Beresiko Putus, Begini Cara Merawat Fan Belt Agar Lebih Awet

10/10/2019 | Abdul

Apabila terjadi kerusakan pada bagian fan belt maka dapat berpengaruh pada komponen lain. Masalah tersebut umumnya fan belt retak atau telah putus secara nebdadak sehingga menimbulkan hal yang tidak diinginkan pada kendaraan. Sehingga sangat disarankan untuk merawat fan belt pada mobil.

Gambar ini menunjukkan fan belt dalam kondisi baru

Fan belt memiliki fungsi penting pada mesin mobil

>>> Baca Juga, Timing Belt Merupakan Salah Satu Nyawa Mesin, Ini Cara Mengetahui Kondisinya

Berbeda dengan mesin diesel, fungsi fan belt adalah untuk menggerakkan pompa vakum sehingga dapat menghasilkan kevakuman. Bahkan pada beberapa kendaraan bertugas menggerakkan komponen yang cukup banyak hanya dengan menggunakan satu fan belt saja. Apabila saat perjalanan bagian ini putus, maka dapat beresiko mogok di jalan.

Terdapat beberapa cara untuk menghindari fan belt putus di jalan dan bisa dijadikan gejala awal sebelum kerusakan parah terjadi. Jadi ketika muncul bunyi aneh yang berasal dari ruang mesin atau saat lampu indikator aki menyala sebaiknya melakukan pemeriksaan dengan segera, jangan menunggu sampai terjadi masalah.

Selanjutnya apabila ternyata fan belt telah putus masih di dalam ruang mesin. Maka langkah yang dapat diambil adalah dengan melakukan penggantian fan belt dengan kondisi yang baru. Namun perlu diketahui, saat fan belt putus mobil masih bisa berjalan secara darurat. Hanya saja dalam perjalanan lokasinya tidak terlalu jauh dan tetap melihat temperatur mesin untuk langkah keamanan.

>>> Klik di sini untuk mengetahui informasi tentang review Mobil terlengkap

Gambar ini merupakan komponen di dalam mesin mobil denganm fan belt

Merawat fan belt diperlukan agar lebih awet

>>> Baca Juga, Mengetahui Gejala Timing Belt Rusak Yang Perlu Diketahui

Ketika fan belt bermasalah atau rusak bisa menyebabkan kerusakan yang terjadi pada komponen mesin menjadi lebih parah apabila tidak segera ada penanganan.

Berikut ini merupakan beberapa hal yang dapat dilakukan dalam merawat fan belt pada mobil.

1. Memeriksa Fan Belt Pada Kendaraan

Dalam pemeriksaannya dilakakukan untuk mengetahui dengan cepat saat mengalami keausan, getas dan juga kurang lentur. Pada umumnya pemeriksaan bagian tersebut dilakukan saat melakukan servis secara rutin di bengkel resmi. Biasanya akan disarankan mengganti fan belt ketika telah retak, tipis dan juga sudah tidak lentur.

2. Melakukan Penyetelan Fan Belt Apabila Telah Kendor

Apabila fan belt dalam kondisi kendor maka putaran yang didistribusikan akan kurang maksimal dan beresiko terjadi slip. Jika mengalaminya maka semua komponen otomatis tidak akan bekerja dengan baik.

3. Menghindari Pemberian Grease ( Pelumas) Secara Berlebihan

Jadi ketika fan belt bekerja dan muncul suara berisik kadangpihak pemilik memberika grease yang dioleskan. Hal tersebut boleh saja, hanya saja untuk pemberian jangan terlalu banyak karena bisa membuat fan belt saat bekerja jadi slip. Begitu juga saat slip yang berlebihan, akibat yang dihasilkan adalah fan belt putus.

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

Gambar ini menunjukkan sebuah tangan melepas fan belt dari tempatnya

Saat fan belt  sudah bermasalah sebaiknya ganti dengan yang baru

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai sedikit informasi mengenai cara merawat fan belt pada mobil dan sedikit penjelasan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Berita sama topik

  • 05/06/2020 | Abdul

    Mengenal Jenis Kompresor AC Mobil Sebagai Tambahan Informasi

    Saat ini banyak yang menggunakan AC sebagai alat pendingin pada mobil. Salah satu alat kelengkapan pada mesin AC yaitu wajib menggunakan kompresor. Kompresor ibarat jantung AC yang berfungsi menghisap freon dari tekanan rendah kemudian didistribusikan ke kondensor dalam tekanan dan suhu yang tinggi. Terdapat beberapa jenis kompresor AC mobil yang bisa dijadikan tambahan informasi.

  • 04/06/2020 | Abdul

    Fase New Normal, Menyemprot Mobil Dengan Desinfektan perlu Dilakukan

    Himbauan dari pihak kepolisian kepada pemilik kendaraan supaya menyemprot mobil dengan desinfektan. Hal tersebut dilakukan secara berkala dalam fase new normal dengan tujuan untuk mencegah virus corona.

  • 28/05/2020 | Abdul

    Alat Penghemat Bahan Bakar, Benarkah Bisa Buat Mobil Terbakar?

    Pemilik mobil kadang memasang alat penghemat bahan bakar pada mobil yang dimiliki. Tujuannya adalah supaya konsumsi bahan bakar bisa lebih hemat. Tapi tahukah Sobat, bahwa memasang alat tersebut bisa berpotensi menjadi penyebab mobil terbakar.