Jangan Salah Pilih Semir Ban, Ini Efeknya

02/03/2020| Fatchur Sag

Penampilan menarik mobil didukung banyak hal, dan kebersihan adalah paling utama. Dari bagian atas hingga ke bawah bagian roda semuanya harus bersih. Semahal apapun harga mobil kalau tidak pernah dicuci, tidak pernah dilap sudah pasti terlihat kotor dan jelek. Bagian ban juga demikian, harus dalam kondisi selalu bersih. Bila perlu dibikin kinclong dengan menggunakan semir ban.

Foto sedang menyemir ban menggunakan Auto Glym

Penampilan mobil menarik dengan ban kinclong

Positif negatif menggunakan semir ban

Dampak positif menggunakan semir ban adalah ban terlihat lebih segar, lebih hitam, mengkilap, dan terlihat seperti baru. Sudah tentu dari sisi penampilan juga sangat menarik dibanding ban yang dibiarkan tanpa polesan, apalagi yang jarang dicuci.

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

Adapun dampak negatifnya tidak terlihat seketika. Selain itu juga tergantung dari semir ban itu sendiri. Ada beberapa jenis semir ban dijual di pasaran, diantaranya silikon, aerosol dan wax. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri.

Semir ban silikon lebih mengedepankan unsur penampilan ketimbang cleaner-nya. Ban akan terlihat mengkilap, basah berminyak dan lengket (wet look). Pemakaiannya recommended untuk jangka pendek namun tidak disarankan terlalu sering karena berefek buruk. Ban menjadi getas dan mudah retak-retak.

Semir ban aerosol umumnya dikemas dalam botos spral, cukup disemprot pada ban secara merata ban sudah langsung terlihat hitam segar.

Sedangkan yang ketiga yaitu semir ban wax. Dari sisi penampilan memang tak semengkilap semir ban silikon dan aerosol. Namun ini yang terbaik karena mampu menjaga elastisitas ban dan bisa dipakai dalam jangka panjang.

>>> Jika Tanda Ini Muncul Berarti Sudah Waktunya Ganti Ban Mobil

Foto menunjukkan seorang sedang membersihkan ban dengan lap microfiber

Sebelum disemir, pastikan ban dalam kondisi bersih dari kotoran tanah

Nah, saat ini banyak pabrikan yang berinovasi menciptakan semir ban yang berbahan silikon tapi mengandung unsur wax dan water base. Tujuannya agar ban nampak mengkilap seperti disilikon namun tidak menimbulkan efek getas sehingga ban tetap awet, tidak gampang retak dan terjaga kelenturannya. Diantara merek semir ban ini yaitu Kit, Autoglym, 3M, Meguairs, TurtkeWax dan yang lain.

Menurut Manager Training PT Sumi Rubber Indonesia (Dunlop), Bambang Hermanu, memakai semir ban merek apapun sebaiknya tidak terlalu sering.

"Di dalam ban anti itu pasti diberikan bahan material anti penuaan dini atau anti aging. Anti aging ini dalam bentuk lilin dan bahan ini akan akan dicampurkan dalam karet. Kalau kita sering-sering pakai semir ban, cairan lilin itu diserap keluar," tutur Bambang. "Kalau sudah keluar bannya jadi keras dan pada dinding ban akan timbul retak-retak. Ini bisa terindikasi pecah ban, tapi bukannya tidak boleh menggunakan semir ban. Boleh saja asal jangan sering-sering," jelasnya.

>>> Ada Banyak Faktor, Inilah Tips Memilih Ban Untuk MPV

Foto KIT Black Magic kemasan sachet

Ada banyak produk semir ban di pasaran, pilih yang terbaik

Perlu berhati-hati juga saat mencuci mobil di tempat umum karena sebagian oknum masih suka mencampurkan semir dengan minyak tanah dalam jumlah lebih banyak demi penghematan. Ban memang terlihat mengkilap dan menarik. Namun efeknya cepat rusak sebagaimana karet tercelup minyak tanah.

>>> Dapatkan tips dan trik menarik seputar teknis mobil hanya di Mobilmo.com

Berita sama topik

International