6 Hal Ini Bisa Bikin Anda Bingung Saat Membeli Mobil

30/09/2018 | Fatchur Sag

Foto seseorang sedang membuka pintu mobil

Punya mobil sendiri, mobilitas lebih mudah (foto:danabijak)

Saat kegiatan makin padat, teman hidup dan keluarga makin banyak, kebutuhan transportasi pribadi seperti mobil pribadi menjadi sangat vital. Meksi banyak sarana transportasi umum tersedia seperti bus, taksi, kereta api maupun ojek online, ada banyak mobilitas yang tidak bisa digantungkan pada keberadaan mereka. Bayangkan kalau Anda harus bepergian sekeluarga berlima ke beberapa tempat yang berbeda, Anda tidak bisa mengandalkan taksi online karena itu bakal membuat Anda tekor. Anda juga tak bisa mengandalkan keberadaan bus angkutan umum atau kereta api karena tempat tujuan Anda tak berada di dekat halte atau stasiun. Apa iya Anda mau datang datang ke halte yang jaraknya berkilo-kilometer.

Solusinya, Anda harus membeli mobil buat sarana transportasi pribadi maupun bersama orang-orang tercinta. Semudah itukah? Secara teori memang begitu, prakteknya yang susah karena Anda harus merencanakan secara matang untuk bisa mewujudkan. Kalau tidak, dijamin Anda bakal makin susah karena ada banyak hal yang bisa bikin bingung.

Berikut 6 hal yang bisa bikin Anda bingung saat membeli mobil:

1. Tidak membatasi budget

Foto setumpuk uang di amplop

Sesuaikan mobil dengan budget Anda (foto:dreamers)

Ada uang ada barang. Harga mobil satu dengan yang lain saat ini hanya berselisih tipis mulai dari Rp 1 jutaan hingga Rp 10 jutaan. Tentu saja harga yang lebih mahal menawarkan kelebihan yang lebih banyak pula. Kalau Anda tak membatasi budget dijamin Anda bakal kebingungan mau pilih yang mana. Terlebih bila Anda membeli mobil secara kredit, hal ini bisa berefek pada keberlangsungan cicilan Anda karena dengan harga lebih tinggi, Anda harus mengeluarkan uang yang lebih tinggi pula buat bayar cicilan tiap bulan.

2. Tidak memprioritaskan kebutuhan

Gambar seseorang sedang menata barang di mobil

Anda butuh mobil buat apa? (foto:transcirebon)

Tergoda dengan fitur melimpah bisa bikin kamu kebingungan membeli mobil baru. Bagaimana tidak, mobil-mobil zaman now bersaing ketat menawarkan beragam fitur unggulan. Jangan tergoda untuk mendapatkan limpahan fitur kalau memang tidak benar-benar Anda butuhkan. Misal, Anda yang berdomisili di daerah pegunungan dengan kontur jalan naik turun berliku-liku tidak membutuhkan fitur cruise control. Yang paling Anda butuhkan adalah Hill Start Assist Control (HSA) atau Hill Hold Control agar kendaraan tidak meluncur di tanjakan.

Kalau Anda membeli mobil buat keluarga Anda yang banyak dan sering bepergian, carilah model MPV atau SUV tujuh penumpang, bukan malah cari sedan dua penumpang.

>>> Membeli Mobil Sesuai Kebutuhan Itu Penting! Ini Beberapa Model Yang Dapat Dipilih

3. Tidak melakukan test drive

Foto unit mobil disediakan buat test drive

Lakukan test drive biar tahu rasanya berkendara! Kalau belum bisa? (foto:mobilku)

Seberapa penting test drive, cukup penting. Anda akan merasakan rasa mengemudi mobil yang Anda minati sebelum mobil itu benar-benar Anda beli. Dengan begitu kalau memang ada yang kurang atau tidak cocok, Anda bisa memilih model lain yang lebih cocok dengan hati dan pikiran. Test drive bisa Anda lakukan di dealer-dealer resmi karena biasanya juga menyediakan unit buat dijajal calon konsumen.

4. Tidak mengestimasi pajak dan perawatan

Foto seseorang sedang mengecek kondisi mesin mobil

Awas, biaya perawatan mobil tidak murah loh! (foto:carmudi)

Urusan yang satu ini kadang kurang diperhitungkan sejak awal atau ketika mau membeli mobil, padahal ada biaya tak sedikit yang harus dipersiapkan. Cari tahu kira-kira berapa besaran pajak untuk mobil yang serupa dengan yang Anda inginkan, bisa tanya ke teman, saudara, tetangga atau penjual di dealer. Untuk perawatan pun demikian cari tahu estimasinya berapa saat harus melakukan perawatan berkala dan lain-lain. Ini berguna agar di kemudian hari Anda tidak terkejut dengan biaya yang harus dikeluarkan kalau tahu-tahu waktunya tiba.

>>> Mahalnya, Biaya Ganti Oli Bugatti Bisa Untuk Beli Mobil Baru!

5. Tidak tahu leasing mana yang terbaik

Foto seorang gadis tersenyum dalam mobilnya

Kalau ketemu leasing yang buruk, Anda bakal sulit untuk tersenyum (foto:autogravity)

Khususnya untuk pembelian kredit, pembayaran akan dilakukan pihak ketiga atau yang biasa disebut leasing. Dealer biasanya merekomendasikan leasing tertentu karena hubungan mitra atau yang lain. Meski demikian, tak ada salahnya mencari pembanding dengan leasing-leasing lain untuk mendapatkan informasi lebih banyak mana leasing yang terbaik menurut Anda. Perhitungkan juga bagaimana reputasinya, kemudahannya, besaran bunganya, pengambilan buku Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) setelah cicilan lunas dan yang lain.

>>> Ingin membeli mobil, jangan abaikan daftar harga mobil terupdate dan terlengkap hanya ada di sini

6. Tidak tahu di dealer mana Anda harus membeli

Foto salah satu ruangan dealer Bugatti di Dubai

Cari dealer yang dekat rumah saja, bukan yang megah kayak dealer Bugatti di Dubai ini (foto:modifikasi)

Kalau bingung yang ini umumnya bukan dikarenakan tidak mengetahui alamat dealer penjual mobil, tapi karena banyaknya dealer yang ada dalam jarak yang berdekatan. Jangan bingung, mantapkan hati Anda mau beli di dealer A atau B, prioritaskan yang lebih dekat dengan tempat tinggal Anda karena itu bakal menghemat waktu Anda bila suatu saat Anda ada keperluan yang penting seperti saat perawatan berkala, menggunakan layanan servis panggilan atau mau membayar setoran bulanan.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Berita sama topik