Lulus Uji Tipe dan Terdaftar di Permendagri, Mobil Esemka Segera Dijual?

10/05/2019 Fatchur Sag Mobil baru

Tidak hanya dinyatakan lulus uji tipe oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub), mobil Esemka juga sudah terdaftar di Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Permendagri). Apa ini pertanda Esemka bakal segera dijual?

Mobil Esemka sudah menjadi polemik dan pemberitaan media selama bertahun-tahun. Hal ini dikarenakan mobil ini belum juga dijual di Indonesia meski wacananya muncul sejak lama. Nah, ada kabar terbaru terkait perkembangan mobil yang digadang jadi mobil nasional ini. Setelah dinyatakan lulus menjalani uji tipe yang dilakukan Kementerian Perhubungan pertengahan Agustus 2018 lalu, mobil Esemka ternyata juga sudah terdaftar di Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 103 Tahun 2018 tentang Perubahan Ketiga Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2018 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2018.

>>> Baca juga: 11 Hari Mejeng Di IIMS 2019, Penjualan DFSK Glory 560 Tembus 1.000 Unit

Nama Esemka sudah terdaftar di Permendagri No. 103 tahun 2018

Mobil Esemka sudah terdaftar di Kementerian Dalam Negeri

Disitu disebutkan ada berbagai macam merek mobil yang terdaftar dijual di Indonesia. Termasuk juga merek mobil yang selama ini menjadi kontroversi tentang peluncurannya di Indonesia, yakni Esemka yang juga terdaftar serta bersanding dengan mobil pabrikan asal Jepang, Eropa, China, dan lainnya.

Dari beberapa data yang tertera disitu disebutkan bahwa mobil Esemka terbagi menjadi beberapa kategori diantaranya adalah model Microbus dan mobil barang. Adapun model Esemka yang tercatat dalam daftar tersebut adalah Borneo 2.7D M/T buatan tahun 2018. Sedangkan untuk harganya dalam daftar tersebut Borneo memiliki Nilai Jual Kendaraan Bermotor Rp 230 juta.

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

Selain Esemka Borneo, masih terdapat lagi dua mobil barang/pick up yang tercantum di dalam daftar, yakni Esemka Bima dan Esemka Digdaya. Keduanya masuk dalam daftar bersama dengan Daihatsu, DFSK, Mitsubishi dan sederet merek mobil barang lainnya. Terdapat pilihan empat mesin pada Esemka Bima dan satu model untuk Esemka Digdaya.

Empat pilihan mesin tersebut adalah Esemka Bima 1.0 M/T, Bima 1.3 M/T, Bima 1.3 L M/T, Bima 1.8 D M/T. sedangkan Digdaya hanya tersedia 2.0 M/T. Adapun untuk lima model tersebut semuanya juga merupakan produk Esemka buatan tahun 2018.

>>> Pihak Kemenperin Menerbitkan Aturan Pelumas Wajib SNI

Foto sederet mobil Esemka Bima terparkir rapi di pabriknya

Perkembangan mobil nasional terbilang sangat lambat

Yang cukup mengejutkan sekaligus sebagai kabar gembira bagi masyarakat Indonesia adalah bahwa Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) untuk Esemka Bima juga tergolong murah. Semuanya memiliki harga dibawah Rp 100 juta. NJKB untuk Esemka Bima tertera mulai Rp 40 hingga 55 juta untuk varian tertingginya. Sedangkan NJBK Esemka Digdaya tertulis sebesar Rp 195 juta.

Adapun untuk tahun 2019 yang terdaftar dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2019 Esemka hanya memiliki dua model saja.

Dua model yang terdaftar tersebut adalah Esemka Garuda 1 2.0 M/T dan Esemka Bima yang terdaftar sebagai mobil berjenis penumpang juga pick-up. Keduanya memiliki NJKB Rp 209 juta untuk Garuda dan Rp 81 juta untuk Esemka Bima.

Meskipun NJKB mobil Esemka yang terdaftar semuanya tergolong rendah namun hal tersebut tidak bisa dijadikan patokan harga sebuah mobil dikarenakan masih ada beberapa jenis pajak lain yang belum dibebankan pada kendaraan sehingga harga biasanya menjadi lebih tinggi

>>> Unggul Di Negara Asalnya, Proton Iriz Mengenaskan Di Indonesia

Tampilan mobil Esemka Garuda dari samping depan

Esemka sering kali muncul di tahun politik, ada apa?

Sebagai tambahan informasi, untuk model Esemka yang sudah dinyatakan lulus uji tipe di Kementerian Perhubungan adalah BIMA 1.0 (4 × 2) MT, BIMA 1.3 L (4 × 2) MT untuk mobil barang. Sedangkan tipe penumpangnya yaitu GARUDA I 2.0 (4 × 4) MT.

Selain itu masih ada beberapa model lainnya yang sudah selesai seperti BIMA 1.3 (4 × 2) M / T, BIMA 1.8D (4 × 2) M / T, NIAGA 1.0 (4 × 2) M / T, DIGDAYA 2.0 (4 × 2) M / T, dan BORNEO 2.7D (4 × 2) M / T.

So, layak ditunggu apakah sederet mobil Esemka di atas segera diluncurkan atau hanya menjadi penghias pemberitaan seperti sebelum-sebelumnya.

>>> Beragam berita informatif dunia otomotif hanya di Mobilmo

Mungkin anda ingin baca

  • Fitur Baru Wuling, Serasa Punya Asisten Pribadi
    Mobil baru Abdul

    Fitur Baru Wuling, Serasa Punya Asisten Pribadi

    16/07/2019

    Mobil baru telah dihadirkan oleh Wuling yakni Almaz. Yang mana kendaraan satu ini mempunyai kapasitas penumpang 7 orang dengan beragam fitur yang menarik. Wuling sendiri merupakan pabrikan asal China yang masih tergolong baru di pasar otomotif Indonesia. Yang menarik adalah fitur baru Wuling telah disematkan pada Almaz dan menggunakan teknologi canggih.

  • Bisa Isi Tiga Segmen Sekaligus, Renault Triber Ditarget Laku 500 Unit Per Bulan
    Mobil baru Fatchur Sag

    Bisa Isi Tiga Segmen Sekaligus, Renault Triber Ditarget Laku 500 Unit Per Bulan

    15/07/2019

    Maxindo Renault Indonesia menyebut Renault Triber bisa masuk di tiga segmen sekaligus. Karenanya Triber ditargetkan bisa terjual sebanyak 500 unit per bulan. Mungkinkah target ini dicapai?

  • Bakal Ada Ertiga Cross Di India, Bakal Ke Indonesia?
    Mobil baru Fatchur Sag

    Bakal Ada Ertiga Cross Di India, Bakal Ke Indonesia?

    15/07/2019

    Bulan Agustus 2019 dua produk baru siap diluncurkan oleh Maruti Suzuki India. Kedua produk tersebut diduga memiliki nama S-Presso dan Ertiga Cross. Dan tidak menutup kemungkinan model SUV mungil berbasis konsep Future S ini nantinya juga bakal di Indonesia.