Kenali Bahaya Microsleep Saat Mengemudi, Lakukan Ini Untuk Menghindari

06/06/2018 | Fat

Istilah microsleep memang tengah viral di masyarakat dan menjadi hal penting untuk diperhatikan, terutama oleh para pengemudi mobil. 

Secara singkat Microsleep artinya tidur sesaat, bahkan sangat singkat hanya sepersekian detik tanpa disadari. Orang jawa menyebutnya 'Ngliyep' (bukan pantai indah di kota Malang, Jawa Timur).

Gambar jalan tol Pantura yang lurus

Berhati-hatilah saat melintas di jalanan yang lurus dan panjang karena hal tersebut bisa memicu microsleep yang tidak Anda sadari

Microsleep sebenarnya hal biasa, karena itu termasuk siklus biologis tubuh. Tapi bisa menjadi sangat berbahaya kalau orang terkena microsleep saat mengemudi.

"Microsleep itu keadaan badan tertidur, hanya sesaat. Mungkin sekitar 1 detik sampai 30 detik. Bisa juga saat mata terbuka, saat tengah berkendara. Ini berbahaya," tutur Jusri Pulubuhu, Pengamat keselamatan berkendara dan juga pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) saat berbincang dengan media, Minggu (3/6/2018).

Sebagai contoh, saat mobil tengah melaju dengan kecepatan 70 km per jam, lalu pengemudi mengalami microsleep 3 detik saja. Itu sudah membuat mobil melaju tak terkendali sepanjang 200 meter dan hampir bisa dipastikan terjadi kecelakaan.

Gambar mobil Avanza yang rusak parah karena kecelakaan di jalan tol cipali

Itu sudah membuat mobil melaju tak terkendali sepanjang 200 meter

>>>  Terus ikuti tips & trik seputar otomotif di Mobilmo.com

Tanda-tanda microsleep

Seperti ditulis di wikipedia, microsleep adalah bagian dari siklus biologis tubuh. Kondisi ini sering kali muncul seiring dengan stagnasi otak atau otak bekerja stagnan yang disebabkan berbagai hal seperti gangguan tidur, memiliki utang tidur, pergeseran waktu tidur seperti saat kerja shift malam, pengaruh obat, stres dan sebagainya.

Tanda-tanda microsleep bisa dilihat dari wajah yang murung, mata menyipit, kelopak mata lambat lambat berkedip, dan kepala menunduk.

Microsleep saat mengemudi selain bisa diketahui dengan adanya tanda-tanda di atas masih ada lagi seperti saat berhenti di lampu merah dan mobil tak segera jalan, dia kaget saat diklakson kendaraan lain. Atau yang biasanya banyak bicara, tiba-tiba hilang gairah bicara dengan penumpang lain, responnya hanya satu dua setelah itu terdiam lagi.

>>> Pemerintah Sarankan Pemudik Tidak Hanya Bergantung Pada Jalan Tol

Wajah pengamudi mulai kusut, mata menyipit

Tanda-tanda microsleep bisa dilihat dari wajah yang murung, mata menyipit, kelopak mata lambat lambat berkedip, dan kepala menunduk.

Cara paling mudah menghindari bahaya microsleep saat mengemudi

Disarankan agar pengemudi tidak menyepelekan kondisi microsleep. Kalau memang sudah ada tanda-tanda seperti di atas, segera menepi, keluar dari mobil dan istirahat.

Bagi penumpang juga disarankan selalu memantau kondisi pengemudi dan minta untuk istirahat barang sejenak kalau sudah terlihat gejala microsleep.

"Bisa dibuat waktu periodik istirahat, misal setiap perjalanan dua jam sekali berhenti istirahat. Atau saat puasa seperti ini perjalanan bisa lebih singkat dengan sesekali beristirahat," saran Jusri.

>>> Mau cari mobil buat keluarga? Di cintamobil.com saja, koleksinya banyak harganya juga menguntungkan!

Berita sama topik