Pemuda Ini Kehilangan SIM-nya Hanya 49 Menit Setelah Lulus Tes Mengemudi

24/11/2018| Padli Nurdin

Tepatnya hanya 49 menit setelah lulus tes mengemudi, seorang pemuda berusia 18 tahun ditangkap pihak Kepolisian setelah menerobos kecepatan maksimum dan tertangkap kamera pengintai. Pihak berwenang di kota Hemer menangkapnya ketika ia mengemudi dalam kecepatan 95 km/jam di zona mengemudi 50 km/jam, berdasarkan laporan dari BBC.

Gambar batas kecepatan di jalan

Pemuda di Jerman menerobos batas kecepatan maksimum di Jerman

BBC mengungkapkan bahwa pemuda tersebut bersama dengan empat orang temannya di dalam mobil. Hal ini membuat polisi yang menangkapnya berspekulasi jika pemuda tersebut ingin mengesankan teman-temannya dengan mengemudi secepat mungkin.

>>> Desa di Italia Pasang Kamera Pengawas Kecepatan, 58.568 Pelanggaran Tercatat Selama Dua Minggu

Remaja tersebut secara resmi dilarang mengemudi selama empat minggu dan menghadapi denda € 200, atau lebih dari Rp 2 juta. Ia juga mendapatkan pengurangan dua poin dari lisensinya setelah ia diizinkan untuk mengemudi lagi ditambah dengan masa percobaan yang diperpanjang dari dua hingga empat tahun ke depan.

Polisi juga mengatakan bahwa ia hanya akan mendapatkan SIM-nya kembali setelah melakukan ‘pelatihan ulang yang mahal’ yang seharusnya terbukti menjadi penangkal yang efisien terhadap perilaku semacam ini terjadi di masa depan.

>>> Dapatkan beragam informasi unik pasar otomotif hanya di Mobilmo

Gambar kamera batas kecepatan

Kecepatan mobilnya langsung direkam oleh kamera pencatat polisi

Jerman memang terkenal karena tidak memiliki batas kecepatan umum di sebagian besar jalan raya. Polisi sangat ketat dalam menegakkan peraturan kecepatan di daerah-daerah berpenduduk. Pelanggar diminta untuk membayar denda € 10 dan € 680 (sekitar Rp 150 ribu hingga Rp 10 juta) dengan larangan mengemudi maksimal hingga tiga bulan, tergantung pada tingkat pelanggaran lalu lintas.

>>> Beragam berita informatif dunia otomotif hanya di Mobilmo

Berita sama topik

International