Resiko Over Kredit Diam-Diam, Jangan Sampai Melakukannya Ya

01/03/2020| Abdul

Over kredit kerap dilakukan oleh beberapa orang dengan alasan sudah tidak mampu membayar cicilan bulannya. Hal tersebut tidaklah salah karena nantinya cicilan kendaraan akan diteruskan oleh pemilik kendaraan yang baru. Hanya saja terdapat resiko over kredit jika melakukannya secara diam-diam. Jadi pihak leasing tidak mengetahui bahwa kredit telah berpindah tangan sehingga akan merepotkan di kemudian hari.

Gambar ini menunjukkan sebuah tangan menyerahkan kunci pada seseorang di dalam Mobil

Saat cicilan bulanan tidak bisa lagi dapat dibayar maka over kredit bisa jadi pilihan

>>> Baca Juga, Tips Aman Membeli Mobil Dengan Cara Over Kredit

Over Kredit Harus Memberitahu Leasing

Berhubungan dengan hal tersebut, dari pihak Argha Fachsa selaku Head Sales Area 1 Toyota Astra Finance (TAF) menyebutkan, bahwasanya apabila konsumen melakukan over kredit maka dari pihak leasing wajib untuk mengetahuinya. Hal tersebut dikarenakan, kendaraan yang dibeli oleh konsumen belum sepenuhnya dimiliki. Oleh sebab itulah saat konsumen ingin melakukan over kredit sebaiknya memberitahu pihak leasing terlebih dahulu.

"Customer kalau mereka ingin over kredit kita sarankan mereka untuk tetap datang ke kantor. Membawa pihak yang membeli, kemudian kita akan assessment terhadap penerima over kredit itu layak atau tidak," tutur Argha dikutip dari Kompas pada 20/2/2020.

Pihaknya juga menjelaskan, bahwasanya melakukan konsultasi dengan pihak leasing bukanlah sesuatu yang dibuat untuk konsumen repot. Akan tetapi dengan konsultasi maka akan ada fasilitas yang diberikan supaya prosesnya bisa selesai dengan baik.

>>> Klik di sini untuk mengetahui informasi tentang review Mobil terlengkap

Gambar ini menunjukkan kunci mobil, bulpen dan tulisan leasing

Over kredit ada prosedurnya untuk keamanan dan kenyamanan

>>> Jangan Panik! Begini Solusi Kredit Mobil Baru Yang Macet

"Kita sarankan customer datang kemudian proses secara benar, karena tahapannya mudah, dia datang kemudian assessment, langsung, jadi tidak sulit. Bisa langsung H plus 1 atau 2 sudah bisa over kredit," tambahnya.

Resiko Melakukan Over Kredit Secara Diam-Diam

Jadi dari pihak Argha benar-benar memberikan saran terkait soal diatas. Hal tersebut dikarenakan ada resiko over kredit yang dilakukan secara diam-diam dan pihak leasing tidak mengetahui perpindahan tangan tersebut.

Berikut ini merupakan beberapa resiko melakukan over kredit secara diam-diam :

  1.  Apabila pembeli kedua telat dalam membayar cicilan maka penagihan akan dilakukan kepada pembeli pertaman. Hal tersebut dikarenakan nama konsumen pertama yang tercantum di leasing.
  2. Apabila kendaraan digunakan oleh pihak kedua untuk tindak kejahatan maka berpotensi menyeret konsumen pertama ikut tersangkut kasus hukum.
  3. Reputasinya menjadi rusak karena saat melakukan over kredit secara diam-diam maka menunjukkan bahwa konsumen tidak patuh terhadap prosedur pengalihan kredit. Sehingga reputasi yang dimiliki di bank akan jadi rusak.
  4. Reputasi di bank tercatat merah maka konsumen akan kesulitan saat ingin mengajukan kredit di kemudian hari. Hal ini merugikan diri sendiri karena saat benar-benar membutuhkan tapi kredit tidak di approve.

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

Gambar ini menunjukkan 2 tangan saling berjabat tangan

Saat over kredit secara diam-diam ada resiko yang ditanggungnya

"Karena nama konsumen pertama yang bakal jelek. Leasing adalah lembaga yang ada di bawah pengawasan OJK, seandainya ada yang seperti itu pasti akan tercatat, dan itu akan membuat reputasinya jelek di bank," jelas Argha.

Demikianlah informasi mengenai resiko over kredit jika melakukannya secara diam-diam. Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Berita sama topik

International