Ada Dua Jenis Tambal Ban Tubeless, Mana Yang Terbaik?

03/03/2020| Fatchur Sag

Ada banyak masalah bisa timbul saat berkendara menggunakan mobil, mulai dari mesin mogok, kehabisan bahan bakar, lampu mati, hingga ban kempes kena paku. Semuanya bikin perjalanan terganggu dan mengurangi kenyamanan. Seperti ban kempes misalnya, bisa terjadi karena kena paku atau benda tajam yang lain.

Solusinya, Anda bisa mengganti dengan ban serep untuk sementara waktu sebelum nanti ban yang asli dibawa ke tukang tambal ban. Lebih merepotkan lagi kalau ban cadangannya tidak dibawa, Anda harus melepas ban asli lalu membawanya ke tempat tambal ban, atau menghubungi jasa tambal ban panggilan.

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

Foto menunjukkan ban mobil kempes

Ban kempes, perjalanan terganggu

Nah, berkaitan dengan tambal-menambal ban ini, Anda juga perlu tahu jenis-jenis tambal ban khususnya ban tubeless. Meski tidak melakukan sendiri, setidaknya bisa jadi pengetahuan dan bahan pertimbangan saat ingin menambalkan ban di kemudian hari.

Menurut Manager PT Gajah Tunggal, Zulpata Zainal, ada dua jenis tambal ban tubeless yang saat ini banyak dilakukan tukang tambal ban atau bengkel resmi, yaitu tambal payung dan tambal tusuk. Keduanya punya tujuan sama, yaitu menutup lobang karet ban yang disebabkan karena objek lain. Perbedaannya terletak pada proses penambalan.

Model Tambal Payung

Tambal ban model tambal payung yaitu menutup lobang pada ban yang bocor dari dalam. Caranya ban dilepas dulu dari peleknya lalu dilakukan proses penambalan dari dalam. Model tambal ini cukup njlimet dan memerlukan peralatan khusus, namun hasil dari penambalan sangat baik. Bisa dikatakan ban yang bocor tertutup sempurna.

>>> Ban Tubeless Kena Paku, Benar Dibiarkan Saja Tak Ditambal?

Foto menunjukkan model Tambal ban payung

Tambal ban payung butuh waktu lebih lama

Tambal ban model ini sangat direkomendasikan meski prosesnya memakan waktu lebih lama. “Kalau bocor pada telapak atau kerusakan dengan dimensi tertentu masih bisa ditambal. Dan tambalan yang terbaik adalah tambalan dari dalam ban atau istilah umumnya tambalan payung,” tutur Zulpata seperti dikutip dari Kompas, (1/3/2020).

Model Tambal Tusuk

Tambal ban model tambal tusuk disebut juga model tambal cacing, yaitu menutup lobang ban bocor dari luar. Cara ini yang lebih banyak dilakukan dan ditawarkan banyak tukang tambal. Pemilik kendaraan juga banyak memilih model tambal ini karena prosesnya yang cepat dan harga lebih murah dibanding model tambal payung.

Prosesnya ban tidak perlu dilepas dari pelek. Hanya didongkrak sampai ban terangkat, lalu proses penambalan bisa dilakukan. Caranya dengan ditusuk dari luar menggunakan alat khusus.

>>> Jangan Salah Pilih Semir Ban, Ini Efeknya

Foto menunjukkan model Tambal ban tusuk

Tambal ban model tusuk lebih diminati karena lebih cepat, tapi tidak direkomendasikan

Customer Engineering Support PT Michelin Indonesia, Fachrul Rozi, tidak merekomendasikan model tambal ini untuk digunakan dalam waktu lama dikarenakan kualitas tambalan yang rendah. Ban tidak menutup sempurna sehingga bisa bocor lagi sewaktu-waktu dan berpotensi menimbulkan bahaya.

Model tambal tusuk hanya bersifat darurat agar mobil bisa dibawa hingga ke bengkel atau toko ban, untuk kemudian dilakukan penggantian. “Tambalan model tusuk atau yang seperti cacing sifatnya hanya sementara, sampai dibawa ke bengkel," kata Fachrul.

>>> Dapatkan tips dan trik menarik seputar teknis mobil hanya di Mobilmo.com

Berita sama topik

International