Presiden Teken Aturan Mobil Listrik, Ini Harapan Mitsubishi

09/08/2019 Fatchur Sag Pasar Mobil

Ditandatanganinya aturan mobil listrik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuai apresiasi dan harapan besar dari banyak kalangan. Termasuk Mitsubishi, produsen mobil berlambang tiga berlian ini menyampaikan harapan besarnya kepada pemerintah.

Kabar paling hangat dan paling dinanti para pelaku industri otomotif dalam negeri soal keberlanjutan aturan mobil listrik menemukan titik terang, Presiden Joko Widodo menyatakan sudah menandatanganinya dan sah menjadi regulasi. "Sudah, sudah. Sudah saya tanda tangan Senin pagi," tutur Presiden di hadapan para wartawan usai meresmikan Gedung Sekretariat ASEAN, di Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Foto Presiden Joko Widodo dan para pejabat usai meresmikan Gedung Sekretariat ASEAN di Jakarta (8/8/2019)

Presiden menyatakan aturan mobil listrik sudah diteken

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku Agen Pemegang Merek (AMP) mobil penumpang merek Mitsubishi di Indonesia menyampaikan apresiasi secara khusus kepada pemerintah. "Kalau kita (Mitsubishi) ini (aturan mobil listrik ditandatangani-red) sangat bagus, ini jadi satu komitmen dari pemerintah," tutur Executive General Manager of Sales & Marketing Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Imam Choeru Yahya, seperti dikutip dari Detik, (8/8/2019).

Menurut Imam, ditandatanganinya aturan mobil listrik ini juga menjadi kabar baik bagi produsen otomotif karena mereka berkesempatan memasarkan mobil listrik dengan harga yang lebih terjangkau. Ya, selama ini mobil listrik di Indonesia terkenal sangat mahal karena terganjal besarnya pajak impor.

>>> Trauma Mati Listrik, Mobil Hybrid Lebih Layak Diprioritaskan?

Foto Mitsubishi i-MiEV dan Outlander PHEV saat diperkenalkan di Indonesia

Mitsubishi berharap regulasi mobil listrik benar-benar dinikmati masyarakat

Harapan Mitsubishi aturan ini bisa menekan harga jual mobil listrik serendah-rendahnya sehingga masyarakat luas memiliki kesempatan besar untuk bisa menikmati, "Saya tidak tahu ke depannya, tapi soal tax (pajak) ini jadi salah satu faktor yang membuat harga menjadi tinggi. Ini karena import duty, serta pajak lainnya. Mudah-mudahan ada kebijakan ini bisa menurunkan harga. Karena salah satu faktor tertinggi itu dari pajak," kata Imam.

Beberapa waktu lalu di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, MMKSI meluncurkan salah satu line up terbaiknya, Outlander PHEV. Meski bukan mobil listrik full, mobil yang ditenagai menggunakan baterai dan mesin konvensional ini dijual dengan harga cukup mahal, yaitu Rp 1.289.000.000, jauh di atas Outlander Sport yang dijual dengan harga di bawah Rp 400 juta.

>>> Harga Mitsubishi Outlander Edisi Plug-In Hybrid Rp 1,3 Miliar Dan Dapat Di Cas Di Diler

>>> Beragam berita informatif dunia otomotif hanya di Mobilmo

Mungkin anda ingin baca