Membentang Lebih Dari 1.000 Km, Ini Fakta Menarik Jalan Tol Trans Jawa

03/03/2019 | Fatchur Sag

Desember 2018 pemerintah secara resmi mengoperasikan jalan Tol Trans Jawa untuk rute Merak-Pasuruan sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai jalan tol terpanjang yang membentang di pulau Jawa. Bagi sebagian besar masyarakat, keberadaan jalan Tol Trans Jawa sangat penting karena bisa mempersingkat waktu tempuh dari satu kota ke kota lain.

Presiden meresmikan 3 ruas tol di Jawa Tengah (21/12/2018)

Peresmian 3 ruas tol di Jawa Tengah pada Desember 2018 menandai difungsikannya jalan Tol Trans Jawa secara penuh

Bagi para traveller jalan Tol Trans Jawa juga disambut hangat. Mereka yang biasa menggunakan jasa angkutan udara bisa beralih ke transportasi darat seperti bus maupun mobil pribadi. Mereka bisa menjangkau lebih banyak destinasi wisata dikarenakan perjalanan yang lebih cepat bebas hambatan. Selain itu, melintas di jalan Tol Trans Jawa juga bisa menjadi destinasi wisata itu sendiri yang sangat mengesankan.

Terlepas dari sambutan hangat dan antusiasmie masyarakat yang cukup tinggi, keberadaan jalan Tol Trans Jawa menyuguhkan banyak fakta menarik yang tak akan selesai untuk diulas. Tidak hanya fakta mengagumkan, tapi juga hal-hal yang menjadi kontroversi. Berikut sebagian Fakta Menarik Jalan Tol Trans Jawa

1. Mempersingkat jarak tempuh

Jika Jakarta-Surabaya yang berjarak lebih dari 700 km biasanya ditempuh dalam waktu hampir sehari semalam melalui jalur Pantura, kini bisa ditempuh dalam waktu 10 jam saja melalui jalan tol. Jalan yang lebar, bebas hambatan memungkinkan pengendara memacu kendaraan dengan kecepatan maksimal yang diizinkan.

>>> Ada Drive Thru Di Tol Semarang, Isi Ulang E-Toll Jadi Makin Mudah

Foto salah satu persimpangan Jalan Tol Trans Jawa

Pemandangan indah jalan Tol Trans Jawa

2. Makin cepat sampai tujuan

Seiring dengan singkatnya waktu tempuh, dengan melewati jalan tol Tol Trans Jawa pengendara bisa lebih cepat sampai di tujuan. Bagi traveller ini sangat menyenangkan sebab waktu yang tersisa bisa dimanfaatkan untuk menambah destinasi yang lain. Atau setidaknya memilik banyak waktu untuk beristirahat melepas kepenatan.

3. Ruas tol terindah di Semarang

Jalan Tol Trans Jawa menyuguhkan berbagai pemandangan di kanan kiri sepanjang jalan. Salah satu yang sangat indah mengesankan sehingga banyak yang mengatakan sebagai ruas tol terindah adalah ruas tol Semarang-Ungaran-Bawen-Salatiga. Jalan tol ini dibangun membelah perbukitan dan melewati pegunungan. Di beberapa titik ada jembatan darat yang sangat tinggi dengan panjang hampir satu kilometer dengan pemandangan sangat menakjubkan. Sampai di titik terakhir, yaitu di gerbang tol Salatiga yang disebut Tingxit (Tingkir Exit) pengendara masih disuguhi pemandangan menarik berupa landscape Gunung Merbabu.

>>> Klik di sini untuk mengetahui spesifikasi lebih jelas tentang Mobil

Foto gerbang Tol Salatiga yang sangat indah

Gerbang Tol Salatiga berlatar belakang Gunung Merbabu

4. Tarif ratusan ribu rupiah

Pada awalnya tarif jalan tol Tol Trans Jawa ditetapkan sebesar Rp 1.300 per kilometer. Tapi kemudian diturunkan menjadi 1.000 per kilometer. Dengan tarif sebesar itu, pengguna jalan tol perlu mempersiapkan e-toll dengan saldo ratusan ribu hingga jutaan rupiah sebab untuk sekali tempuh dari Jakarta ke Surabaya menghabiskan dana lebih dari Rp 500 ribu. Bagi kalangan kelas menengah ke bawah, tarif ini tetap saja dirasa mahal. Fakta yang ada misalnya banyak pengemudi truk yang memilih kembali ke jalur Pantura begitu tarif resmi diberlakukan.

5. Rawan kecelakaan

Jarak yang sangat panjang dan bebas hambatan memberikan keasyikan dan kenyamanan saat mengemudi. Meski demikian, hal ini justru yang harus diwaspadai. Terlalu nyaman mengemudi tanpa ada banyak 'tantangan' seperti kemacetan atau tanjakan turunan ekstrim bisa membuat orang terlena hingga mengantuk. Paling membahayakan bisa pengemudi sampai terkena microsleep alias tertidur sesaat tanpa disadari. Itu bisa membuat kendaraan lepas kendali dan mengakibatkan kecelakaan.

>>> Slipstream di Jalan Tol, Lebih Besar Bahayanya Ketimbang Untungnya

6. Ada 61 rest area siap memberikan pelayanan

Adalah hal wajib bagi pengemudi untuk beristirahat usai mengemudi dalam waktu lama. Selain untuk mengembalikan stamina tubuh yang kelelahan atau menghindari microsleep, beristirahat juga bisa bermanfaat menjaga performa kendaraan serta menghindarkan dari hal-hal buruk di perjalanan. Dengan panjang ratusan kilometer, jalan Tol Trans Jawa dilengkapi banyak sekali rest area. Hingga saat ini ada sebanyak 64 rest area baik yang dikelola oleh Jasa Marga maupun pihak lain seperti Astra Infrastruktur.

Gambar grafis rest area Jasa Marga

7. Mendukung perekonomian

Diakui atau tidak keberadaan jalan Tol Trans Jawa memberikan banyak manfaat di bidang ekonomi mulai dari pengiriman logistik ke berbagai kota yang lebih cepat hingga peluang usaha bagi masyarakat melalui UKM Nasional. Rest area - rest area tidak lagi dimonopoli kaum berduit, tapi juga bisa dimanfaatkan masyarakat kecil untuk menjajakan berbagai barang seperti makanan, minuman, oleh-oleh dan yang lain.

Tidak bisa diulas lebih panjang lagi di sini, bila ada waktu dan kesempatan Anda harus merasakan sendiri menjajal dan sendiri jalan tol Tol Trans Jawa yang membentang dari ujung barat hingga ujung timur pulau Jawa.

>>> Ingin membeli mobil baru? Dapatkan daftar terlengkapnya hanya di sini

Foto keramaian di rest area jalan Tol Trans Jawa

Rest Area jalan Tol Trans Jawa, peluang bagi UKM untuk mengembangkan diri

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Berita sama topik