Uzma Nawaz, Mekanik Wanita di Lingkungan Otomotif Laki-Laki Pakistan

04/11/2018 Padli Nurdin Pasar Mobil

Dunia otomotif memang bukan hanya milik lelaki. Tetapi kebanyakan mekanik bengkel memang dipenuhi oleh keringat kaum hawa. Tapi di Pakistan, mekanik wanita ini menjadi pendobrak untuk budaya patriarki yang dibangun di Negara Islam ini.

Sejak mulai menggeluti pekerjaan sebagai salah satu mekanik wanita di Pakistan yang masih konservatif, Uzma Nawaz selalu mendapatkan reaksi terkejut dari pelanggannya. Gadis 24 tahun ini menghabiskan bertahun-tahun membasmi stereotip gender dan hambatan keuangan untuk mendapatkan gelar teknik mesin dan membuka bengkel perbaikan mobil miliknya sendiri di Multan, kota di timur Pakistan.

Gambar yang menunjukan Uzma Nawaz

Uzma Nawaz, mekanik wanita dari Dunyapur, Pakistan

“Saya menganggapnya sebagai tantangan terhadap segala rintangan dan sumber nafkah yang kecil dari keluarga saya,” kata Nawaz. “Ketika mereka melihat saya melakukan pekerjaan ini, mereka [keluarga] benar-benar terkejut.”

>>> Baru Saja Keluar Penjara, Pria Ini Langsung Mencuri Mobil di Parkiran Penjara

Berasal dari kota kecil yang miskin di Dunyapur, provinsi Punjab, Pakistan timur, Nawaz mengandalkan beasiswa dan sering tidak makan ketika ia tidak memiliki uang untuk mengejar gelarnya. Bahkan, prestasi yang dicapainya jarang ditemukan di Pakistan, atau daerah-daerah dengan kultur patriarki yang kuat.

Perempuan telah lama berjuang untuk mendapatkan hak mereka di Pakistan, terutama di daerah pedesaan. Para wanita yang masih belia didorong untuk menikah muda dan mengabdikan diri sepenuhnya kepada keluarga.

Gambar yang menunjukan Uzma Nawaz memperbaiki mesin mobil

Nawaz ketika sedang bekerja memperbaiki mobil

Pengorbanan Nawaz akhirnya membuahkan hasil. Dia diterima bekerja di diler Toyota di Multan setelah lulus kuliah. Hanya setahun bekerja, ia dipromosikan ke divisi perbaikan umum, memperbaiki mobil, mengangkat ban, memeriksa mesin, dan menangani berbagai masalah mekanik.

>>> Klik sini untuk simak tulisan review mobil lainnya

Menjadi sensasi di lingkungan kerja

Kehadirannya memberikan pemandangan tak biasa bagi pelanggan yang datang. “Saya terkejut melihat seorang gadis muda mengangkat ban cadangan berat dan kemudian menempatkan mereka kembali pada kendaraan setelah perbaikan," kata pelanggan Arshad Ahmad.

Namun semangat dan keahlian Ms Nawaz telah membuat rekan-rekan terkesan, yang mengatakan bahwa dia bisa dan mampu untuk mengerjakan pekerjaannya sendiri. “Apapun tugas yang kami berikan, dia melakukannya seperti seorang pria dengan kerja keras dan dedikasi,” kata rekan kerja M. Attaullah.

>>> Dapatkan beragam informasi unik pasar otomotif hanya di Mobilmo

Gambar yang menunjukan Uzma Nawaz memperbaiki roda

Pelanggan dan rekan kerja memuji ketekunan Nawaz

Dia juga meyakinkan beberapa rekan kerja yang meragukan kemampuannya untuk bekerja di lingkungan yang didominasi oleh laki-laki. “Tidak ada kesulitan yang bisa mematahkan keinginan dan motivasi saya,” ungkap Nawaz dengan bangga ketika diwawancarai The Hindu.

Ia juga harus meyakinkan keluarganya sendiri dengan pekerjaan berbeda dari wanita lain di Pakistan. “Masyarakat tidak membutuhkan wanita bekerja di bengkel, itu tidak tampak bagus. tetapi itu adalah gairahnya,” kata ayahnya, Muhammad Nawaz. “Dia sekarang bisa memperbaiki mesin. Saya juga sangat senang.”

>>> Beragam berita informatif dunia otomotif hanya di Mobilmo

Mungkin anda ingin baca

  • Pilih Mobil McLaren Sama Seperti Bermain Video Game
    Pasar Mobil Padli Nurdin

    Pilih Mobil McLaren Sama Seperti Bermain Video Game

    08/11/2018

    Memilih mobil baru di diler McLaren Automotive di Toronto sama seperti bermain video game. Mulai dari memilih warna mobil serta opsi lain yang tersedia. Tetapi bedanya, untuk membelinya Anda harus menggunakan uang asli.

  • Menjadi Rongsokan Selama 40 Tahun, Mini Cooper Ini Dijual Seharga Mobil Baru
    Pasar Mobil Padli Nurdin

    Menjadi Rongsokan Selama 40 Tahun, Mini Cooper Ini Dijual Seharga Mobil Baru

    07/11/2018

    Mini original sepertinya tak lekang oleh waktu. Tua-tua keladi, mobil ini sudah pantas dan berharga sebagai mobil klasik. Karena itu, tak salah jika seorang pecinta otomotif asal Inggris ini membayar hampir Rp 400 juta untuk sebuah mobil Mini Cooper rongsokan.

  • Bukan Avanza atau Xpander, Ini Mobil MPV Paling Laris Di Dunia
    Pasar Mobil Fatchur Sag

    Bukan Avanza atau Xpander, Ini Mobil MPV Paling Laris Di Dunia

    07/11/2018

    Untuk urusan mobil MPV paling laris di Indonesia, semua mengakui kalau Toyota Avanza adalah jagonya meski sekarang posisinya sedang di bawah Mitsubishi Xpander. Yang mungkin belum Anda tahu, mobil MPV paling laris di dunia ternyata bukan Avanza atau Xpander. Bahkan tidak disangka mobil MPV ini juga dijual di Indonesia yang hingga sekarang masih dipandang sebelah mata. Penasaran?