Melirik Sejarah, Ini Desainer Mobil Wanita Pertama Di Jepang

13/07/2020| Abdul

Dalam industri otomotif Jepang tahun 1967 didominasi oleh para pria. Pada saat itu ada salah satu produsen mobil yakni Nissan mempunyai keputusan yang berbeda dengan yang lainnya. Bagaimana tidak, pihak Nissan merekrut Kyoko Shimada  untuk ambil bagian dalam produksi mobil Nissan. Alhasil Kyoko menjadi desainer mobil wanita pertama di Jepang.

Sebelum adanya Undang-Undang Kesetaraan Kesempatan Kerja bagi wanita dan pria di Jepang, Kyoko sudah bergabung dengan Nissan dalam memberikan konteks di kala itu selama 19 tahun. Jadi di kala itu merupakan masa dimana saat seorang perempuan ikut berpartisipasi dalam hal kerja di masyarakat termasuk hal yang tidak lazim.

Gambar ini menunjukkan tulisan dan logo Nissan pada mobil

Pada tahun 1967 Nissan mengambil langkah pertama merekrut seorang wanita

>>> Lihat Juga, Progres Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan Paket 3 Capai 27,16 Persen

"Tidak ada satupun desainer wanita di industri otomotif Jepang  pada waktu itu, tetapi Nissan lebih dulu menyadari perlunya  memahami sudut pandang wanita dalam mendesain mobil dibanding perusahaan mobil lainnya,  karena Nissan tahu nantinya setiap rumah tangga akan memiliki mobil,” kata Shimada dalam keterangannya yang dilansir dari iNews pada 10/7/2020.

Shimada sebelumnya melakukan kuliah arsitektur di Japan Women’s University. Kemudian setelah itu baru ikut berpartisipasi di Nissan dan menjadi sebuah tim yang berjumlah 50 orang desainer. Yang mana semuanya spesialis dalam bidang otomotif dan juga pria. Memang dikala itu Shimada merupakan seorang perempuan yang masih muda dan tidak mempunyai latar belakang otomotif. Akan tetapi yang menarik adalah hal tersebut dijadikan sebagai kekuatannya.

Hasilnya pihaknya dapat membawa Nissan menuju kesuksesan dalam 38 tahun dan merupakan desainer mobil wanita pertama di Jepang. Sudut pandangnya segar dan juga imajinatif, bahkan tempat-tempat unik bisa menjadikannya mendapatkan wawasan. Seperti misalnya pandangan yang dimiliki Shimada yakni mobil sebagai “ruang hidup” sehingga pemiliknya dapat mengekspresikan gaya hidup dan juga identitas saat berada di dalamnya. Pada masa itu, pandangan tersebut merupakan sesuatu yang unik.

>>> Baca Juga, Finish di Urutan ke 7 GP Austria, Honda Raih Poin Perdana di Balap F1 2020

Gambar ini menunjukkan bagian mobil dari Nissan

Shimada kerap menentang stereotip yang belum pernah dipikirkan orang lain

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

Ada yang menarik pada saat itu, jadi ketika pihaknya ditugaskan untuk mendesain interior dan mengerjakan warna mobil penumpang. Pihaknya mempunyai cara kerja yang baru, yang mana dia berkeliling ke pusat perbelanjaan. Tujuannya adalah untuk mencari sumber inspirasi dengan melihat gaya berpakaian terbaru wanita dan juga pria. Bahkan toko furniture premium juga didatangi sebagai pertimbangan untuk cara dalam mobil dimasuki karakter mewah pada bagian interior. Untuk referensi structural pihaknya pakai wawasan arsitektur.

Dengan melakukannya dapat membuatnya pihak Shimada memiliki usulan dalam penggunaan warna yang berbeda yakni putih, coklat dan biru segar pada palet mobil. Yang mana pada saat itu bagian eksterior dibuat dengan mengandalkan warna serba hitam. Shimada kerap menentang stereotip yang memang sebelumnya belum pernah dipikirkan oleh orang lain.

"Belum pernah dilakukan bukan menjadi alasan untuk tidak melakukan sesuatu yang berbeda. Jika belum pernah dilakukan, mengapa tidak melakukannya? Setelah hal itu diwujudkan, yang lain pun akan mengikuti secara alami," tambah Shimada.

>>> Baca Juga, Nissan Livina Sporty Package Hadir Terbatas Di Indonesia, Hanya Tersedia 100 Unit

Gambar ini menunjukkan Kyoko Shimada sedang duduk

Desainer wanita pertama di Jepang

Pencapaian telah didapatkan dan juga telah tercatat sebagai pengusung pertama pada mobil dalam berbagai hal sebelum akhirnya pensiun. Kesuksesannya berkiprah di Nissan hampir 4 dekade. Dia juga dikenang untuk menjadi contoh desainer mobil wanita pertama di Jepang yang memiliki kepemimpinan kuat.

“Bagi saya, keunikan dari ciri khas Nissan adalah keberanian untuk menghadapi tantangan. Karena itu, Nissan mendorong pemikiran yang bebas dan dapat memproduksi mobil-mobil yang berpandangan ke depan supaya dapat menjawab segala kebutuhan di era baru,” tutup Shimada.

>>> Beragam berita informatif dunia otomotif hanya di Mobilmo

Berita sama topik

International