Ini Harapan Pemerintah Terhadap Gerobak Listrik Yang Meluncur Di Indonesia

13/06/2020| Abdul

Kemenperin (Kementerian Perindustrian) memberikan apresiasi terhadap Gelis (Gerobak Listrik). Tentunya dengan produksi Gelis menjadi sesuatu hal yang menjadi wujud dari perkembangan kendaraan listrik.

Berkaitan dengan hal tersebut dari pihak Putu Juli Ardika selaku Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin menyebutkan, bahwasanya dengan kehadiran Gelis di tengah pandemi Covid-19 bisa mempunyai peran dalam ikut menggerakkan perekonomian nasional di tanah Air.

Gambar ini menunjukkan beberapa model gerobak listrik

Gerobak Listrik bisa mempermudah membantu bisnis usaha masyarakat

>>>  Baca Juga, Peugeot Terapkan Protokol Kesehatan Di Bengkel Dengan Ketat Fase New Normal

Dari pihak Putu juga menambahkan, bahwasanya untuk pengembangan dari Gerobak Listrik memang sesuai dengan amanat yang tertera pada Peraturan Presiden No 55 tahun 2019. Yang mana dalam pasal tersebut berhubungan dalam memenuhi kebutuhan kendaraan yang ditujukan untuk mendukung beragam kegiatan yang tentunya produktif lebih ramah lingkungan dan juga lebih efisien. "Hadirnya Gelis dapat mendukung pengembangan industri kendaraan roda tiga serta industri komponen dan kegiatan usaha yang terkait di Indonesia," Ujar Putu.

Selain hal tersebut, pihak Putu juga berbagai pengalamannya yang berhubungan dengan pengembangan bisnis dalam model AMDes (Alat Mekanis Multiguna Pedesaan) yang dijadikan sebuah aplikasi yakni ambulance feeder. Dengan adanya hal tersebut, harapannya adalah bisa dijadikan contoh kepada pemilik Gelis yaitu PT Solar Panel Indonesia.

Pendekatan dilakukan oleh pihak Putu terhadap Mini Mela (Mini Monitoring Evaluation Learning Adoption). Alhasil pihaknya berhasil dalam melakukan pengembangan unit dan juga operator ambulance feeder yang disesuaikan dengan kondisi di daerah dan juga sesuai dengan kebutuhan.

Oleh sebab itulah dari pihak Kemenperin siap untuk memberikan fasilitas kolaborasi yang berasal dari berbagai pihak dalam melakukan pengembangan ekosistem dalam pemanfaatan Gerobak Listrik dan pengembangan bisnis model yang ditujukan untuk mendukung masyarakat dalam melakukan usahanya yang kreatif dan produktif.

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

Gambar ini menunjukkan salah satu model gelis

Pemerintah memberi taggapan yang baik untuk Gelis

"Kami harap PT Solar Panel Indonesia dapat terus berperan aktif dalam peningkatan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sehingga akan memberikan sumbangsih pada peningkatan daya saing industri otomotif di Indonesia ke level selanjutnya," tambahnya.

Kehadiran Gerobak Listrik tentunya akan membuat gebrakan baru di Indonesia. Apalagi hal ini menjadi sesuatu yang unik, karena sebuah gerobak dengan roda tiga menggunakan daya listrik untuk mendukung kinerjanya.

>>> Beragam berita informatif dunia otomotif hanya di Mobilmo

Berita sama topik

  • General Motors Luncurkan Baojun Valli di China

    22/06/2021| Fatchur Sag

    General Motors Luncurkan Baojun Valli di China

    General Motors mengumumkan telah meluncurkan Baojun Valli di China, mobil baru bergenre station wagon dengan mesin turbocharged 1.500 cc.

  • Teknologi Media Control Di Mobil, Memungkinkan Sistem Infotainment Menggunakan Smartphone

    01/04/2021| Abdul

    Teknologi Media Control Di Mobil, Memungkinkan Sistem Infotainment Menggunakan Smartphone

    Sistem infotainment menggunakan smartphone menjadi salah satu hal unik yang diberikan pada kendaraan. Kesan canggih dan modern juga terlihat karena kepraktisannya. Nah Adapun salah satu perusahaan yang mengenmbangkan hal tersebut adalah Dacia yang merupakan perusahaan otomotif berasal dari Jerman dan dimiliki oleh Renault.

  • Pengembangan Toyota GR Yaris Tidak Sembarangan, 126 Unit Jatah Indonesia

    25/03/2021| Abdul

    Pengembangan Toyota GR Yaris Tidak Sembarangan, 126 Unit Jatah Indonesia

    Toyota GR Yaris diproduksi hanya 25 ribu unit saja, itupun untuk seluruh negara di dunia. Untuk Indonesia mendapatkan jatah hanya 126 unit saja, hal tersebut berkat keaktifan Indonesia dalam ikut ambil bagian dalam kompetisi balap dalam skala nasional maupun internasional. Bagi yang berniat ingin memilikinya sebaiknya bersiap, pemesanan dilakukan tanggal 25 Maret 2021.