Mobil Ganti Oli Baru, Oli Bekas Dibuang Kemana Oleh Si Bengkel

10/03/2019 Fatchur Sag Perawatan mobil

Apakah Anda pernah berpikir kemana oli bekas pergi? Sebagian dari kita tidak terlalu mementingkan perginya oli bekas setelah mengganti oli baru di bengkel. Anda juga mungkin tidak menyadari kelau kebiasaan menampung oli bekas saat pergantian memiliki maksud tertentu. Tidak hanya agar oli berceceran di lantai saja, tapi juga karena tujuan lain pada oli bekas tersebut. Mau tahu oli bekas dibuang kemana?

Foto ganti oli BMW original

Oli mobil wajib diganti secara berkala sesuai waktu atau jarak tempuh yang dianjurkan

Bila sudah sampai durasi waktu atau jarak tempuh tertentu, wajib hukumnya mobil ganti oli baru demi menjaga pelumasan mobil dalam kondisi yang terbaik. Oli bekas dibuang, dikeluarkan dan diganti dengan oli baru yang belum pernah digunakan. Terkait apa merek yang dipakai, tidak begitu jadi masalah asal sesuai dengan karakter kendaraan serta kadar kekentalannya mengikuti rekomendasi dari pabrik.

>>> Ini Pilihan BBM dan Oli Yang Bagus Buat Mobil LCGC Menurut BOS

Diganti dengan oli baru, oli bekas dibuang kemana?

Sebenarnya, oli bekas pada kendaraan tidak benar-benar dibuang sebagai sampah, akan tetapi dikumpulkan oleh pemilik bengkel dalam sebuah drum. Oli bekas tidak boleh langsung dibuang begitu saja sebab merupakan limbah berbahaya dan beracun yang bisa mencemari lingkungan. Bahkan pengelolaannya juga tidak boleh sembarangan.

Oli bekas yang sudah terkumpul nantinya akan dikelola orang pihak lain yang sudah memiliki ijin resmi dalam pengelolaan. Oli bekas yang awalnya tidak memiliki harga, akhirnya dibeli oleh orang untuk dikelola.

Foto Pengumpulan oli bekas

Oli bekas tidak boleh dibuang sembarangan karena sangat berbahaya

Manfaat oli bekas  

Mungkin oli bekas memang tidak bisa digunakan lagi untuk kendaraan bermotor. Namun bukan berarti oli bekas tidak berguna lagi. Pengumpulan oli bekas dilakukan agar oli bekas dimanfaatkan untuk hal lainnya, seperti berikut.

1. Bahan dasar aspal

Kebanyakan oli bekas akan dijual pada pengepul. Di mana, pengepul nantinya akan mengolah sebagai bahan dasar aspal. Yup, oli bekas kebanyakan dimanfaatkan sebagai bahan dasar aspal.

2. Bahan bakar

Mungkin hal ini cukup jarang terjadi. Namun sama halnya dengan solar, minyak dan premium, oli  merupakan hasil olahan minyak bumi. Hanya saja oktan yang dimiliki lebih rendah. Dikarenakan olahan minyak bumi, oli memiliki sifat mudah terbakar. Biasanya oli bekas digunakan untuk bahan bakar pengganti minyak tanah pada kayu.

>>> Ini Alasan Mengapa Oli Encer Cocok Untuk Mesin Modern

Foto aktifitas pengaspalan jalan

Oli bekas bisa dimanfaatkan untuk bahan dasar aspal jalan

3. Pelumas rantai

Walaupun sudah menjadi ampas sekalipun, oli bekas tidak kehilangan kemampuannya sebagai pelumas. Namun jangan gunakan kembali oli bekas sebagai pelumas mesin sebab bakal menimbulkan dampak buruk. Jika terpaksa harus memanfaatkan bisa digunakan sebagai pelumas rantai atau gear pada motor meski cara ini juga tidak direkomendasikan. Oli bekas bercampur dengan debu jalanan bisa menjadi kotoran .warna hitam pada rantai dan gear.

4. Bahan bakar diesel

Manfaat lainnya dari oli adalah sebagai bahan bakar diesel. Tentunya penggunaan oli bekas sebagai bahan bakar diesel lebih hemat dibandingkan dengan solar.

>>> Ingin membeli mobil baru? Dapatkan daftar terlengkap hanya di sini

Alur oli bekas pergi

Di lapangan, pemilik bengkel biasanya melelang oli bekas seharga 200 ribu per drum (200 liter) kepada pengepul. Sementara, untuk bisa mendapatkan 200 liter oli bekas biasanya bengkel motor membutuhkan waktu 20 hingga 30 hari kerja. Sedangkan untuk bengkel mobil, hanya rata-rata hanya butuh 10 hingga 15 hari kerja.

Ilustrasi penampungan oli bekas kendaraan

Oli bekas dikumpulkan untuk dibawa ke pabrik pengolahan oli bekas

Setelah diambil oleh si pengepul, oli bekas kemudian diantar ke pabrik pengolahan. Ada dua kemungkinan oli bekas tersebut diolah. Kemungkinan pertama, pengepul akan menjual kembali pada pabrik pengolahan sesuai dengan kesepakatan harga. Kemungkina kedua, pengepul bertindak 'nakal', mengolah sendiri oli bekas dan memproduksinya sebagai oli oplosan.

Apabila diolah oleh pabrik, oli bekas akan diolah menjadi base oli atau minyak dasar. Base oil sendiri adalah bahan dasar dalam pembuatan pelumas atau oli kembali. Jadi, pelumas didapatkan dari base oil yang dicampurkan dengan zat adiktif. Pabrik bisa menghasilkan setidaknya 3 juta liter base oil per bulannya. Di mana kemudian base oil dijual dengan harga internasional.

Nah, sekarang jadi tahu kan oli bekas dibuang kemana. Barang yang dianggap tidak bernilai oleh banyak orang ternyata bisa bernilai rupiah yang cukup besar. Bahkan, pabrik pengolahan oli bekas bisa menghasilkan miliaran rupiah keuntungan dari base oil.

>>> Klik di sini untuk mengetahui spesifikasi lebih jelas tentang Mobil

Salah satu tempat pengolahan oli bekas di Kota Lumajang, Jawa Timur

Tempat pengolahan oli bekas membutuhkan perizinan yang sangat ketat

>>> Jangan lupa klik sini untuk lanjut update berita terbaru di dunia otomotif 

Mungkin anda ingin baca