Ingat! Jangan Banting Setir Ke Kanan Saat Mobil Keluar Badan jalan Beresiko Terbalik

13/06/2018 Abdul Pengemudian mobil

Perjalanan mudik sudah tiba, banyak yang sudah berangkat untuk menuju kampung halaman dari mulai kemarin hari Minggu. Nah bagi pengendara mudik yang menggunakan Mobil, sebaiknya lebih waspada akan hilangnya fokus dan konsentrasi. Tetap menjaga stamina tubuh dan beristirahat jika dirasa sudah lelah atau timbul rasa kantuk. Nah sebagai informasi, apabila Mobil keluar badan jalan sebaiknya jangan langsung membanting kanan. Hal tersebut sangat beresiko membuat Mobil terbalik.

Masalah Mobil keluar badan jalan bisa terjadi kapan saja dan tidak dapat diprediksi waktunya dan dimana tempatnya. Yang pasti perlu kewaspadaan dalam berkendara, apalagi musim mudik banyak kendaraan lain. Terjadinya hal tersebut bukan berarti karena konsentrasi atau fokus buyar saja, namun kadang faktor lain seperti tiba-tiba ada kendaraan dari belakang dengan kecepatan tinggi mepet dengan kendaraan Anda. Pada tahapan ini Mobil yang lebih pelan akan kaget karena hal tersebut, sehingga biasanya Mobil akan dibelokkan ke kiri sampai masuk bahu jalan.

Gambar ini menunjukkan beberapa mobil sedang berjalan di tengaj dan di bahu jalan

Bahu jalan yang tidak rata dengan jalanan dapat beresiko membuat Mobil terbalik

Apabila mengalami masalah yang disebutkan di atas dan Mobil sudah berada di bahu jalan, langkah yang harus diambil adalah dengan menurunkan kecepatan terlebih dahulu dan tidak langsung belok ke kanan. Apabila Mobil terlalu cepat dan dipaksa membelok bisa jadi dapat terbalik, mengingat bahu jalan banyak yang mempunyai ketinggian berbeda dengan jalanan.

Dari pihak Jusri selaku Pendiri Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menyebutkan bahwa terdapat 2 potensi bahaya jika pengendara Mobil saat berada di bahu jalan dan membanting setir ke kanan.

>>> Klik di sini untuk mengetahui berita otomotif Mobil terbaru di Mobilmo.com

Yang pertama adalah berpotensi Mobil terbalik yang disebabkan tinggi jalan dan bahu jalan berbeda. "Begitu mobil keluar dari badan jalan yang bahu jalannya belum ideal, artinya selisihnya tinggi sekali, itu gampang sekali terbalik," kata Jusri.

Gambar ini menunjukkan Sebuah mobil terbalik di pinggir jalan

Kurangnya konsentrasi dan fokus saat berkendara bisa membahayakan diri sendiri dan pengendara lain

Jadi ketika adanya perbedaan tinggi jalan dan bahu jalan bisa memicu pergesekan antara dinding jalan dan ban Mobil.

>>> Baca juga, Perhatikan Posisi Duduk Ketika Berkendara untuk Mudik Kali Ini yang ditawarkan cintamobil.com

Untuk yang kedua berpotensi menabrak samping. Jadi dari pihak Jusri juga menilai bahwa hal tersebut bisa terjadi apabila setelah keluar bahu jalan langsung membanting setir ke kanan untuk kembali ke jalan, tanpa melihat situasi jalanan yang sedang ramai atau terdapat kendaraan lain yang sedang melintas.

Jadi karena sebab potensi bahaya yang ditimbulkan jika Mobil keluar badan jalan langsung banting setir ke kanan, dari pihak Jusri menyarankan untuk tetap berada di bahu jalan sambil menurunkan kecepatan. Jika ingin kembali ke jalanan sebaiknya melihat sekitar terlebih dahulu apakan aman atau tidak.

>>>  Terus ikuti tips & trik seputar otomotif di Mobilmo.com

"Jadi jangan seketika dengan kecepatan semula balik kembali ke badan jalan. Itu bahaya sekali," ucap Jusri.

Sebagai tambahan informasi, kami berikan kegunaan bahu jalan Tol jika dilihat dari aturan hukum. Yang mana pasti memiliki persepsi yang berbeda dengan masyarakat. Terkait masalah tersebut, memang sudah tertulis jelas mengenai masalah bahu jalan tentang apa yang boleh dilakukan dan tidak. Jadi pada Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 mengenai Jalan Tol pada pasal 41 ayat 2 menjelaskan.

>>> Mungkin tertarik, Kenali Bahaya Microsleep Saat Mengemudi, Lakukan Ini Untuk Menghindari

Gambar ini menunjukkan sebuah mobil warna putih penyok ditabrak dari arah samping

Kecelakaan tabrak samping rentan terjadi saat pindah jalur dari bahu jalan ke jalur utama secara mendadak

Penggunaan bahu jalan diatur sebagai berikut:

a. Digunakan bagi arus lalu lintas pada keadaan darurat.

b. Diperuntukkan bagi kendaraan yang berhenti darurat.

c. Tidak digunakan untuk menarik/menderek/mendorong kendaraan.

d. Tidak digunakan untuk keperluan menaikkan atau menurunkan penumpang, dan (atau) barang dan (atau) hewan.

e. Tidak digunakan untuk mendahului kendaraan.

Demikianlah informasi mengenai Mobil keluar badan jalan jangan langsung banting setir ke kanan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

Mungkin anda ingin baca