Cakram Rem Mobil Berkarat Saat WFH, Begini Cara Mengatasi!

01/04/2020 | Fatchur Sag

Pemerintah serius melakukan mitigasi bencana COVID-19 mengingat wabah virus Corona itu makin meningkat. Masa tanggap darurat diperpanjang hingga akhir Mei 2020. Praktis Anda bakal lebih lama berdiam di rumah mengikuti anjuran Work from Home (WFH). Sisi positifnya karena lebih banyak dirumah Anda lebih aman sebab jarang terjadi kontak dengan orang lain.

Gambar ilustrasi bermain bersama keluarga di rumah

Menjalani work from home (WFH), lebih aman dari paparan Corona

Buat Anda yang memiliki kendaraan bermotor seperti mobil bisa lebih berhemat. Anda tidak perlu banyak membeli BBM karena mobil jarang dipakai. Tapi juga perlu diketahui juga mobil jarang dipakai punya dampak kurang baik. Salah satunya cakram rem mobil bisa berkarat. Menurut Service Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Anjar Rosjadi ada kemungkinan cakram rem berkarat jika mobil jarang digunakan mengingat komponen ini terbuat dari besi.

"Brake disc itu materialnya besi, dan dia terekspose langsung ke udara. Jadi ketika mobil tidak digunakan ada kemungkinan terjadi karat. Namun ini hanya karat permukaan saja," tutur Anjar seperti dikutip dari Kompas,(31/3/2020).

>>> Liburan Tetap di Rumah Saja, Lakukan Hal Berikut Biar Tetap Asyik!

Cakram rem berkarat berbahaya?

Foto menunjukkan Cakram rem mobil berkarat

Karat bisa muncul di cakram rem mobil jika jarang digunakan

Menurut Anjar, umumnya karat pada cakram terjadi di bagian luarnya saja dan itu tidak berbahaya. Artinya cakram tetap bisa berfungsi untuk pengereman. Lain halnya jika mobil sama sekali tidak digunakan hingga berbulan-bulan atau mungkin tahunan, karat bisa sampai ke bagian dalam cakram. Jika itu yang terjadi sebaiknya cakram diganti yang baru sebab bisa mengurangi performa pengereman.

Cara mengatasi

Kalau sampai terjadi timbul karat pada cakram Anda tidak perlu khawatir. Menghilangkannya mudah, cukup jalankan mobil untuk beberapa menit, misalnya keliling komplek. Nanti karat bakal terkikis dengan sendirinya. Selain itu dengan mobil dipakai jalan bisa menjaga performa aki serta pelumasan pada komponen mesin.

"Kemudian, jalankan mobil beberapa saat sambil dipanaskan. Terkait dampak karat sendiri, bisa menyebabkan berkurangnya performa rem dan bisa menimbulkan bunyi," kata Service Department Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Anjar Kisworo.

>>> Bahaya Mengintai, Jangan Bergantung Pada Rem Saat Melewati Turunan Panjang

Foto menyalakan mesin mobil

Sesekali jalankan mobil agar performa mesin terjaga serta menghindari timbulnya karat

Kesimpulannya, meski mengikuti anjuran pemerintah untuk di rumah saja, jangan perhatikan kondisi kendaraan jangan sampai performanya dan fungsi komponen-komponennya menurun.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Berita sama topik

  • 28/05/2020 | Abdul

    Alat Penghemat Bahan Bakar, Benarkah Bisa Buat Mobil Terbakar?

    Pemilik mobil kadang memasang alat penghemat bahan bakar pada mobil yang dimiliki. Tujuannya adalah supaya konsumsi bahan bakar bisa lebih hemat. Tapi tahukah Sobat, bahwa memasang alat tersebut bisa berpotensi menjadi penyebab mobil terbakar.

  • 27/05/2020 | Abdul

    Beberapa Ciri Radiator Mobil Rusak Perlu Diwaspadai

    Radiator mobil mempunyai fungsi untuk mendinginkan mesin pada kendaraan. Pada radiator ini terdapat cairan yang berguna untuk mengontrol panas sehingga mesin tidak mudah mengalami kerusakan. Terdapat beberapa ciri radiator mobil rusak yang perlu diketahui.

  • 23/05/2020 | Fatchur Sag

    Ada Berbagai Pembatasan, Permintaan Home Service Suzuki Meningkat

    Berbagai pembatasan aktivitas dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19. Hal ini berdampak pada meningkatnya permintaan layaan Home Service Suzuki.