Kasihan, Diler Mobil Bekas Tolak Mobil Bekas Banjir

11/01/2020| Fatchur Sag

Banjir parah di ibu kota dan sekitarnya awal tahun 2020 lalu sudah surut. Namun persoalan yang harus dihadapi warga belum usai. Mulai dari pembersihan rumah tempat tinggal hingga mengurus berbagai properti yang rusak atau bahkan hilang. Bagi pemilik kendaraan bermotor, seperti sepeda motor dan mobil yang turut rusak terendam air harus menormalkan lagi kendaraannya agar bisa dipakai seperti sediakala. Dan perbaikannya memerlukan biaya besar.

>>> Cara Mengurus STNK dan BPKB Rusak / Hilang Akibat Banjir

Foto menunjukkan Mobil terendam banjir hingga atap

Mobil terendam banjir dipastikan rusak parah

Begitu pun yang ingin menjual kendaraannya juga butuh biaya besar untuk biaya perbaikan terlebih dulu. Tanpa diperbaiki motor maupun mobil bekas banjir bakal dihargai selayaknya barang rongsokan. Setelah diperbaiki bukan perjalanan buat menjual menjadi mudah. Banyak diler mobil bekas menolak membeli mobil bekas banjir. Pedagang merasa enggan karena tak ingin menanggung risiko ketidaknyamanan konsumen di kemudian hari.

"Biasanya kalau pedagang mobil bekas yang besar sudah memiliki reputasi, tidak akan terima mobil bekas banjir. Sebab, risikonya cukup besar. Apalagi jika perbaikannya tidak dilakukan dengan baik dan benar," tutur Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Jakarta, Herjanto Kosasih, seperti dikutip dari Kompas, (8/1/2020).

Jika terpaksa menerima, pedagang sudah pasti pilih-pilih dan memberitahukan kepada konsumen bahwa yang dipilih adalah mobil bekas banjir. "Sekalipun bisa masuk, kami tetap informasikan kepada konsumen bahwa mobil sudah pernah terendam air. Jadi pembeli sudah mengetahui risiko dan kekurangan kendaraan yang akan digarasikannya," tambahnya.

>>> Mobil Habis Kebanjiran, Ini 3 Masalah Yang Bakal Muncul

Foto menunjukkan mobil bekas menunggu pembeli

Diler mobil bekas enggan membeli mobil bekas banjir

Bagi pemilik mobil bekas banjir, kondisi ini merupakan salah satu dilema yang harus dihadapi. Kalau pun ada diler mau membeli, harganya juga pasti turun. Padahal biaya perbaikan sudah dilakukan dengan biaya tidak sedikit.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Berita sama topik

  • Ini Cara Blokir STNK Online Di Jakarta Agar Tidak Terkena Pajak Progresif

    14/12/2020| Abdul

    Ini Cara Blokir STNK Online Di Jakarta Agar Tidak Terkena Pajak Progresif

    Blokir STNK diperlukan untuk menghindari pajak progresif dan juga menghindari masalah di kemudian hari yang dialami oleh pemilik baru kendaraan yang sebelumnya kita miliki dan sudah dijual. Apalagi memiliki mobil 1 dan lebih dari satu dengan nama yang sama akan membuat pemilik perlu membayar pajak progresif.

  • Toyota Fortuner Generasi Pertama, Fiturnya Dukung Keselamatan Dan Kenyamanan Berkendara

    07/11/2020| Abdul

    Toyota Fortuner Generasi Pertama, Fiturnya Dukung Keselamatan Dan Kenyamanan Berkendara

    Sampai pada saat ini mobil Toyota Fortuner telah melewati beberapa generasi. Namun ada yang belum tahu mengenai fitur Toyota Fortuner generasi pertama. Untuk lebih jelasnya mari kita simak informasinya.

  • Jangan Salah, Ada Keuntungan Membeli Mobil Bekas Taksi

    13/08/2020| Abdul

    Jangan Salah, Ada Keuntungan Membeli Mobil Bekas Taksi

    Semakin mahalnya mobil baru membuat masyarakat Indonesia cenderung berminat terhadap mobil bekas. Selain harga yang ditawarkan lebih murah, mobil bekas juga memberi banyak pilihan beragam termasuk berbagai tipe dan model yang bisa dipilih sesuai selera. Di antara banyak pilihan tersebut, salah satunya membeli mobil bekas taksi.

International