Jangan Anggap Remeh, Jamur Yang Menempel Pada Bodi Mobil Toyota Juga Berbahaya!

01/12/2018 Abdul Perawatan mobil

Melakukan perawatan pada kendaraan kesayangan sangat diperlukan. Hal tersebut berlaku pada semua mobil berbagai merk, salah satunya adalah Toyota. Produsen asal Jepang ini memiliki banyak produk yang digandrungi oleh masyarakat. Beberapa fitur dan kelebihan disematkan pada kendaraan untuk kenyamanan selama berkendara. Namun sobat perlu berhati-hati dengan jamur yang menempel pada bodi mobil Toyota. Apabila dibiarkan begitu saja bisa membuat cat bodi menjadi kusam dan rusak.

Apalagi saat berada di musim hujan yang kerap menjadikan kendaraan mudah kotor. Sehingga pemilik diharuskan untuk melakukan perawatan lebih sering dibandingkan musim kemarau. Saat hujan turun terus menerus dan mobil sering terkena air hujan membuat jamur yang menempel pada bodi mobil Toyota menjadi lebih sering dan banyak. Hal tersebut perlu dihindari agar tampilan mobil tetap bersih dan terawat.

Gambar ini menunjukkan bodi mobil yang terdapat banyak noda sisa terkena air hujan

Jamur, waterspot dan kotoran yang terdapat pada mobil dapat mengganggu tampilan kendaraan

Apalagi bagi sobat yang berniat menjual mobilnya kembali di kemudian hari, tentunya harus benar-benar memperhatikan hal ini. Karena pembeli biasanya menghindar atau menawar terlalu rendah saat mobil yang diincar tampilannya kurang menarik.

Masalah jamur yang menempel pada bodi mobil Toyota ternyata hidup dan apabila dibiarkan dapat mempercepat pertumbuhan yang membuatnya semakin bertambah banyak. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Ade Lesmana selaku Technical Advisor Otogard.

>>> Klik di sini untuk mengetahui informasi tentang review Mobil terlengkap

"Jamur itu kan mikroba, makhluk hidup. Dengan adanya kotoran-kotoran di bodi dia mempercepat pertumbuhannya. Lebih tebal, lebih tebal, lebih tebal tentunya lebih susah dibersihkan dibanding perawatan rutin. Dulu pernah, ketemu kebetulan yang punya mobil itu ahli kimia, diambil alat kayak mikroskop gitu, disenterin ke bagian jamur itu kelihatan jamur itu hidup, jadi kayak yang gerak-gerak. Makanya kenapa mobil yang dibiarin berjamur itu lama-lama banyak. Ditambah lagi dari kotoran jalan," ujar Ade kepada salah satu media ternama.

Gambar ini menunjukkan bodi mobil bagian atas yang terkena rintikan air hujan

Air hujan yang terkena bodi dan dibiarkan mengering tanpa ada penyiraman air bersih dapat beresiko timbul jamur

>>> Lihat juga, Hal Yang Perlu Diwaspadai Untuk Menjaga Kondisi Cat Mobil Tetap Awet

Tidak hanya itu saja, dari pihak Ade juga menilai bahwa untuk jamur yang terdapat pada bodi mobil dapat dilihat secara kasat mata. Dilihat dari segi bentuk akan seperti bintik-bintik air yang sudah mengering. Nah bagi sobat pemilik mobil Toyota sebaiknya memperhatikan benar masalah jamur, tujuannya supaya cat bodi tetap kinclong dan menarik sehingga tidak terlihat kusam.

"Kedua, warnanya juga menutup warna permukaan bodi mobil. Jadi lebih kusam. Kalau di kaca depan ketika di-wipe kayak ada lemak atau minyak. Itu ciri-ciri paling kelihatan," Tambah Ade.

Bahkan dari pihak Ade juga menambahkan, untuk menghilangkan jamur yang sudah menempel pada bodi terlalu lama terbilang cukup sulit. Untuk mengatasinya adalah dengan memoles bodi mobil.

"Kalau di kaca mesti dibersihin bisa menggunakan manual ada obatnya khusus buat bersihin kaca. Kalau di bodi mesti dipoles, kalau cuma pakai tangan agak susah juga," tambahnya.

Dari pihak Ade juga memberikan saran kepada para pemilik kendaraan untuk lebih sering dalam melakukan pembilasan setelah terkena air hujan. Tujuannya adalah supaya kotoran tidak menempel pada bodi dan bagian mobil lainnya terlalu lama yang beresiko menumbuhkan jamur dengan cepat.

>>> Baca juga, Cara Mudah Membersihkan Kaca Mobil dari Jamur yang membandel

Gambar ini menunjukkan bodi mobil yang terdapat busa dan dilap menggunakan kain

Setelah mobil terkena air hujan bisa dilakukan pembilasan dengan air bersih atau pencucian dengan sabun

"Jadi supaya pasir-pasirnya itu turun. Karena kan misalnya tanah merah, pasir ditambah air hujan itu otomatis mempercepat timbulnya jamur. Pasir atau tanah juga mengerak ke bodi, kalau sudah lebih pekat itu ketika dibilas ngerinya jadi bikin baret. Minimal dibilas, dikeringkan. Buat menjaga kondisi mobil tetap mulus, biar lebih awet," tambah Ade lagi.

Dengan begitu, masalah jamur yang menempel pada bodi mobil Toyota tidak akan terjadi dan kendaraan menjadi terawat. Selain itu, saat akan menjualnya di kemudian hari tidak akan kesusahan dan harganya juga tidak turun drastis.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Mungkin anda ingin baca