Sebulan Diberlakukan, Tilang Elektronik di Surabaya Jaring 6.035 Pelanggar

20/02/2020| Fatchur Sag

Catatan baru didapat dari penerapan Program Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik di Surabaya, Jawa Timur. Satu bulan sejak diresmikan Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan bersama Kakorlantas Polri Irjen Istiono, tilang berbasis teknologi ini menjaring 6.035 pelanggar.

“Total ada 6.035 pelanggaran dari program E-TLE yang sudah jalan sebulan. Namun dari jumlah pelanggaran itu, yang dilakukan penindakan yakni sebanyak 2.578 pelanggar,” kata Dirlantas Polda Jatim Kombes Budi Indra Dermawan, seperti ditulis ntmcpolri.info, (19/2/2020).

>>> Tilang Elektronik Mulai Diuji Coba di Jawa Timur

Foto menunjukkan kamera CCTV Tilang Elektronik

Tilang elektronik di Surabaya sudah berlangsung sejak 16 Januari 2020

Dari jumlah sebanyak itu menurut Budi, pelanggaran terbanyak didominasi pengemudi menerobos lampu merah, yaitu sebanyak 3.285 pelanggar. Yang dilakukan penindakan tilang sebanyak 1.482 pelanggar.

Di peringkat kedua pelanggaran terbanyak dilakukan pengemudi melanggar marka jalan. Jumlahnya mencapai 1.712 pelanggar dan yang telah ditilang sebanyak 782 pelanggar.

Pelanggaran batas kecepatan menempati urutan ketiga, yaitu sebanyak 268 pelanggar. Yang sudah dilakukan tindakan tilang sebanyak 113 pelanggar.

Pelanggaran terbanyak keempat ditempati pengemudi yang tidak mengenakan sabuk keselamatan sebanyak 427 pelanggar. Yang sudah ditindak ada 105 pelanggar.

>>> Membentang Lebih Dari 1.000 Km, Ini Fakta Menarik Jalan Tol Trans Jawa

Gambar menunjukkan pengemudi motor melanggar marka Zebra Cross

Banyak pelanggar tidak sadar mereka diawasi

Pelanggaran menggunakan ponsel saat mengemudi juga terjaring, yaitu sebanyak 96 pelanggar. Hanya saja untuk pelanggaran ini tidak dikeluarkan tilang. Sementara untuk pengendara yang tak menggunakan helm sebanyak 202 dan dilakukan tilang sebanyak 96 pelanggar.

Dari catatan pelanggaran di atas ada yang dikenakan tindakan tilang, ada juga yang belum/tidak ditilang dikarenakan beberapa alasan, seperti alamat yang tidak lengkap, rumah kosong, dan pindah rumah tanpa kabar.

>>> Beragam berita informatif dunia otomotif hanya di Mobilmo

Berita sama topik

International