Ada 5 Hal Harus Diperhatikan, Pelajari Tips Ganti Pelek

03/04/2019 Mahmudi Restyanto Perawatan mobil

Banyak cara yang sah untuk mempercantik kendaraan, salah satunya adalah dengan mengganti pelek aftermarket dengan tampilan beragam. Tapi jangan sampai salah mengganti, bila Anda tidak ingin karakter mobil berubah. Agar tetap aman dan nyaman, pelajari dulu tips ganti pelek dari Mobilmo.com.

1. Kebutuhan

Pastikan kebutuhan Anda sebelum mengganti pelek

Sesuaikan kebutuhan Anda saat berencana ingin mengganti pelek

Tujuan mengganti pelek biasanya ada 3, mengejar performa, tampilan, atau sekadar mengganti pelek yang rusak. Ketiga tujuan itu akan menentukan ukuran, bentuk palang hingga bobot pelek sebagai tips ganti pelek aftermarket. Karena itu pahami dulu tujuan Anda mengganti pelek.

>>> Mungkin Anda tertarik: Ganti Pelek Lebih Ringan Bikin Akselerasi Mobil Ngacir

2. Model

Pilih model pelek yang sesuai dengan karakter mobil Anda

Pilih model pelek yang cocok dengan karakter dan tipe mobil Anda

Bentuk palang atau model pelek dipengaruhi oleh jenis kendaraan sebagai salah satu tips ganti pelek. Jika Anda menggunakan kendaraan kecil seperti city car dapat memilih model berpalang sedikit. Tujuannya adalah untuk mendapatkan bobot pelek yang lebih ringan tanpa mengorbankan tenaga mobil. Sedangkan untuk mobil-mobil dengan kapasitas mesin dan tenaga yang besar pemilihan pelek dapat lebih luas mulai model palang tebal, piring hingga jari-jari.

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

3. Bobot

Bobot pelek juga menentukan performa mobil

Bobot pelek mobil yang lebih ringan bisa menjaga performa namun harga lebih mahal

Seperti sudah disebut diatas, dimensi pelek dan bentuk palang atau model mempengaruhi bobot pelek. Hal ini dapat disiasati dengan memilih merek-merek tertentu yang menawarkan material lebih ringan. Sehingga Anda bisa mendapatkan model yang sesuai namun dengan bobot lebih ringan sebagai tips ganti pelek. Tetap siap-siap saja merogoh kocek lebih dalam karena pelek-pelek bermaterial ringan biasanya dibanderol dengan harga tinggi karena mahalnya material serta teknologi yang dibutuhkan saat membuatnya.

>>> Jangan lupa, Baut Roda Mobil Juga Membutuhkan Perawatan

4. Ukuran Pelek

Pilih ukuran pelek mulai dari diameter hingga off-set

Ukuran pelek mobil mulai dari lebar, diameter hingga off-set mempunyai peran masing-masing

Dimensi pelek terdiri atas 3 ukuran, yakni lebar, diameter dan off-set (ET) sebagai tips ganti pelek. Lebar pelek mempengaruhi cengkeraman ban yang akan menyentuh tanah. Semakin lebar maka semakin banyak cengekeraman yang dilakukan pada permukaan jalan. Namun penggantian pelek dengan lebar yang berlebihan bisa memperlambat laju kendaraan. Sedangkan untuk diameter (lingkar) pelek akan mempengaruhi roda dan bobot pelek. Semakin besar peleknya maka material yang digunakan semakin banyak. Otomatis bobot akan bertambah hingga mengurangi power to weight ratio mobil.

Terakhir adalah off-set (ET) yang merupakan angka yang menunjukkan seberapa menjorok permukaan tengah pelek terhadap ring luar pelek. Besaran off-set ditandai dengan angka dan kode berjuluk ET, misalnya ET35, ET60 dan seterusnya. Semakin kecil angkanya maka pelek akan semakin celong ke dalam dan bibir luar pelek terlihat keluar dari batas bodi mobil.

>>> Klik di sini untuk mengetahui informasi tentang review Mobil terlengkap

5. Center Ring

Punya peran menjaga pelek tetap di tengah roda

Perhatikan juga center ring agar pelek tetap aman pada posisinya

Perlu diketahui, tugas baut roda bukan memastikan agar pelek tetap di tengah roda sebagai tips ganti pelek. Tugas baut hanyalah menahan pelek agar tetap rapat dengan hub roda. Membuatnya tetap di tengah ada tugas hub dan center bore pelek. Seusai namanya, center ring merupakan cincin yang disematkan pada bagian belakang lubang pelek dengan tujuan memastikan center bore pelek menempel sempurna dengan hub roda. Hal ini wajib dilakukan lantaran tidak semua pelek aftermarket memiliki center bore yang pas dengan hub pada mobil. Pemasangan center ring akan memastikan penyaluran bobot dan tenaga yang sempurna ke seluruh sisi pelek.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Mungkin anda ingin baca

  • Mobil Tanpa LSD Dipasang LSD, Apa Bisa?
    Perawatan mobil Arfian Alamsyah

    Mobil Tanpa LSD Dipasang LSD, Apa Bisa?

    23/04/2019

    Limited Slip Differential atau lebih beken disingkat LSD tidak hanya untuk kegunaan balap atau drifting saja, Melainkan, LSD dapat menjadi alat bantu untuk mobil tertentu. Lantas mobil tanpa LSD hendak dipasang LSD apakah bisa?

  • Ini Penyebab Kaki-Kaki Isuzu Panther Sering Rusak
    Perawatan mobil Arfian Alamsyah

    Ini Penyebab Kaki-Kaki Isuzu Panther Sering Rusak

    22/04/2019

    Isuzu Panther merupakan salah satu mobil legendaris di Indonesia. Durabilitas, model, serta iritnya sempat menjadikannya primadona di pasar mobil Indonesia. Namun, tak ada gading yang tak retak, Isuzu Panther juga menyimpan masalah sendiri. Dan salah satunya akan kami bahas, ini penyebab kaki-kaki Isuzu Panther sering rusak.

  • Tak Perlu Pusing, Begini Cara Menghilangkan Bekas Lem Stiker di Mobil
    Perawatan mobil Fatchur Sag

    Tak Perlu Pusing, Begini Cara Menghilangkan Bekas Lem Stiker di Mobil

    21/04/2019

    Melepas stiker di mobil baik di kaca maupun di bodi sering kali meninggalkan bekas lem yang membuat penampilan kurang menarik. Spesialis stiker di Jakarta memberikan tips bagaimana menghilangkan bekas lem stiker di mobil dengan mudah tanpa merusak cat.