapi dengan adanya konsep penurunan PPnBM ini ke arah emisi, kita tidak melihat kategorisasi, kita lihat emisinya,” ungkap Harjanto, Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika, Kementerian Perindustrian, ketika ditemui media beberapa hari lalu.

Pemberian pajak baru ini akan membuat produsen memfokuskan diri terhadap pengembangan kendaraan low emission, sesuai dengan kebijakan pemerintah mengurangi polusi dan emisi karbon yang dikeluarkan oleh kendaraan.

>>> Ingin membeli mobil baru? Klik di sini untuk informasi lebih lanjut!

Gambar yang menunjukan mobil konsep Toyota pada GIIAS 2018

Pajak berdasarkan emisi akan menguntungkan kendaraan listrik, plug-in dan hibrida (foto: Franky Pratama)

Pemerintah memang sudah mengeluarkan pemberitahuan kepada manufaktur mobil di Indonesia untuk menutup produksi kendaraan dengan standar emisi Euro 2. Pasalnya, Pemerintah menginginkan semua kendaraan baru yang melintas di jalanan memiliki standar Euro 4 per September 2018.

>>> Berita pasar mobil dalam dan luar negeri hanya di sini

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P. 20/ MENLHK/ SETJEN/ KUM. 1/3/ 2017, yang menjelaskan tentang baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe Euro-4. Harmonisasi PPnBM, menurut Harjanto, akan memberikan pengalihan pada industri otomotif untuk memproduksi sedan dan SUV yang sesuai dengan tren dunia saat ini.

Gambar yang menunjukan mobil SUV baru Nissan Terra

Kebijakan PPnBM baru diharapkan menggiatkan produksi sedan dan SUV di Indonesia (foto: Metodius)

Harjanto mengungkapkan bahwa selama ini produsen otomotif tidak memproduksi mobil yang sesuai dengan pasar dunia dan mengiringi produksi MPV yang menjadi ujung tombak penjualan produsen mobil di Indonesia.

>>> Dapatkan semua berita terlengkap dunia otomotif hanya di Mobilmo

Berita sama topik

  • Rincian Diskon PPn BM Pada Mobil Dengan Mesin 1.500 cc – 2.500 cc Yang Baru Terbit

    06/04/2021| Abdul

    Rincian Diskon PPn BM Pada Mobil Dengan Mesin 1.500 cc – 2.500 cc Yang Baru Terbit

    Diskon PPn BM untuk mobil dengan mesin berkapasitas 1.500 cc sampai 2.500 cc diberikan. Tentunya hal ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang ingin membeli mobil dengan mesin kapasitas antara 1.500 cc -2.500 cc. Dalam kebijakan tersebut terdapat 2 klasifikasi yang ada perbedaan diskon.

  • Jadi Andalan Mitsubishi, Penjualan Mitsubishi Xpander Laris Manis Plus Ada Insentif PPn BM

    23/03/2021| Abdul

    Jadi Andalan Mitsubishi, Penjualan Mitsubishi Xpander Laris Manis Plus Ada Insentif PPn BM

    Berhubungan dengan penjualan Mitsubishi Xpander, mobil ini masih menjadi andalan. Apalagi mobil small MPV tersebut terkena relaksasi pajak PPn BM sehingga mendapatkan potongan harga cukup besar. Hal ini menjadi salah satu momen yang tepat bagi masyarakat untuk bisa memiliki mobil besutan Mitsubishi tersebut dengan harga lebih terjangkau.

  • Target 100 dealer Tahun Ini, Total Dealer Hyundai Baru Ada 27

    08/03/2021| Abdul

    Target 100 dealer Tahun Ini, Total Dealer Hyundai Baru Ada 27

    Pihak Hyundai sedang melakukan pembangunan dealer Hyundai di Indonesia untuk mengejar ketertinggalannya. Hal tersebut dikarenakan pabrikan mobil satu ini bukanlah pemain baru, namun merek lama yang sudah lama berkiprah di Tanah Air. Target Hyundai adalah membangun 100 dealer untuk tahun ini, meskipun saat ini baru ada 27.

International