Ingin Berkendara Ke Luar Negeri, Pakai SIM Indonesia Atau SIM Internasional?

11/07/2020| Abdul

Sebelum membahas SIM Indonesia dipakai di luar negeri. SIM (Surat Izin Mengemudi) merupakan salah satu dokumen penting saat berniat mengemudikan kendaraan. Dengan adanya dokumen tersebut menjadi bukti bahwa seseorang bisa mengemudikan mobil dengan lebih handal. Namun perlu diketahui, bahwa jika warga Indonesia ingin berkendara di luar negeri maka perlu menggunakan SIM Internasional.

Gambar ini  menunjukkan SIM A dengan tulisan Indonesia

SIM Indonesia dapat digunakan di negara lain yang tergabung ASEAN

>>> Baca Juga, Transjakarta Mulai Uji Coba Bus Listrik Secara Gratis

Untuk mendapatkan SIM jenis tersebut untuk saat ini pengurusannya dilakukan secara online. Penerbitan SIM tersebut dilakukan secara resmi oleh Korps Lalu Lintas Polri. Tapi ternyata untuk SIM yang dibuat di Indonesia yang telah dimiliki WNI bisa dipakai pada beberapa negara di luar Indonesia. Hal tersebut tidak asal-asalan karena sudah ada perjanjian antar negara yang tergabung dalam ASEAN.

Berkaitan dengan SIM Indonesia dilansir pada tanggal 6 Juli 2020 dari laman resmi Kementerian Luar Negeri. 1985 Agreement on the Recognition of Domestic Driving License Issued by ASEAN Countries merupakan perjanjian yang dimaksudkan.

Dalam perjanjian tersebut, pada pasal 1 disebutkan bahwa pemegang SIN dari negara masing-masing yang tergabung dalam ASEAN bisa mengemudikan kendaraan di negara lain dan tidak perlu menggunakan SIM Internasional. Sedangkan pada pasal 2 disebutkan bahwa untuk SIM lokal dapat dipakai jika pemegang SIM hanya berada di negara lain bersifat sementara. Namun di pasal berikutnya disebutkan, jika SIM ternyata tidak dibekali dengan bahasa Inggris maka diwajibkan untuk melampirkan terjemahannya yang telah disertifikasi.

>>> Lihat Juga, Ingin Perpanjang SIM Di Layanan Gerai SIM Mall Jakarta, Ini Jadwalnya

Gambar ini menunjukkan surat perjanjian antar negara yang tergabung ASEAN

1985 Agreement on the Recognition of Domestic Driving License Issued by ASEAN Countries

Adapun daftar negara yang telah sepakat untuk mematuhi perjanjian antar negara tersebut meliputi Thailand, Singapura, Malaysia, Indonesia dan Brunei Darussalam. Hanya saja ada yang khusus di negara Malaysia, yang mana pemegang SIM diwajibkan untuk melakukan pengisian formulir tambahan jika dari negara lain dan berniat mengemudikan kendaraan di Malaysia.

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

Jadi SIM Indonesia dapat digunakan di negara lain yang sudah tergabung dalam ASEAN. Disamping itu, untuk pembuatan SIM secara online sebenarnya tidaklah rumit. Pemohon hanya perlu membuka layanan SIM Internasional Korlantas. Setelah itu dilanjutkan dengan melakukan pengisian formulir dan melakukan pembayaran dengan sistem online juga.

Gambar ini menunjukkan SIM Internasional dengan warna putih dan foto background biru

SIM Internasional untuk negara selain ASEAN

Jika sudah melakukan seperti yang telah disebutkan, maka dilanjutkan dengan mendatangi Kantor SIM Internasional yang berlokasi di NTMC Polri, Jakarta. Jangan lupa untuk membawa e-KTP, SIM nasional, bukti registrasi online, bukti pembayaran dan paspor asli. Adapun biayanya untuk pembuatan SIM Internasional adalah Rp. 250 ribu baik itu pengguna sepeda motor ataupun pengguna mobil. Masa berlakunya 3 tahun dan bila ingin perpanjang dikenakan biaya Rp. 225 ribu.

Jadi sesuaikan dengan kebutuhan, jika ingin berkunjung atau wisata di negara yang masih dalam negara ASEAN hanya perlu membawa SIM Indonesia. Namun jika di luar negara ASEAN maka perlu buat SIM Internasional.

>>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!

Berita sama topik

  • Amankah Menempatkan Tuas Persneling Di Posisi D Saat Lampu Merah?

    18/09/2020| Abdul

    Amankah Menempatkan Tuas Persneling Di Posisi D Saat Lampu Merah?

    Saat berada di jalan raya didapati lampu lalu lintas saat berada di perempatan atau tempat penyeberangan. Dalam hal ini pengguna mobil matik disarankan untuk menempatkan posisi tuas persneling di posisi netral. Lantas bagaimana jika menempatkan tuas persneling di posisi D saat lampu merah?

  • Jangan Mengemudi Sambil Makan, Berbahaya!

    17/08/2020| Fatchur Sag

    Jangan Mengemudi Sambil Makan, Berbahaya!

    Mengemudi sambil makan bisa mengurangi konsentrasi dan fokus pengemudi, sama bahayanya dengan mengemudi sambil menggunakan hp.

  • Head Unit Single Din Dan Double Din, Apa Bedanya?

    10/08/2020| Abdul

    Head Unit Single Din Dan Double Din, Apa Bedanya?

    Bicara tentang audio di mobil kurang lengkap rasanya jika tidak membahas Head Unit. Apa itu head unit? Head Unit (HU) adalah perangkat hiburan pada mobil. Head Unit sesuai namanya memberi dan menampung ruang komponen pendukung hiburan lainnya seperti speaker, amplifier dan subwoofer.

International