6 Kebiasaan Buruk Ini Bisa “Membunuh” Mobil Anda

01/01/2019 Fatchur Sag Pengemudian mobil

Makin besar kerusakan mesin tentunya makin tinggi biaya yang harus dikeluarkan untuk perbaikan. Gunakan mobil dengan bijak, berikut adalah kebiasaan buruk yang bisa membuat usia mesin mobil Anda lebih pendek dari seharusnya.

Pengguna mobil jaman sekarang dimanjakan dengan teknologi mesin mobil yang lebih mutakhir di mana segalanya serba elektronik dan memiliki ketahanan yang lebih baik. Tapi jangan sampai hal ini membuat Anda terbuai dan memperlakukan mobil sesuka hati. Karena tetap saja pemakaian yang kurang hati-hati lama-lama akan menimbulkan masalah pada mesin mobil Anda. Makin besar kerusakan mesin tentunya makin tinggi biaya yang harus dikeluarkan untuk perbaikan.

Foto seorang model bersama mobil mewah

Mobil kesayangan harus selalu dirawat agar kondisinya tetap oke

Gunakan mobil dengan bijak, berikut adalah 6 kebiasaan buruk yang bisa membuat usia mesin mobil Anda lebih pendek dari seharusnya.

1. Menggeber mesin sebelum suhunya panas

Ketika memanaskan mobil, menggeber mesin biasanya dilakukan untuk mempercepat aliran bahan bakar dan juga oli agar mesin langsung panas. Padahal, kebiasaan ini akan merusak komponen-komponen pada mesin mobil karena ketika mesin dingin dan dinyalakan, mesin belum terlubrikasi dengan baik. Tunggu hingga oli mengalir pada seluruh bagian mesin sebelum menekan gas, atau bahkan mengendarainya dengan laju kecepatan yang tinggi.

>>> BBM Euro 4 Hanya Pertamax Turbo, Ini Efeknya Jika Pakai Pertamax

2. Bensin dibiarkan sampai kosong

Kebiasaan buruk yang kedua adalah mengisi bahan bakar ketika tangki sudah mau kosong. Terlalu sering mengisi bahan bakar untuk memastikannya penuh memang boros, tapi biaya untuk mengganti pompa bahan bakar pada mesin mobil lebih mahal lagi biayanya. Dibutuhkan bahan bakar dalam jumlah tertentu agar pompanya bisa bekerja dengan baik dan aman. Jika tangki kosong, maka resikonya adalah pompa akan mengalami overheat dan beresiko membuat mesin jadi mati. Setidaknya, jangan biarkan tangki bahan bakar sampai di bawah 1/3 kosong.

Foto indikator bahan bakar menunjukkan bahan bakar habis

Sering membiarkan tangki bahan bakar kosong bisa berakibat buruk

3. Mengabaikan servis rutin

Untuk mobil-mobil yang sudah lama, di atas 5 tahun misalnya. Biasanya pemiliknya tidak begitu memperhatikan jadwal servis kendaraan. Padahal servis rutin penting untuk mengganti beberapa elemen mobil yang sudah aus seperti misalnya oli dan kampas rem yang usianya hanya hitungan bulan. Jarang servis mobil akan menyebabkan kerusakan kecil menjadi bertumpuk dan lama-lama membuat mesin menjadi terbebani hingga akhirnya rusak lebih parah.

>>> Dapatkan tips perawatan mobil lainnya hanya di sini

4. Terlalu sering berakselerasi

Kebiasaan buruk selanjutnya yang bisa membunuh mesin mobil adalah seringnya mengemudikan mobil dengan akselerasi yang tinggi, bahkan pada saat berada di gigi yang rendah. Akibatnya adalah mesin yang bekerja terlalu keras namun tidak diimbangi dengan kebiasaan perawatan yang memadai, selain itu akselerasi yang tinggi juga akan membuat mesin Anda membutuhkan lebih banyak bahan bakar, dan membuat usia ban juga semakin pendek. Gunakan mobil sewajarnya dengan kecepatan yang direkomendasikan demi keselamatan pengguna jalan.

5. Mengandalkan kopling saat macet

Tentu merepotkan dan membutuhkan konsentrasi yang lebih tinggi ketika Anda berkendara di jalanan yang macet harus bolak balik menurunkan dan mengangkat rem tangan. Makanya banyak pengemudi yang lebih memilih untuk menekan gas kopling agar lebih mudah untuk maju dan lebih praktis. Kebiasaan buruk ini bisa merusak kopling dan mengurangi banyak usia kopling mobil Anda. Mengganti kopling pada mobil bukanlah perbaikan yang murah dilakukan, belum lagi kerusakan pada kopling juga bisa mempengaruhi kinerja bagian mobil yang lainnya.

>>> Sering Terjebak Macet, Ketahui Langkah Mencegah Overheat Pada Mesin Mobil saat Berkendara

Foto mobil dengan muatan berlebihan

Selain berbahaya bagi keselamatan, perilaku buruk pengemudi juga berdampak pada mobil

6. Kelebihan muatan

Setiap mobil tidak hanya kendaraan angkutan barang melainkan juga mobil pribadi, memiliki batas maksimum beban yang direkomendasikan dibebankan pada mobil. Mobil yang kelebihan muatan akan memberikan dampak buruk tidak hanya bagi keselamatan tapi juga bagi mesin mobil. Seperti misalnya mesin yang harus bekerja ekstra untuk memberikan performa yang sama dengan beban yang lebih berat, rem dan juga suspensi yang juga tidak bisa bekerja secara maksimal karena beban yang berlebihan, serta penggunaan bahan bakar yang lebih banyak untuk mendukung kebutuhan mesin. Kenyataannya, kebiasaan buruk ini masih terus dilakukan sebagian pengendara.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Mungkin anda ingin baca

  • Mengetahui Ketentuan Zebra Cross Di Jalan Dan Penjelasannya

    Mengetahui Ketentuan Zebra Cross Di Jalan Dan Penjelasannya

    16/06/2019

    Saat berkendara di jalan tentunya akan menemui zebra cross di beberapa tempat. Fungsinya diperuntukkan untuk pejalan kaki yang berniat menyeberang jalan. Biasanya untuk bentuknya dibuat garis membujur yang menggunakan warna putih dan juga hitam. Ketebalan yang dimiliki adalah 300mm dengan celah yang dibuat sama serta memiliki panjang setidaknya 2500 mm. Namun tahukah sobat bahwa terdapat ketentuan zebra cross di jalan.

  • Hindari Aji Mumpung Saat Mudik Lebaran Biar Bisa Balik Ke Kota
    Pengemudian mobil Fatchur Sag

    Hindari Aji Mumpung Saat Mudik Lebaran Biar Bisa Balik Ke Kota

    03/06/2019

    Mudik lebaran sering jadi kesempatan sebagian pemudik untuk melampiaskan kebahagiaan secara berlebihan. Ini kurang baik dan sebaiknya anda hindari, sebab aji mumpung bisa berdampak buruk pada kenyamanan dan keselamatan. Kok bisa?

  • Jangan Paksa Mobil LCGC Buat Mudik Jarak Jauh
    Pengemudian mobil Fatchur Sag

    Jangan Paksa Mobil LCGC Buat Mudik Jarak Jauh

    02/06/2019

    Ada hal yang mesti diperhatikan saat menempuh perjalanan jauh mudik lebaran untuk tidak memaksakan diri menggunakan mobil LCGC mengingat mobil ini tak setangguh MPV maupun SUV.